Kabar kurang menyenangkan datang dari drumer legendaris Tyo Nugros yang batal tampil dalam konser Dewa 19 di Malaysia. Mantan personel Dewa 19 ini terpaksa absen dalam acara yang digelar di Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada Sabtu (6/6).
Tyo Nugros membagikan kronologi pencekalan dirinya melalui sebuah video pernyataan yang diputar langsung di lokasi konser. Ia mengungkapkan rasa kecewanya karena tidak bisa menyapa para penggemar di Negeri Jiran tersebut.
Gagal Berangkat di Bandara Soekarno-Hatta
Tyo menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya sudah bersiap berangkat sejak Jumat (5/6) melalui Bandara Soekarno-Hatta. Namun, langkahnya terhenti saat melewati proses pemeriksaan di meja imigrasi bandara.
Pihak imigrasi melarang Tyo melanjutkan penerbangan karena adanya status pencekalan yang terdaftar atas namanya. Informasi tersebut tentu mengejutkan sang musisi yang sudah siap beraksi di atas panggung.
Berdasarkan keterangan yang diterimanya, pencekalan tersebut diajukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL Jakarta 1). Tyo mengaku sama sekali tidak mengetahui latar belakang permasalahan hukum yang menjeratnya.
Hingga video tersebut dirilis, Tyo bersama pihak keluarga masih berupaya mencari kejelasan terkait kasus ini. Ia berkomitmen untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut agar bisa kembali beraktivitas secara normal.
Permohonan Maaf kepada Baladewa
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, Tyo Nugros menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pihak. Ia merasa berat hati karena harus melewatkan momen penting bersama Dewa 19 dan para kru.
Beberapa poin penting dari pernyataan Tyo Nugros antara lain:
- Permohonan maaf secara terbuka kepada para penggemar Dewa 19 atau Baladewa di Malaysia.
- Penjelasan mengenai pencekalan yang dilakukan oleh KPKNL Jakarta 1 di Bandara Soekarno-Hatta.
- Konfirmasi bahwa ia tidak mengetahui alasan pasti di balik status pencekalan tersebut.
- Upaya aktif dari pihak keluarga untuk mencari informasi resmi terkait kendala hukum yang terjadi.
Pernyataan ini memberikan gambaran jelas mengenai situasi yang sedang dihadapi oleh sang drumer. Tyo berharap para penggemar dan penyelenggara dapat memahami kondisi yang di luar kendalinya ini.
Al Ghazali Jadi Pengganti di Atas Panggung
Meski tanpa kehadiran Tyo Nugros, konser bertajuk "CintaKu TerTinggal Di Malaysia" tersebut tetap berjalan dengan meriah. Panitia pun bergerak cepat dengan menunjuk Al Ghazali untuk mengisi posisi penabuh drum.
Kehadiran Al Ghazali di balik set drum menjadi kejutan tersendiri bagi penonton yang hadir di Unifi Arena. Dewa 19 sukses membawakan lebih dari 25 lagu hit mereka dengan dukungan tiga vokalis andalan.
Ringkasan jalannya konser Dewa 19 di Malaysia:
| Aspek Konser | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Acara | Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur |
| Vokalis yang Tampil | Ari Lasso, Ello, dan Virzha |
| Pengganti Tyo Nugros | Al Ghazali |
| Jumlah Lagu | Lebih dari 25 lagu populer |
Data di atas menunjukkan profesionalitas band dalam menghadapi situasi darurat di tengah tur mancanegara. Meskipun ada rasa kecewa dari sebagian penonton, kualitas penampilan Dewa 19 tetap mendapat apresiasi tinggi.
Hingga saat ini, pihak manajemen Tyo Nugros belum memberikan tanggapan resmi saat dihubungi oleh awak media. Melalui akun media sosial pribadinya pun, Tyo terpantau belum memberikan pembaruan informasi mengenai status pencekalannya.