Rusia Sahkan UU Terbaru 2026, Bank Kini Resmi Diizinkan Tembak Jatuh Drone

Rusia Sahkan UU Terbaru 2026, Bank Kini Resmi Diizinkan Tembak Jatuh Drone
Foto: Rusia Sahkan UU Terbaru 2026, Bank Kini Resmi Diizinkan Tembak Jatuh Drone. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pemerintah Rusia secara resmi telah mengesahkan undang-undang baru yang memberikan wewenang kepada bank sentral dan lembaga keuangan untuk melumpuhkan drone secara mandiri. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan dalam negeri di tengah meningkatnya intensitas serangan dari pihak Ukraina.

Parlemen Rusia meresmikan kebijakan ini pada Selasa (26/5/2026) untuk merespons serangan pesawat tak berawak jarak jauh yang kian masif. Melalui aturan ini, staf bank sentral kini diizinkan memiliki persenjataan dan mengoperasikan sistem pertahanan drone tanpa harus menunggu bantuan dari pasukan khusus militer.

Lembaga yang Mendapat Izin Pertahanan Drone

Kebijakan strategis ini tidak hanya berlaku bagi bank sentral, tetapi juga mencakup sejumlah institusi krusial lainnya di Rusia. Beberapa lembaga yang kini diperbolehkan mengelola sistem pertahanan udara mereka sendiri meliputi:

Daftar lembaga yang berwenang menangkis serangan drone:

  • Bank Sentral Rusia
  • Sberbank (Bank terbesar di Rusia)
  • Asosiasi Pengumpulan Uang Tunai Rusia
  • Layanan Pos Khusus (Pengelola surat rahasia negara)

Nantinya, para karyawan di institusi tersebut memiliki kewenangan penuh untuk menghentikan pengoperasian berbagai perangkat tanpa awak. Hal ini mencakup kendaraan udara (UAV), kapal bawah laut maupun permukaan, serta sistem otomasi tak berawak lainnya yang dianggap mengancam.

Izin penggunaan sistem pertahanan ini difokuskan untuk melindungi fasilitas-fasilitas vital milik negara maupun swasta. Selain perlindungan aset, regulasi ini juga bertujuan untuk menjamin keselamatan nyawa para staf serta orang-orang yang berada di area lokasi tersebut.

Mekanisme Pelumpuhan dan Pembiayaan

Proses penangkis serangan drone dapat dilakukan melalui beberapa metode teknis yang telah diatur dalam beleid terbaru. Upaya penggagalan serangan meliputi gangguan pada sinyal kendali jarak jauh, perusakan panel kontrol, hingga penghancuran fisik unit drone yang menyerang.

Anatoly Aksakov, Ketua Komite Pasar Keuangan Duma Negara, menjelaskan bahwa sistem anti-drone akan dipasang di sekitar titik-titik fasilitas utama. Ia menegaskan bahwa metode pengacakan sinyal atau jammer akan menjadi langkah awal untuk mengacaukan navigasi pesawat tak berawak tersebut.

Mengenai pendanaan, Aksakov menyatakan bahwa seluruh biaya pengadaan teknologi pertahanan tersebut akan dibebankan kepada masing-masing lembaga terkait. Pemerintah tidak memberikan subsidi khusus, sehingga setiap institusi seperti Sberbank atau bank sentral harus mendanai sistem keamanan mereka sendiri.

Metode Pertahanan Tujuan Utama
Pengacakan Sinyal (Jamming) Mengganggu kendali jarak jauh agar drone kehilangan arah.
Intervensi Panel Kontrol Mengambil alih atau merusak sistem kemudi drone.
Penghancuran Fisik Menembak jatuh drone untuk mencegah dampak serangan lebih lanjut.

Tabel di atas merangkum tiga cara utama yang akan digunakan oleh lembaga keuangan Rusia dalam menghadapi ancaman serangan drone. Implementasi ini diharapkan dapat memberikan perlindungan berlapis di luar sistem pertahanan udara nasional yang sudah ada.

Meskipun Rusia dan Ukraina saling membantah sengaja menyerang infrastruktur sipil, nyatanya fasilitas publik kerap menjadi sasaran dalam konflik ini. Selain serangan fisik, kedua negara juga dilaporkan terlibat dalam perang siber yang menargetkan sistem vital masing-masing pihak.

Kondisi ini diperparah dengan mandeknya pembicaraan damai antara Moskow dan Kyiv karena eskalasi konflik yang terus memanas. Sementara itu, perhatian internasional saat ini juga terpecah menyusul ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran yang turut mempengaruhi stabilitas global.

Artikel terkait

Rekomendasi