Resmi! Prabowo Lantik Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus, Ini Daftar 9 Nama Terbaru 2026

Resmi! Prabowo Lantik Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus, Ini Daftar 9 Nama Terbaru 2026
Foto: Resmi! Prabowo Lantik Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus, Ini Daftar 9 Nama Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden di Istana Negara, Jakarta. Prosesi pelantikan yang berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 tersebut mengukuhkan posisi Said Iqbal untuk menangani bidang ketenagakerjaan.

Langkah strategis ini menandai bertambahnya jajaran tenaga ahli yang akan membantu presiden dalam merumuskan kebijakan publik. Said Iqbal, yang juga dikenal sebagai Presiden Partai Buruh, kini memiliki peran krusial dalam menjembatani kepentingan pekerja dan pemerintah.

Landasan Hukum dan Sumpah Jabatan

Pengangkatan Said Iqbal didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 58/P Tahun 2026. Dokumen ini secara spesifik mengatur tentang pengangkatan Penasihat Khusus Presiden di bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

Dalam upacara yang khidmat, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti dengan tegas oleh Said Iqbal. Said berjanji untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjalankan tugasnya.

Di hadapan Presiden, ia juga berkomitmen untuk melaksanakan seluruh peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi pengabdian kepada bangsa. Komitmen tersebut mencakup janji untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi etika jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh kedua belah pihak. Hal ini secara resmi menandai dimulainya masa tugas Said Iqbal sebagai bagian dari tim penasihat kepresidenan.

Daftar Penasihat Khusus Presiden Prabowo

Masuknya nama Said Iqbal menambah deretan tokoh berpengaruh yang kini menduduki posisi sebagai penasihat khusus bagi Kepala Negara. Hingga saat ini, tercatat ada sepuluh nama besar yang dipercaya untuk memberikan masukan strategis di berbagai bidang.

Berikut adalah daftar nama penasihat khusus Presiden Prabowo beserta bidang masing-masing:

  1. Wiranto: Menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan.
  2. Luhut Binsar Pandjaitan: Mengemban tugas sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan.
  3. Dudung Abdurachman: Bertugas sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional sekaligus Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.
  4. Purnomo Yusgiantoro: Dipercaya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi.
  5. Muhadjir Effendy: Menempati posisi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji.
  6. Terawan Agus Putranto: Menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan.
  7. Ahmad Dofiri: Ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, serta Reformasi Kepolisian.
  8. Hasan Nasbi: Mengampu peran sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
  9. Said Iqbal: Mengemban amanah sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Daftar tersebut menunjukkan beragam latar belakang ahli yang dikumpulkan untuk memperkuat koordinasi kebijakan nasional. Setiap penasihat memiliki spesialisasi yang diharapkan dapat mempercepat target pembangunan pemerintah.

Pelantikan Pejabat Badan Gizi Nasional

Selain melantik jajaran penasihat khusus, Presiden Prabowo juga melantik pimpinan baru untuk Badan Gizi Nasional (BGN). Institusi ini memiliki peran vital dalam mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui aspek pemenuhan gizi.

Nanik S. Deyang secara resmi dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan program kesejahteraan masyarakat berjalan optimal.

Guna mendukung kinerja Kepala BGN, Presiden juga melantik dua pejabat lainnya sebagai Wakil Kepala. Mereka adalah Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono yang akan mendampingi Nanik dalam memimpin lembaga tersebut.

Struktur kepemimpinan baru ini diharapkan dapat segera bekerja dalam menangani berbagai tantangan kesehatan nasional. Kehadiran badan ini menjadi salah satu pilar penting dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Fokus Kerja dan Agenda Mendatang

Setelah resmi dilantik, Said Iqbal diprediksi akan langsung fokus pada isu-isu krusial terkait hubungan industrial. Salah satu agenda utama yang santer dibicarakan adalah pengawalan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

Penunjukan ini dianggap sebagai langkah akomodatif pemerintah dalam mendengarkan aspirasi dari kelompok buruh secara lebih langsung. Sebagai penasihat, Said diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang adil bagi pengusaha maupun pekerja.

Kehadiran Said Iqbal di lingkaran istana memberikan sinyal kuat bahwa isu kesejahteraan buruh menjadi prioritas dalam kebijakan nasional. Langkah ini juga dinilai dapat meminimalisir ketegangan sosial yang sering muncul terkait regulasi tenaga kerja.

Presiden Prabowo sendiri menekankan pentingnya filosofi bahwa tidak boleh ada warga negara yang kelaparan. Semangat ini menjadi landasan bagi jajaran kabinet dan penasihatnya untuk bekerja lebih keras demi keadilan sosial.

Berikut adalah ringkasan jabatan baru di lingkungan kepresidenan per 8 Juni 2026:

Nama Pejabat Posisi / Jabatan Instansi / Bidang
Said Iqbal Penasihat Khusus Ketenagakerjaan
Nanik S. Deyang Kepala Badan Badan Gizi Nasional
Agustina Arumsari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Mayjen TNI Trenggono Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

Data di atas menunjukkan distribusi tanggung jawab baru yang ditetapkan oleh Presiden untuk memperkuat sektor ketenagakerjaan dan gizi. Penetapan ini dilakukan secara serentak dalam satu rangkaian acara pelantikan di Istana.

Dengan formasi tim penasihat dan kepala badan yang baru ini, pemerintah optimis dapat menjawab tantangan ekonomi global. Langkah-langkah strategis akan terus diambil guna memperkuat kedaulatan nasional di berbagai sektor penting.

Artikel terkait

Rekomendasi