PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menyelenggarakan sebuah acara dialog interaktif bertajuk 'Kebaikan Susu untuk Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' di Bintaro Xchange Mall (BXC) 2, Tangerang Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perayaan spesial dalam rangka memperingati Hari Susu Sedunia atau World Milk Day serta Hari Susu Nusantara yang jatuh setiap tanggal 1 Juni.
Melalui inisiatif ini, FFI berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai krusialnya mengadopsi pola makan dengan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong konsumsi susu sebagai bagian integral dari gaya hidup sehat untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Intan Ayu Kartika selaku Marketing Director FFI mengungkapkan bahwa susu sejatinya merupakan investasi kesehatan yang sangat berharga untuk jangka panjang bagi setiap orang. Hal ini dikarenakan susu mengandung beragam nutrisi esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia agar tetap berfungsi secara optimal.
Ragam nutrisi yang terkandung di dalam susu memiliki peran penting bagi tubuh, di antaranya:
- Mendukung perkembangan otak agar lebih maksimal dalam berpikir.
- Menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat dalam menangkal berbagai penyakit.
- Memastikan tubuh tetap aktif, bugar, dan kuat di setiap fase pertumbuhan usia.
- Menyediakan asupan makro dan mikro nutrisi seperti protein, vitamin, kalsium, serta mineral.
Penjelasan di atas menunjukkan betapa pentingnya susu bagi semua tahapan kehidupan, mulai dari anak-anak yang sedang tumbuh hingga orang dewasa yang perlu menjaga kebugaran. Intan menegaskan bahwa edukasi ini bertujuan agar masyarakat semakin sadar akan manfaat besar dari segelas susu setiap harinya.
Komitmen Satu Abad untuk Gizi Keluarga Indonesia
Frisian Flag telah menemani perjalanan masyarakat Indonesia selama lebih dari seratus tahun dengan dedikasi tinggi dalam menyediakan produk yang berkualitas. Perusahaan terus melakukan inovasi pada setiap produknya guna memastikan kebutuhan nutrisi seluruh anggota keluarga dapat terpenuhi dengan baik.
Dalam menjalankan operasionalnya, FFI tidak bergerak sendirian karena telah menjalin kolaborasi erat dengan lebih dari 30 ribu peternak sapi perah lokal di Indonesia. Kerja sama ini memungkinkan pasokan ratusan ton susu segar mengalir setiap harinya ke fasilitas produksi canggih milik FFI yang berlokasi di Cikarang.
Mengenai penyelenggaraan acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Intan menyampaikan bahwa respons dari warga sekitar Tangerang Selatan sangat luar biasa. Pengunjung dari berbagai kalangan usia memadati lokasi acara untuk ikut serta dalam rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia.
Aktivitas dalam acara ini dirancang untuk menyentuh seluruh segmen usia pengunjung, seperti:
- Berbagai permainan edukatif dan pertunjukan seni yang bisa dinikmati oleh anak-anak.
- Sesi diskusi yang bermanfaat bagi para remaja untuk memahami gaya hidup sehat.
- Talkshow inspiratif yang sangat relevan bagi para orang tua dalam mengatur gizi keluarga.
Tujuan besar dari kampanye 'Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' adalah membangun kesadaran kolektif tentang gaya hidup sehat yang didukung aktivitas fisik. FFI berkomitmen penuh untuk terus membantu pemerintah dalam mencetak generasi Indonesia yang lebih sehat, aktif, dan produktif untuk masa depan yang lebih cerah.
Kualitas Susu Dimulai dari Pengelolaan Peternakan
Guru Besar Bidang Ilmu dan Teknologi Susu dari IPB University, Prof. Dr. Ir. Epi Taufik, turut hadir untuk memberikan wawasan dari perspektif sains. Beliau menekankan bahwa standar kualitas susu yang baik tidak hanya bergantung pada teknologi di pabrik, namun bermula dari kualitas di tingkat peternak.
Faktor-faktor seperti kondisi kesehatan sapi, kualitas pakan yang diberikan, hingga kebersihan sanitasi di lingkungan kandang menjadi penentu utama kualitas produk akhir. Prof. Epi menjelaskan bahwa jika aspek hulu ini diperhatikan dengan seksama, maka susu yang dihasilkan akan aman dikonsumsi dan memenuhi standar industri.
Konsep yang diusung dalam industri ini dikenal dengan istilah 'from the grass to the glass', sebuah proses pengawasan ketat dari pakan hingga ke tangan konsumen. Hal ini memastikan bahwa setiap tetes susu yang diminum masyarakat terjaga kualitasnya sejak sapi tersebut mengonsumsi rumput di peternakan.
Poin-poin penting dalam menjaga kualitas susu di tingkat peternakan meliputi:
- Kesehatan ternak yang harus dipantau secara rutin dan berkala oleh tenaga ahli.
- Pemberian pakan berkualitas tinggi untuk menghasilkan nutrisi susu yang optimal.
- Penerapan sistem higienitas yang ketat selama proses pemerahan susu berlangsung.
- Penyediaan lingkungan kandang yang bersih dan nyaman bagi hewan ternak.
Prof. Epi juga memberikan apresiasi terhadap langkah nyata FFI dalam melakukan pembinaan rutin kepada para peternak lokal dengan melibatkan kalangan akademisi. Hubungan simbiosis mutualisme ini sangat penting karena peternak membutuhkan akses pasar, sementara produsen membutuhkan pasokan bahan baku yang berkualitas tinggi.
Inspirasi dari Peternak Perempuan dan Studi di Belanda
Acara ini juga menjadi panggung bagi Rumini, seorang peternak sapi perah perempuan yang membagikan kisah inspiratifnya dalam mengelola usaha peternakan. Sebagai seorang ibu, ia harus pandai membagi waktu antara mengurus rumah tangga dan memastikan peternakannya berjalan dengan lancar setiap hari.
Rumini mengungkapkan rasa bangganya karena profesi yang ia jalani bukan sekadar pekerjaan mencari nafkah, melainkan juga bentuk kontribusi sosial. Melalui susu yang dihasilkan dari peternakannya, ia merasa telah ikut serta memberikan asupan nutrisi bagi jutaan keluarga di seluruh penjuru Indonesia.
Berkat program Young Farmers Progressive Academy (YFPA) yang diinisiasi oleh FFI, Rumini menjadi satu dari 12 peternak terpilih yang dikirim ke Belanda. Selama dua minggu di sana, ia mempelajari sistem peternakan modern yang lebih efisien dan efektif untuk diterapkan di tanah air.
Beberapa pelajaran berharga yang didapatkan selama mengikuti pelatihan di Belanda antara lain:
- Teknik manajemen kandang modern yang mampu meningkatkan kenyamanan sapi.
- Metode pengelolaan ternak yang lebih sistematis untuk meningkatkan produktivitas susu.
- Penerapan teknologi sederhana namun berdampak besar pada efisiensi operasional peternakan.
Rumini menyampaikan terima kasih atas pendampingan berkelanjutan yang diberikan oleh Frisian Flag kepada komunitas peternak lokal seperti dirinya. Edukasi yang konsisten ini membuat para peternak merasa terus berkembang dan termotivasi untuk menghasilkan produk susu dengan kualitas nomor satu bagi masyarakat.
Kemeriahan Rangkaian Acara di Bintaro hingga Surabaya
Puncak acara di hari ketiga berlangsung sangat meriah dengan kehadiran berbagai pengisi acara terkenal, termasuk influencer cilik Shabira Alula atau yang akrab disapa Lala. Selain sesi bincang-bincang, para pengunjung juga disuguhi pertunjukan seni yang menampilkan bakat luar biasa dari anak-anak maupun orang tua.
Berikut adalah daftar pertunjukan seni yang memeriahkan panggung acara di hari terakhir:
- Penampilan tari tradisional seperti Tari Bajul Ijo dan Tari Janger Bali oleh anak-anak.
- Aksi dance performance yang diikuti oleh para ibu dengan penuh semangat.
- Penampilan musik yang memukau dari penyanyi cilik berbakat, Quinn Salman.
- Pertunjukan penutup berupa modern dance, paduan suara, serta aksi dari Mydoremi Musical Studio.
Semua rangkaian kegiatan ini sukses menciptakan suasana hangat bagi keluarga yang hadir sekaligus menanamkan pesan penting tentang kebaikan susu. Semangat positif ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak orang untuk mulai peduli terhadap asupan gizi harian mereka.
Bagi masyarakat di wilayah lain yang ingin merasakan keseruan acara ini, Frisian Flag dijadwalkan akan membawa kampanye serupa ke kota lain. Setelah sukses di Tangerang Selatan, rangkaian acara 'Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' akan segera menyambangi Tunjungan Plaza, Surabaya, pada 19-21 Juni 2026 mendatang.