PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. atau SMGR resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini diambil berdasarkan kinerja positif perusahaan sepanjang tahun buku 2025.
Total nilai dividen yang akan dibayarkan mencapai Rp190,84 miliar. Jumlah tersebut bersumber langsung dari perolehan laba bersih perseroan pada periode tahun lalu.
Manajemen SIG menjelaskan bahwa setiap pemegang saham nantinya akan menerima dividen sebesar Rp28,33 per lembar saham. Ketetapan ini telah disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini.
Pembayaran akan dilakukan secara proporsional kepada investor yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS). Proses distribusi dana akan mengikuti jadwal resmi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Jadwal Pembagian Dividen SMGR
Berikut adalah rincian jadwal penting pembagian dividen SMGR untuk tahun buku 2025:
- Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 20 Mei 2026.
- Cum Dividen Pasar Tunai: 22 Mei 2026.
- Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 21 Mei 2026.
- Ex Dividen Pasar Tunai: 25 Mei 2026.
- Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 22 Mei 2026.
- Tanggal Pembayaran Dividen Tunai: 11 Juni 2026.
Jadwal di atas menjadi acuan bagi para investor untuk memastikan hak mereka atas dividen tersebut. Investor diharapkan memperhatikan batas waktu perdagangan saham agar tetap tercatat sebagai penerima manfaat.
Ringkasan detail rencana pembagian dividen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk:
| Keterangan | Detail Informasi |
|---|---|
| Total Dividen | Rp190,84 Miliar |
| Nilai per Saham | Rp28,33 |
| Tahun Buku | 2025 |
| Tanggal Pembayaran | 11 Juni 2026 |
Data tabel tersebut merangkum poin-poin utama mengenai besaran dividen yang akan diterima oleh investor. Perseroan berkomitmen untuk menyelesaikan proses administrasi tepat waktu sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia.
Langkah pembagian laba ini menunjukkan upaya SMGR dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya. Meskipun kondisi pasar dinamis, perseroan tetap mampu mengalokasikan sebagian keuntungan untuk dividen tunai.