Rupiah Kian Tertekan, Kurs Jual Dolar di Sejumlah Bank Tembus Rp 18.000 Terbaru 2026

Rupiah Kian Tertekan, Kurs Jual Dolar di Sejumlah Bank Tembus Rp 18.000 Terbaru 2026
Foto: Rupiah Kian Tertekan, Kurs Jual Dolar di Sejumlah Bank Tembus Rp 18.000 Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan tengah pekan ini. Kondisi ini memaksa sejumlah perbankan nasional untuk menyesuaikan harga jual valuta asing mereka guna mengikuti dinamika pasar.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Refinitiv pada Rabu (3/6/2026), mata uang Garuda langsung dibuka di zona merah. Pelemahan terpantau terus berlanjut hingga siang hari, di mana rupiah terkoreksi sebesar 0,53% ke posisi Rp 17.925 per dolar AS tepat pada pukul 12.00 WIB.

Pergerakan Kurs di Sektor Perbankan

Merespons fluktuasi ini, mayoritas perbankan di tanah air mulai mematok kurs jual dolar AS pada kisaran Rp17.900 hingga mendekati ambang batas Rp18.000. Bahkan, beberapa lembaga keuangan tercatat sudah menawarkan harga jual di atas level psikologis tersebut bagi nasabahnya.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah bank yang menawarkan harga jual dolar AS tidak terlalu jauh dari nilai tukar pasar saat ini. Perbedaan kurs jual dan beli di tiap bank menjadi poin krusial yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum melakukan transaksi valas.

Berikut adalah rangkuman daftar kurs dolar AS di berbagai bank nasional Indonesia per Rabu (3/6/2026):

Nama Perbankan Kategori Kurs Harga Beli Harga Jual
BCA (11.34 WIB) E-Rate Rp17.917 Rp17.937
BCA (11.34 WIB) TT Counter / Notes Rp17.720 Rp17.970
Bank Mandiri (11.02 WIB) Special Rate Rp17.870 Rp17.900
Bank Mandiri (11.02 WIB) TT Counter / Notes Rp17.670 Rp17.970
BNI (11.35 WIB) Special Rates Rp17.910 Rp17.930
BNI (11.35 WIB) TT Counter / Notes Rp17.900 Rp17.940
BRI (09.38 WIB) E-Rate Rp17.778 Rp17.920
BRI (09.38 WIB) TT Counter Rp17.690 Rp17.990
CIMB Niaga (11.30 WIB) Kurs Valas / Converter Rp17.917 Rp17.932
HSBC Indonesia (09.02 WIB) Transfer Rates Rp17.660 Rp18.110
HSBC Indonesia (09.02 WIB) Banknote Rates Rp17.585 Rp18.185
MUFG Bank (09.24 WIB) TTB / TTS Rp17.520 Rp18.120
SMBC Indonesia (08.45 WIB) Kurs Umum Rp17.500 Rp18.100

Data di atas merinci perbandingan harga beli dan harga jual di tujuh institusi perbankan besar yang beroperasi di Indonesia. Melalui tabel tersebut, terlihat bahwa HSBC Indonesia dan MUFG Bank telah mematok harga jual di atas Rp18.000.

Rincian Penawaran Bank Pelat Merah

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau menawarkan harga yang cukup kompetitif pada kategori E-Rate untuk transaksi digital. Sementara itu, Bank Mandiri menetapkan selisih yang tipis pada kategori Special Rate guna menjaga minat transaksi korporasi di tengah tekanan rupiah.

Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki kebijakan harga yang serupa antara kanal Special Rates dan TT Counter untuk menjaga stabilitas layanan. Di sisi lain, Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga menyesuaikan tarifnya dengan kenaikan harga jual yang mendekati level Rp17.990 pada skema TT Counter.

Ada beberapa poin utama yang perlu dicatat oleh para pelaku pasar terkait kondisi nilai tukar saat ini:

  • Kurs jual merupakan harga yang dibayarkan nasabah saat membeli dolar AS dari pihak perbankan.
  • Kurs beli adalah harga yang diterima nasabah ketika menukarkan atau menjual dolar AS miliknya ke bank.
  • Kategori TT Counter biasanya diperuntukkan bagi transaksi non-tunai melalui teller bank.
  • E-Rate atau Special Rate umumnya ditujukan bagi transaksi melalui layanan perbankan elektronik atau dalam jumlah tertentu.

Daftar poin di atas menjelaskan istilah-istilah teknis perbankan yang sering muncul dalam tabel kurs harian. Pemahaman mengenai istilah ini penting agar nasabah tidak salah dalam menghitung kebutuhan dana saat melakukan konversi mata uang.

Meskipun kondisi rupiah saat ini masih tertekan, sejumlah pengamat ekonomi memprediksi adanya peluang penguatan di masa mendatang. Namun, pembalikan arah nilai tukar tersebut sangat bergantung pada pemenuhan beberapa syarat fundamental ekonomi global maupun domestik.

Para nasabah disarankan untuk selalu memantau pembaruan kurs secara berkala karena harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti volatilitas pasar valuta asing. Keputusan untuk melakukan transaksi jual atau beli dolar sebaiknya dilakukan setelah membandingkan nilai kurs antarbank guna mendapatkan harga terbaik.

Artikel terkait

Rekomendasi