Presiden Prabowo Subianto menyambut kunjungan delegasi dari perusahaan teknologi global, Hisense, di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat (15/5).
Pertemuan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mempererat hubungan investasi dan menjalin kemitraan dengan para pemain industri besar tingkat dunia.
Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo turut menyaksikan prosesi penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Hisense dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Kerja sama ini diproyeksikan sebagai pintu masuk utama untuk menjajaki berbagai potensi kolaborasi, terutama di sektor pengembangan teknologi mutakhir.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa dialog antara Presiden dan pihak Hisense berlangsung dalam suasana yang sangat produktif.
Prabowo sangat mengapresiasi keinginan Hisense untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan nasional serta penguatan ekosistem industri di tanah air.
Fokus Kerja Sama dan Dampak Ekonomi
Pemerintah berharap kemitraan ini mampu mendatangkan investasi berkualitas yang tidak hanya sekadar modal, tetapi juga membawa perubahan nyata.
Beberapa target utama dari kerja sama ini meliputi transfer teknologi kepada tenaga kerja lokal serta penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi fokus dalam kemitraan antara Indonesia dan Hisense:
- Peningkatan investasi asing yang berkualitas di sektor industri strategis.
- Mendorong terjadinya transfer pengetahuan dan teknologi dari perusahaan global.
- Memperkuat daya saing ekonomi nasional di pasar internasional.
- Membangun kemitraan bisnis jangka panjang yang memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
Melalui komitmen ini, Indonesia berupaya memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam rantai pasok industri teknologi global yang semakin kompetitif.
Kehadiran Pejabat Penting dan Delegasi
Prosesi penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, bersama CTO Danantara Sigit Puji Santosa.
Pihak Hisense diwakili langsung oleh Chairman Hisense Group, Jia Shaoqian, yang hadir untuk menegaskan keseriusan perusahaan dalam berinvestasi di Indonesia.
Sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih juga tampak hadir menyaksikan momen penting ini di Kertanegara.
Daftar pejabat pemerintah yang turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut:
| Nama Pejabat | Jabatan/Kementerian |
|---|---|
| Bahlil Lahadalia | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) |
| Sugiono | Menteri Luar Negeri |
| Sjafrie Sjamsoeddin | Menteri Pertahanan |
| Brian Yuliarto | Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi |
| Sudaryono | Wakil Menteri Pertanian |
Kehadiran para menteri dari berbagai lintas sektoral ini menunjukkan bahwa kerja sama dengan Hisense memiliki dimensi luas, mulai dari energi hingga pendidikan tinggi.
Prasetyo Hadi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam memperkuat sektor industri strategis melalui kolaborasi internasional.