Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
JAKARTA – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melakukan penandatanganan empat kerja sama penting dengan industri minyak dan gas, baik dari dalam maupun luar negeri. Penandatanganan ini berlangsung di acara The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 yang diadakan di Hall Nusantara, ICE BSD City pada Rabu (20/5).
Penyelenggaraan acara ini menggarisbawahi komitmen PLN dalam meningkatkan ketahanan energi di tingkat nasional. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa PLN sekarang telah bertransformasi. Tidak hanya menjual listrik, tetapi juga beralih menjadi perusahaan energi berbasis digital melalui integrasi ekosistem mulai dari energi primer hingga pelayanan pelanggan.
Dalam keterangannya hari Jumat (22/5/2026), Darmawan menambahkan bahwa PLN berperan dalam pengembangan lapangan gas. Mereka menjadi pembeli jangka panjang untuk menjamin keekonomian sektor hulu minyak dan gas. Hal ini penting untuk memastikan pasokan listrik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan.
Detail Kerja Sama
Secara lebih spesifik, PLN EPI menandatangani dua Perjanjian Jual Beli LNG dan dua Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) selama pameran tersebut. Tujuannya adalah memastikan pasokan gas jangka panjang untuk PLN Group.
Kerja sama dilakukan dengan penandatanganan Heads of Agreement (HoA) bersama South Hub LNG. Pasokan LNG akan diperoleh dari wilayah kerja Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal, dan West Ganal, untuk kurun waktu 2027 hingga 2037. Total volume yang disepakati mencapai 11 MT atau sekitar 190 kargo LNG.
Langkah ini menunjukkan upaya PLN untuk terus mendukung keberlangsungan industri gas yang efektif dan efisien di dalam negeri. Dengan strategi tersebut, PLN ingin memastikan bahwa pasokan listrik dan energi bagi masyarakat tetap terjamin berkualitas.