Tokcer! INTP Resmi Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun Tahun 2026, Langsung Cair ke Rekening

Tokcer! INTP Resmi Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun Tahun 2026, Langsung Cair ke Rekening
Foto: Tokcer! INTP Resmi Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun Tahun 2026, Langsung Cair ke Rekening. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) baru saja merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 21 Mei 2026. Salah satu keputusan strategis yang diambil dalam pertemuan tersebut adalah pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham.

Perseroan menyepakati pembagian dividen sebesar Rp468 per lembar saham. Jika diakumulasikan, total nilai dividen yang akan dikucurkan oleh Indocement mencapai angka Rp1,54 triliun.

Selain menetapkan pembagian keuntungan, RUPST kali ini juga menjadi momentum bagi perusahaan untuk merombak susunan kepengurusannya. Para pemegang saham memberikan persetujuan atas penunjukan kembali Roberto Callieri untuk menjabat sebagai Komisaris Utama.

Di jajaran direksi, perusahaan secara resmi menerima pengunduran diri Hasan Imer dari posisinya sebagai direktur. Sebagai penggantinya, Benny Setiawan Santoso telah ditunjuk untuk mengisi jabatan tersebut selama sisa masa jabatan yang tersedia.

Perubahan struktur kepemimpinan juga ditandai dengan hadirnya wajah baru di posisi strategis lainnya. Jose Maria Magrina Vadillo secara resmi diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Indocement.

Keputusan pengangkatan Jose Maria tersebut baru akan mulai berlaku efektif pada 1 September 2026 mendatang. Sementara itu, sisa laba bersih dari tahun buku 2025 yang tidak dibagikan sebagai dividen akan dialokasikan perusahaan sebagai saldo laba ditahan.

Perseroan juga mendapatkan lampu hijau untuk melaksanakan aksi korporasi berupa pengurangan modal melalui penarikan kembali saham. Langkah ini mencakup 84.529.400 lembar saham yang berasal dari hasil aksi pembelian kembali (buyback) pada periode 2021 dan 2022.

Sejalan dengan pengurangan modal tersebut, rapat juga menyetujui adanya perubahan pada Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar perusahaan. Tidak berhenti di situ, emiten semen ini juga telah merancang program pembelian kembali saham baru untuk periode mendatang.

Rencana strategis pembelian kembali saham perusahaan:

  • Dana maksimal yang disiapkan perusahaan untuk aksi buyback ini mencapai Rp750.000.000.000.
  • Periode pelaksanaan pembelian kembali saham dijadwalkan berlangsung mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027.
  • Aksi ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham di tengah dinamika pasar modal.
  • Pelaksanaan buyback akan disesuaikan dengan kondisi pasar dan regulasi yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.

Rincian program di atas menunjukkan komitmen manajemen dalam menjaga stabilitas harga saham perusahaan. Dengan alokasi dana yang besar, Indocement berharap dapat mengoptimalkan struktur permodalan mereka secara lebih efektif.

Struktur Organisasi Baru Indocement

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi INTP yang mulai efektif per 1 September 2026:

Jabatan Nama Pejabat
Komisaris Utama Roberto Callieri
Wakil Komisaris Utama Tedy Djuhar
Komisaris Independen Simon Subrata
Komisaris Independen Franciscus Welirang
Komisaris Juan Francisco Defalque
Komisaris René Samir Aldach
Komisaris Suharso Monoarfa
Direktur Utama Christian Kartawijaya
Wakil Direktur Utama Jose Maria Magrina Vadillo
Direktur Troy Dartojo Soputro
Direktur Oey Marcos
Direktur Holger Mørch
Direktur Sunnira Ly
Direktur Benny S. Santoso

Daftar pejabat di atas merupakan hasil keputusan final rapat yang akan memimpin jalannya operasional dan pengawasan perusahaan. Roberto Callieri sendiri dipastikan akan menjabat hingga pelaksanaan RUPST untuk tahun buku 2028 yang digelar pada 2029.

Christian Kartawijaya selaku Direktur Utama Indocement memberikan pernyataan khusus terkait transisi kepemimpinan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Hasan Imer yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Hasan Imer dinilai telah menunjukkan dedikasi dan integritas yang tinggi selama mengabdi di perusahaan sejak tahun 2008. Christian menekankan bahwa kontribusi Hasan sangat krusial bagi pertumbuhan jangka panjang Indocement selama 18 tahun terakhir.

Di bawah arahan Hasan Imer, berbagai proyek infrastruktur produksi skala besar berhasil diselesaikan tepat waktu. Salah satu pencapaian prestisius yang dicatat adalah keberhasilan pembangunan Plant 14 yang menjadi tulang punggung produksi perusahaan.

Berbagai terobosan strategis selama masa kepemimpinan Hasan Imer:

  • Peningkatan kapasitas produksi secara signifikan di pabrik unit Cirebon dan Citeureup.
  • Peluncuran produk baru yang sukses di pasar, seperti Semen Rajawali dan varian Mortar Tiga Roda.
  • Proses integrasi produk semen dari Bosowa dan Grobogan ke dalam ekosistem perusahaan.
  • Penguatan standarisasi proses produksi guna menjamin kendali mutu yang ketat di seluruh lini.

Keberhasilan integrasi tersebut memastikan bahwa seluruh produk yang dipasarkan tetap memenuhi standar tinggi Indocement. Hal ini krusial dalam menjaga kepercayaan konsumen terhadap merek utama mereka, yakni Semen Tiga Roda.

Dengan berakhirnya RUPST ini, Indocement kini bersiap menghadapi tantangan pasar semen domestik yang diprediksi akan semakin kompetitif. Manajemen optimistis bahwa komposisi pengurus yang baru mampu membawa perusahaan terus bertumbuh secara berkelanjutan.

Keputusan pembagian dividen senilai Rp1,54 triliun ini juga menjadi sinyal positif bagi investor mengenai kesehatan finansial perusahaan. Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, Indocement tetap menunjukkan kemampuannya dalam memberikan imbal hasil bagi para pemegang sahamnya.

Artikel terkait

Rekomendasi