Tolaram Resmi Kuasai 75% Saham Bank Amar Usai Borong 10,57 Miliar Lembar di 2026

Tolaram Resmi Kuasai 75% Saham Bank Amar Usai Borong 10,57 Miliar Lembar di 2026
Foto: Tolaram Resmi Kuasai 75% Saham Bank Amar Usai Borong 10,57 Miliar Lembar di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pergerakan pasar modal Indonesia kembali diwarnai oleh aksi korporasi besar dari investor mancanegara dan domestik. Salah satu sorotan utama jatuh pada perubahan kepemilikan signifikan di sektor perbankan dan pertambangan.

Berdasarkan data perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/5), Tolaram Pte. Ltd resmi memperkuat posisinya. Investor asing tersebut kini menjadi pemegang saham pengendali di PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR).

Dominasi Tolaram di Bank Amar

Tolaram melakukan aksi borong saham AMAR dengan volume yang sangat besar, mencapai lebih dari 10,57 miliar lembar. Transaksi strategis ini difasilitasi melalui PT Kay Hian Sekuritas sebagai perantara perdagangan.

Berkat pembelian masif tersebut, porsi kepemilikan Tolaram di emiten bank digital ini melonjak drastis. Persentase saham mereka yang semula hanya 17,70% kini meroket menjadi 75,25%.

Ekspansi Emirates Tarian di Sektor Mineral

Langkah ekspansif juga ditunjukkan oleh Emirates Tarian Global Ventures SPC pada emiten pertambangan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Investor ini menambah koleksi sahamnya sebanyak 1,3 miliar lembar.

Proses akumulasi saham BRMS tersebut dilakukan melalui tiga institusi sekuritas yang berbeda. Institusi tersebut meliputi BUT Standard Chartered Bank, BUT Deutsche Bank AG, dan PT Net Sekuritas.

Pasca transaksi tersebut, total kepemilikan Emirates Tarian di BRMS kini mencapai 18,10%. Hal ini menandakan kepercayaan investor asing yang masih kuat terhadap potensi industri mineral tanah air.

Daftar Perubahan Kepemilikan Saham Emiten Lainnya

Selain dua transaksi besar di atas, beberapa emiten lain juga mencatatkan aktivitas jual-beli saham oleh investor kakap. Berikut adalah rincian pergerakan saham dari berbagai sektor industri :

Nama Emiten Investor / Pemegang Saham Aksi Korporasi Kepemilikan Akhir
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) PT Henan Putihrai Asset Management Beli 4,92 juta lembar 12,08%
PT United Tractors Tbk (UNTR) Manajemen Internal (Buyback) Beli 572 ribu lembar 5,77% (Treasuri)
PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) PT Bogamulia Nagadi Beli 63.700 lembar 90,66%
PT Intiland Development Tbk (DILD) CGS International Securities Singapore Jual 500 juta lembar 10,20%
PT MD Entertainment Tbk (FILM) PT Samuel Sekuritas Indonesia Jual 85,16 juta lembar 10,59%

Tabel di atas menunjukkan variasi strategi mulai dari penguatan kontrol oleh pengendali hingga aksi ambil untung atau divestasi. Sektor real estate, farmasi, hingga alat berat menunjukkan dinamika kepemilikan yang cukup aktif.

Pada emiten properti DILD, CGS International Securities melepas porsi saham dalam jumlah cukup besar. Kepemilikan mereka menyusut dari 15,02% menjadi tersisa sekitar 10,20% saja.

Sektor hiburan juga mengalami pergerakan serupa melalui emiten PT MD Entertainment Tbk (FILM). Selain Samuel Sekuritas, Morgan Stanley and Co International Plc turut melepas 10.200 lembar saham FILM.

Terakhir, PT Sinar Mas Cakrawala terpantau mengurangi sedikit porsinya di PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA). Mereka melepas 282.866 lembar saham, sehingga kendalinya turun tipis menjadi 49,36%.

Artikel terkait

Rekomendasi