Telkom Umumkan Buyback Saham Senilai Rp4 Triliun, Peluang Emas di 2026

Telkom Umumkan Buyback Saham Senilai Rp4 Triliun, Peluang Emas di 2026
Foto: Telkom Umumkan Buyback Saham Senilai Rp4 Triliun, Peluang Emas di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) berencana mengadakan pembelian kembali atau buyback saham dengan total maksimal Rp4 triliun. Langkah ini bertujuan meningkatkan kepercayaan investor terhadap masa depan saham mereka. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis, Telkom menekankan bahwa program ini bertujuan memperkuat keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Telkom juga berharap dapat menjaga keseimbangan antara kondisi pasar dan fundamental yang dimiliki, serta meningkatkan kepercayaan para pemegang kepentingan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Aksi korporasi ini akan memungkinkan Telkom membeli kembali saham melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek, baik secara bertahap atau sekaligus. Proses ini direncanakan selesai paling lambat 12 bulan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menyetujui aksi tersebut. RUPS Telkom dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026. Dana sebesar Rp4 triliun untuk buyback saham akan diambil dari kas internal perusahaan, termasuk biaya transaksi pembelian kembali saham, komisi, pedagang perantara, serta biaya lain yang diperlukan.

Sesuai Pasal 2 ayat (1) POJK 29/2023juncto Pasal 37 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, jumlah saham yang akan dibeli tidak akan melewati 10% dari modal ditempatkan dan disetor. Manajemen Telkom menegaskan bahwa buyback saham ini juga mempertimbangkan kondisi likuiditas dan permodalan perusahaan, serta mematuhi semua regulasi yang berlaku.

Manajemen Telkom menyatakan, “Perseroan tidak akan melakukan Pembelian Kembali Saham jika hal itu akan menyebabkan pengurangan jumlah saham yang mengakibatkan berkurangnya likuiditas saham secara signifikan di Bursa Efek." Selain itu, Telkom juga mengungkapkan bahwa jumlah saham yang dapat diperdagangkan (free float) setelah buyback tidak akan kurang dari 15% dari total saham tercatat sesuai ketentuan yang berlaku.

Saham TLKM pada perdagangan sesi I dibuka pada level harga 2.890 per saham, bergerak stagnan. Namun, jika dilihat sepanjang tahun ini, saham tersebut telah turun sebesar 16,95%.

Artikel terkait

Rekomendasi