Taipan ternama Prajogo Pangestu secara mengejutkan melepas kepemilikan sahamnya di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dalam jumlah yang sangat besar.
Langkah divestasi ini terjadi di tengah kondisi pasar modal yang sedang memberikan tekanan cukup kuat terhadap pergerakan harga saham emiten tersebut.
Detail Transaksi Penjualan Saham CUAN
Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang diserahkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Prajogo menjual sebanyak 1 miliar lembar saham CUAN.
Transaksi yang berlangsung pada 11 Mei 2026 ini dilakukan pada harga Rp1.035 per saham, sehingga total nilai yang dikantongi mencapai sekitar Rp1,03 triliun.
Menariknya, aksi jual ini dilakukan tepat saat harga saham CUAN sedang mengalami koreksi tajam sebesar 8,04 persen pada hari yang sama.
Pada penutupan perdagangan tersebut, CUAN parkir di level Rp1.030, turun sebanyak 90 poin dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp1.120.
Meskipun sempat menyentuh level tertinggi Rp1.130 dan terendah Rp1.010, harga transaksi Prajogo tercatat sedikit lebih tinggi dari harga penutupan pasar.
Perubahan Struktur Kepemilikan dan Tujuan Strategis
Pelepasan saham ini secara otomatis mengubah porsi kepemilikan orang terkaya di Indonesia tersebut di dalam struktur perusahaan.
Jumlah saham milik Prajogo kini menyusut dari 91,35 miliar lembar menjadi 90,35 miliar lembar saham.
Berikut adalah rincian perubahan porsi kepemilikan saham Prajogo Pangestu di CUAN:
- Kepemilikan Sebelum Transaksi: Berjumlah 91,35 miliar saham atau setara dengan 81,26 persen.
- Kepemilikan Sesudah Transaksi: Berjumlah 90,35 miliar saham atau setara dengan 80,37 persen.
- Total Saham yang Dilepas: Sebesar 1 miliar lembar saham.
- Status Pengendali: Prajogo Pangestu dipastikan tetap menjadi pengendali utama perseroan.
Data di atas menunjukkan bahwa meskipun terjadi pengurangan porsi, pengaruh Prajogo terhadap arah kebijakan perusahaan masih tetap dominan.
Melalui keterbukaan informasi, pihak manajemen menjelaskan bahwa tujuan utama transaksi ini adalah untuk meningkatkan porsi saham publik atau free float.
Dengan meningkatkan jumlah saham yang beredar di masyarakat, diharapkan likuiditas perdagangan saham CUAN di bursa dapat menjadi lebih baik.
Kinerja Saham CUAN dan Sentimen Pasar
Kondisi pasar kian menantang setelah saham CUAN kembali merosot 10 persen hingga menyentuh level Rp850 pada perdagangan terakhir.
Sentimen negatif ini dipicu oleh keputusan MSCI yang mengeluarkan tiga emiten milik grup Prajogo Pangestu dari indeks Global Standard.
Ringkasan pergerakan harga saham CUAN belakangan ini:
| Periode Waktu | Persentase Penurunan |
|---|---|
| Sepanjang Tahun Berjalan (YTD) | Turun 62,88% |
| Lima Hari Perdagangan Terakhir | Turun 33,07% |
| Pasca Penjualan Saham oleh Prajogo | Turun 17,48% |
Tabel tersebut menggambarkan tren pelemahan yang cukup signifikan dialami oleh CUAN dalam kurun waktu yang relatif singkat.
Selain CUAN, beberapa emiten lain di bawah naungan Prajogo Pangestu, seperti BREN, juga dilaporkan sedang dalam pengawasan ketat oleh Bursa Efek Indonesia.
Situasi ini terus dipantau oleh para pelaku pasar mengingat pengaruh besar grup ini terhadap fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).