PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) secara resmi mengumumkan rencana aksi korporasi besar berupa pemecahan nilai saham atau stock split. Langkah ini diambil perusahaan dengan rasio 1:5, yang berarti satu saham lama akan dipecah menjadi lima saham baru.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai nominal saham perusahaan akan mengalami perubahan. Harga nominal yang sebelumnya sebesar Rp25 per saham akan disesuaikan menjadi Rp5 per saham.
Perubahan ini otomatis akan meningkatkan jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan secara signifikan. Total saham RAJA yang awalnya berjumlah 4,22 miliar lembar akan melonjak menjadi 21,13 miliar lembar saham setelah aksi ini tuntas.
Alasan di Balik Keputusan Stock Split RAJA
Pihak manajemen menjelaskan bahwa langkah ini merupakan praktik yang lazim dilakukan di pasar modal untuk menjaga kualitas perdagangan. Harga saham RAJA saat ini dinilai sudah berada pada level yang cukup tinggi bagi sebagian kalangan investor.
Pada penutupan perdagangan 12 Mei 2026, harga saham RAJA tercatat menyentuh angka Rp4.170 per lembar. Harga tersebut membuat nilai investasi minimal untuk satu lot saham menjadi kurang terjangkau bagi para investor ritel.
Berikut adalah beberapa tujuan utama yang ingin dicapai melalui pemecahan saham ini:
- Meningkatkan Likuiditas: Menambah jumlah saham yang beredar guna memacu frekuensi serta volume transaksi harian di bursa.
- Keterjangkauan Harga: Menurunkan harga per unit saham agar lebih ramah di kantong investor ritel tanpa mengubah nilai kapitalisasi pasar.
- Perluasan Basis Investor: Menarik minat lebih banyak partisipan pasar sehingga komposisi pemegang saham menjadi lebih beragam.
- Efisiensi Perdagangan: Menciptakan mekanisme pasar yang lebih teratur, wajar, dan efisien sesuai regulasi pasar modal.
- Nilai Tambah Jangka Panjang: Memperkuat persepsi positif pasar yang diharapkan berdampak baik pada nilai perusahaan di masa depan.
Manajemen menegaskan bahwa perubahan struktur jumlah saham ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kondisi keuangan perusahaan. Fokus utama tetap pada peningkatan partisipasi publik dalam kepemilikan saham perseroan.
Jadwal dan Pelaksanaan Aksi Korporasi
Sebelum merealisasikan rencana tersebut, PT Rukun Raharja Tbk akan terlebih dahulu meminta restu dari para pemegang saham. Agenda ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan pada 23 Juni 2026 di Hotel Shangri-La.
Estimasi jadwal pelaksanaan stock split RAJA dapat dilihat pada tabel berikut:
| Agenda Kegiatan | Rencana Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) | 23 Juni 2026 |
| Akhir Perdagangan Nominal Lama (Pasar Reguler & Negosiasi) | 13 Juli 2026 |
| Tanggal Pencatatan (Recording Date) | 15 Juli 2026 |
| Distribusi Saham & Awal Perdagangan Nominal Baru | 16 Juli 2026 |
Setelah seluruh tahapan administrasi selesai, saham dengan nominal baru akan mulai diperdagangkan secara serentak di pasar reguler, negosiasi, maupun pasar tunai. Para investor diharapkan memperhatikan tanggal-tanggal penting tersebut agar tidak melewatkan momentum perubahan harga pasar.
Melalui aksi ini, RAJA berharap dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dengan dukungan basis pemegang saham yang lebih luas. Langkah ini sekaligus menjadi strategi emiten dalam menjaga daya tarik sahamnya di tengah dinamika pasar modal Indonesia.