PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 pada siang hari ini, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan informasi dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pertemuan besar ini akan dilangsungkan secara daring mulai pukul 14.00 WIB melalui sistem KSEI.
Agenda Utama RUPST Telkom
Ada beberapa poin krusial yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk pengesahan laporan keuangan konsolidasian dan laporan tahunan perusahaan.
Selain itu, para pemegang saham akan menentukan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, termasuk rencana pembagian dividen dan aksi pembelian kembali saham atau buyback.
Daftar lengkap mata acara dalam RUPST Telkom kali ini meliputi:
- Persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasi tahun buku 2025.
- Penetapan porsi penggunaan laba bersih untuk dividen kepada pemegang saham.
- Permohonan persetujuan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback).
- Pendelegasian wewenang terkait Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026-2030 dan RKAP 2027.
- Agenda perubahan susunan pengurus perseroan untuk periode mendatang.
Berbagai agenda ini menjadi sorotan investor karena akan menentukan arah kebijakan strategis dan distribusi keuntungan perusahaan kepada para pemegang sahamnya.
Proyeksi Dividen Tahun Buku 2025
Terkait pembagian keuntungan, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, memberikan sinyal positif mengenai nominal dividen tunai untuk tahun buku 2025.
Ia menyatakan bahwa jumlah dividen tersebut diproyeksikan setidaknya akan setara atau bahkan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan pemegang saham pengendali yang akan memberikan suara dalam rapat hari ini.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para investor yang telah menantikan komitmen pembagian laba dari emiten telekomunikasi pelat merah ini.
Rencana Buyback Saham Senilai Rp4 Triliun
Selain dividen, Telkom juga merencanakan aksi korporasi signifikan dengan melakukan buyback saham dengan nilai maksimal mencapai Rp4 triliun.
Langkah ini diambil bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan para investor terhadap prospek pertumbuhan saham perusahaan di masa depan.
Berikut adalah ringkasan teknis mengenai rencana aksi buyback Telkom:
| Aspek Rencana | Keterangan Detail |
|---|---|
| Alokasi Dana Maksimal | Rp4 Triliun |
| Sumber Pendanaan | Kas Internal Perseroan |
| Metode Pelaksanaan | Melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek |
| Batas Waktu Penyelesaian | Paling lambat 12 bulan setelah persetujuan RUPS |
Dana yang dialokasikan tersebut sudah mencakup seluruh biaya transaksi, mulai dari komisi pedagang perantara hingga biaya operasional lainnya.
Proses pembelian kembali ini bisa dilakukan secara bertahap maupun sekaligus, bergantung pada kondisi pasar dan strategi perusahaan ke depan.