Suhu Makkah Tembus 41 Derajat Hari Ini, Jemaah Haji 2026 Diimbau Waspada

Suhu Makkah Tembus 41 Derajat Hari Ini, Jemaah Haji 2026 Diimbau Waspada
Foto: Suhu Makkah Tembus 41 Derajat Hari Ini, Jemaah Haji 2026 Diimbau Waspada. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kondisi cuaca di Kota Makkah, Arab Saudi, pada Selasa (2/6/2026) diperkirakan akan sangat menyengat dengan suhu udara mencapai 41 derajat Celsius. Saat ini, para jemaah haji tengah memasuki fase akhir ibadah setelah menyelesaikan rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Kini para tamu Allah tersebut sedang bersiap untuk melaksanakan tawaf ifadah di Masjidilharam sebelum akhirnya bertolak kembali ke tanah air masing-masing. Di tengah kesibukan ibadah tersebut, menjaga stamina dan kondisi fisik menjadi hal yang sangat krusial bagi seluruh jemaah.

Detail Perkembangan Suhu di Makkah Hari Ini

Berdasarkan laporan Early Warning System (EWS) dari Kementerian Haji dan Umrah yang merujuk pada data AccuWeather, suhu udara pada pagi hari waktu setempat dimulai dari 29 derajat Celsius. Namun, suhu tersebut akan melonjak tajam saat memasuki siang hari hingga mencapai titik tertinggi di angka 41 derajat Celsius.

Menjelang sore hari, cuaca panas mulai sedikit mereda ke kisaran 38 derajat Celsius dan diprediksi tetap terasa hangat pada malam hari di suhu 35 derajat Celsius. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi jemaah yang masih memiliki agenda ibadah di luar ruangan.

Tingkat kelembaban udara di Makkah terpantau rata-rata hanya berada di angka 24 persen yang menunjukkan kondisi udara yang tergolong sangat kering. Lingkungan dengan kelembaban rendah seperti ini sangat meningkatkan risiko dehidrasi bagi tubuh manusia.

Selain udara yang kering, kecepatan angin di wilayah Makkah juga relatif tenang, yakni rata-rata hanya sekitar 11 kilometer per jam. Minimnya embusan angin ini membuat panas matahari terasa lebih menyengat karena sirkulasi udara di permukaan tanah tidak terlalu kuat.

Sementara itu, National Center for Meteorology (NCM) Arab Saudi merilis perkiraan suhu yang sedikit lebih tinggi, di mana cuaca panas hari ini diprediksi bisa menyentuh angka 42 derajat Celsius. Adapun suhu terendah di kota suci tersebut diperkirakan berada pada angka 30 derajat Celsius.

Berikut adalah ringkasan prakiraan cuaca di Kota Makkah untuk hari ini:
  • Pagi Hari: Suhu rata-rata berada di angka 29 derajat Celsius.
  • Siang Hari: Suhu melonjak tajam hingga mencapai puncaknya di 41 derajat Celsius.
  • Sore Hari: Kondisi mulai sedikit menurun ke kisaran 38 derajat Celsius.
  • Malam Hari: Suhu udara masih terasa hangat di angka 35 derajat Celsius.
  • Kelembaban: Rata-rata kelembaban udara rendah di angka 24 persen.
  • Kecepatan Angin: Embusan angin ringan sekitar 11 kilometer per jam.

Data cuaca di atas menunjukkan bahwa jemaah harus benar-benar memperhatikan kecukupan cairan tubuh. Kondisi panas yang ekstrem dikombinasikan dengan udara kering dapat menguras tenaga dengan sangat cepat jika tidak diantisipasi dengan baik.

Prediksi Cuaca Makkah untuk Hari Esok

Bagi jemaah yang akan beraktivitas pada Rabu (3/6/2026), suhu udara diperkirakan tidak banyak berubah, yakni tetap berada di kisaran antara 28 derajat hingga 41 derajat Celsius. Meskipun suhu puncak sudah sedikit turun dibandingkan saat masa puncak haji yang sempat menembus 43 derajat Celsius, cuaca tetap dianggap panas ekstrem.

Kementerian Haji memperkirakan cuaca panas dengan sifat yang kering ini masih akan terus menyelimuti wilayah Makkah selama beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, konsistensi dalam menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas kesehatan di lapangan sangatlah penting.

Panduan dan Imbauan bagi Jemaah Haji Indonesia

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memberikan peringatan serius bagi jemaah haji asal Indonesia agar lebih waspada terhadap paparan cuaca panas. Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid.

Demi keamanan kesehatan, kelompok jemaah rentan tersebut sangat disarankan untuk melaksanakan ibadah salat di hotel masing-masing saja. Mengurangi durasi aktivitas di luar gedung atau tempat terbuka akan sangat membantu meminimalisir risiko serangan panas (heatstroke).

Bagi jemaah yang harus beraktivitas di luar, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan kewajiban yang tidak boleh disepelekan untuk melindungi tubuh dari sinar ultraviolet. Penggunaan perlengkapan yang tepat dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil selama perjalanan atau ibadah.

Berikut adalah poin-poin penting yang harus dipatuhi oleh jemaah haji Indonesia:
  • Bagi jemaah lansia dan penderita komorbid, disarankan beribadah di hotel dan membatasi kegiatan di luar ruangan.
  • Gunakan APD lengkap saat keluar, mulai dari masker, kacamata hitam, topi, payung, hingga alas kaki yang nyaman.
  • Pastikan selalu membawa air minum dan rutin mengonsumsinya secara berkala tanpa menunggu merasa haus.
  • Sangat disarankan mencampur air minum dengan oralit atau rutin meminum air zamzam untuk menjaga keseimbangan elektrolit.
  • Targetkan asupan air minimal 200 mililiter setiap jam guna mencegah dehidrasi akut.
  • Manfaatkan botol semprot untuk membasahi wajah dan bagian kulit yang terpapar sinar matahari secara langsung secara rutin.

Seluruh imbauan ini bertujuan agar para jemaah dapat menyelesaikan sisa rangkaian ibadah haji dalam kondisi sehat hingga waktu kepulangan tiba. Petugas di lapangan juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah secara berkala untuk memastikan tidak ada yang mengalami kelelahan ekstrem.

Dengan mengikuti panduan kesehatan dan selalu memantau informasi cuaca terbaru, diharapkan jemaah dapat menjalani tawaf ifadah dan rangkaian penutup lainnya dengan lancar. Tetap utamakan keselamatan diri dan saling menjaga sesama jemaah selama berada di tanah suci.

Artikel terkait

Rekomendasi