Sering Nyeri saat Buang Air Kecil, Pria Ini Ternyata Alami Gejala Batu Kandung Kemih Mengejutkan

Sering Nyeri saat Buang Air Kecil, Pria Ini Ternyata Alami Gejala Batu Kandung Kemih Mengejutkan
Foto: Sering Nyeri saat Buang Air Kecil, Pria Ini Ternyata Alami Gejala Batu Kandung Kemih Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Seorang pria berusia 56 tahun di Provinsi Guangdong, China, harus menjalani prosedur operasi darurat akibat masalah kesehatan yang tak biasa. Pria bermarga Chen ini menderita nyeri luar biasa saat buang air kecil yang telah ia rasakan selama tiga tahun terakhir.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter menemukan sebuah batu kandung kemih raksasa dengan berat mencapai 1,3 kilogram di dalam tubuhnya. Ukuran batu medis tersebut sangat fantastis karena setara dengan dua kepalan tangan orang dewasa yang digabungkan.

Kronologi dan Gejala yang Dialami Pasien

Chen yang berprofesi sebagai petani awalnya enggan pergi ke rumah sakit karena alasan pekerjaan. Ia merasa tidak ingin meninggalkan ladangnya, sehingga hanya mengandalkan obat-obatan yang dibeli sendiri untuk meredakan gejalanya.

Selama bertahun-tahun, ia berjuang melawan frekuensi buang air kecil yang tidak normal dan rasa sakit yang menyiksa. Kondisi ini dilaporkan oleh SCMP terus memburuk hingga ia merasa tidak sanggup lagi beraktivitas secara normal.

Rasa sakit tersebut bahkan membuatnya takut untuk bepergian jauh pada siang hari karena sulit mengontrol keinginan buang air kecil. Di malam hari, ia juga sering kali kesulitan untuk beristirahat dengan tenang akibat gangguan kesehatan tersebut.

Karena sudah tidak mampu menahan penderitaannya, Chen akhirnya mendatangi Rumah Sakit (RS) Xuwe yang berafiliasi dengan Universitas Kedokteran Guangdong. Tim medis kemudian melakukan pemindaian menyeluruh untuk mendeteksi penyebab rasa sakit yang dialami Chen.

Diagnosis Medis dan Dampak Kesehatan

Hasil pemindaian menunjukkan adanya benda padat berukuran 10 cm x 13 cm yang memenuhi hampir seluruh ruang kandung kemihnya. Temuan ini tercatat sebagai salah satu kasus batu kandung kemih terbesar yang pernah ditemukan di wilayah Guangdong Barat.

Berikut adalah rincian mengenai komplikasi medis yang dialami pasien akibat batu tersebut:

  • Bilateral Hydronephrosis: Kondisi di mana kedua ginjal membengkak karena urine yang terhambat dan menumpuk di dalam ginjal.
  • Infeksi Saluran Kemih: Adanya infeksi parah yang menyerang sistem ekskresi akibat keberadaan benda asing dalam waktu lama.
  • Kerusakan Fungsi Ginjal: Batu raksasa tersebut memberikan tekanan hebat pada dinding kandung kemih yang berdampak pada kinerja ginjal.
  • Risiko Uremia: Penumpukan racun dalam darah yang sangat berbahaya dan berpotensi memicu kegagalan organ secara permanen.

Dokter yang menangani kasus ini menjelaskan bahwa penanganan medis tidak boleh ditunda lagi untuk menyelamatkan nyawa pasien. Jika terlambat ditangani, Chen berisiko mengalami gagal ginjal total yang disebabkan oleh penumpukan racun atau uremia.

Tim dokter segera menyusun rencana pembedahan untuk mengangkat batu tersebut dan memulihkan fungsi saluran kemih Chen. Berikut adalah rangkuman fakta terkait temuan medis dalam kasus ini.

Informasi Mengenai Temuan Batu Kandung Kemih Raksasa:

Kategori Data Detail Informasi
Berat Batu 1,3 Kilogram
Dimensi Ukuran 10 centimeter x 13 centimeter
Durasi Keluhan 3 Tahun
Lokasi Temuan Provinsi Guangdong, China

Tabel di atas menunjukkan betapa seriusnya kondisi yang dialami pasien hingga memerlukan tindakan bedah darurat secepat mungkin. Saat ini, tim medis berfokus pada pemulihan pasca-operasi guna memastikan fungsi ginjal pasien kembali normal.

Artikel terkait

Rekomendasi