Timnas Iran telah menginjakkan kaki di Meksiko untuk memulai perjalanan mereka di ajang Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk Team Melli tersebut tiba pada Minggu (7/6) waktu setempat setelah melalui proses perjalanan yang cukup rumit.
Awalnya, anak asuh Amir Ghalenoei dijadwalkan menetap di Arizona, Amerika Serikat. Namun, kendala pengurusan visa memaksa mereka mengalihkan basis pemusatan latihan ke wilayah Meksiko.
Kritik Pedas Ehsan Hajsafi untuk FIFA
Setibanya di markas baru, bek andalan Iran, Ehsan Hajsafi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kedatangan tim. Meski demikian, ia tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap kinerja FIFA dalam menangani birokrasi turnamen.
Hajsafi menyayangkan proses penerbitan visa yang memakan waktu sangat lama dan menghambat persiapan tim. Ia merasa federasi sepak bola dunia tersebut kurang sigap dalam menjamin kelancaran akses bagi seluruh anggota delegasi.
Beberapa poin keberatan yang disampaikan oleh kapten Timnas Iran tersebut:
- Keterlambatan proses administrasi yang dianggap mengganggu fokus pemain menjelang pertandingan perdana.
- Pembatasan pemberian visa yang hanya menyasar pemain dan segelintir staf pelatih saja.
- Penolakan masuk bagi beberapa pejabat penting federasi yang memiliki peran krusial di balik layar.
- Ketidakpastian logistik yang memaksa tim harus berpindah lokasi markas secara mendadak.
Kritik ini muncul karena hingga saat keberangkatan, sejumlah tokoh kunci di manajemen tim belum mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat.
Absennya Ofisial Penting di Skuad Iran
Kekosongan staf ini menjadi beban tambahan bagi Team Melli karena beberapa nama besar tertahan di luar perbatasan. Di antaranya adalah Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Iran, Hedayat Mombeini, serta sang Wakil Presiden, Mehdi Mohammad Nabi.
Hajsafi menegaskan bahwa peran manajer tim, direktur eksekutif, hingga direktur media sangatlah vital bagi kesuksesan pemain di lapangan. Ia berharap FIFA segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini dalam waktu singkat.
Daftar anggota tim dan ofisial yang mengalami kendala dokumen perjalanan:
| Jabatan | Status Visa | Dampak pada Tim |
|---|---|---|
| Pemain Utama | Diterbitkan | Bisa bertanding sesuai jadwal |
| Sekretaris Jenderal Federasi | Ditolak | Kendala koordinasi administrasi tingkat tinggi |
| Wakil Presiden Federasi | Ditolak | Kehilangan dukungan manajerial di lokasi |
| Direktur Media & Eksekutif | Ditolak | Hambatan komunikasi dan operasional harian |
Tabel di atas merangkum kondisi ketimpangan delegasi Iran yang saat ini harus berjuang tanpa dukungan penuh dari staf ofisial mereka.
Konsekuensi Logistik Menjelang Pertandingan
Masalah visa ini tidak hanya berdampak pada jumlah personel, tetapi juga berpengaruh pada mobilitas tim selama fase grup. Iran dikabarkan hanya mendapatkan izin masuk ke wilayah Amerika Serikat tepat pada hari pertandingan saja.
Kondisi tersebut memaksa Timnas Iran harus melakukan perjalanan pulang-pergi (PP) antara Meksiko dan Amerika Serikat setiap kali jadwal laga tiba. Situasi ini dinilai sangat merugikan fisik pemain dan efektivitas waktu istirahat tim di tengah persaingan ketat Piala Dunia.