Kabar gembira datang bagi para investor PT Nusa Raya Cipta Tbk. (NRCA) di tengah dinamika pasar modal saat ini.
Emiten konstruksi ini secara resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai dengan total mencapai Rp99,85 miliar.
Keputusan tersebut merupakan hasil dari performa finansial perseroan yang solid sepanjang tahun buku 2025 lalu.
Setiap pemegang saham nantinya akan menerima jatah dividen sebesar Rp40 untuk setiap lembar saham yang mereka miliki.
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Kepastian mengenai pembagian keuntungan ini diperoleh setelah perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 22 Mei 2026.
Dalam pertemuan penting tersebut, para pemegang saham memberikan restu penuh terhadap alokasi laba bersih untuk dividen.
Sekretaris Perusahaan NRCA, Setiadi Djajasaputra, menjelaskan bahwa sumber dana dividen ini murni berasal dari laba bersih tahun berjalan.
“Kami akan menyalurkan dividen tunai tahun buku 2025 minimal senilai Rp99,85 miliar atau setara Rp40 per saham,” ungkapnya secara resmi.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi pada Selasa, 26 Mei 2026, guna memberikan transparansi kepada publik.
Langkah ini menunjukkan komitmen manajemen untuk terus memberikan nilai tambah secara rutin kepada seluruh pemegang sahamnya.
Rincian Jadwal Pembagian Dividen NRCA
Bagi Anda yang berminat mendapatkan hak dividen ini, penting untuk memperhatikan beberapa tanggal krusial yang telah ditetapkan manajemen.
Proses ini terbagi menjadi beberapa tahap, mulai dari masa cum dividen hingga hari eksekusi pembayaran ke rekening investor.
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan dividen PT Nusa Raya Cipta Tbk. (NRCA) :
- Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: Tanggal 3 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: Tanggal 4 Juni 2026
- Cum Dividen Pasar Tunai: Tanggal 5 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Tunai: Tanggal 8 Juni 2026
- Recording Date (Daftar Pemegang Saham Berhak): Tanggal 5 Juni 2026
- Tanggal Pembayaran Dividen Tunai: Tanggal 23 Juni 2026
Setiadi menambahkan bahwa seluruh proses ini telah direncanakan dengan sangat matang agar berjalan lancar tanpa hambatan administratif.
Pembayaran akan dilakukan secara serentak kepada pemegang saham yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) sesuai batas waktu.
Kondisi Finansial dan Operasional Perusahaan
Manajemen menegaskan bahwa pembagian dividen dalam jumlah besar ini tidak akan mengganggu kelancaran operasional perusahaan di masa depan.
Semua kewajiban kepada pihak ketiga dan rencana proyek strategis tetap menjadi prioritas utama yang telah dipisahkan alokasi dananya.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru, kinerja NRCA sepanjang tahun 2025 memang menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif di sektor konstruksi.
Hingga akhir Desember 2025, emiten ini tercatat berhasil membukukan laba bersih yang signifikan sebesar Rp175,52 miliar.
Rincian ringkasan data keuangan penting NRCA sepanjang periode tahun 2025 :
| Komponen Keuangan | Nilai Capaian |
|---|---|
| Laba Bersih Tahun Buku 2025 | Rp175,52 Miliar |
| Saldo Laba Ditahan (Tanpa Batasan) | Rp706,75 Miliar |
| Total Ekuitas Perseroan | Rp1,36 Triliun |
| Dividen per Lembar Saham | Rp40 |
Data di atas memperlihatkan kekuatan struktur modal yang dimiliki perusahaan untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang secara berkelanjutan.
Besarnya saldo laba ditahan yang mencapai Rp706,75 miliar memberikan bantalan likuiditas yang cukup tebal bagi ekspansi berikutnya.
Kemitraan Strategis dan Dampak ke Pasar
Selain soal dividen, NRCA juga tetap aktif dalam pengerjaan proyek infrastruktur besar seperti pembangunan Tol Akses Patimban Paket I.
Proyek yang dikerjakan bersama ADHI tersebut mulai memasuki tahap konstruksi pada kuartal pertama tahun 2026 ini secara masif.
Manajemen memastikan bahwa seluruh koordinasi pembagian dividen telah diselaraskan dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal yang berlaku di Indonesia.
Kabar mengenai pembagian dividen ini diharapkan dapat menjadi sentimen positif bagi pergerakan harga saham NRCA di lantai bursa.
Meski demikian, investor tetap diingatkan untuk selalu melakukan analisis mandiri dan mempertimbangkan risiko investasi sebelum mengambil keputusan jual atau beli.
Hingga saat ini, ekuitas perusahaan yang menyentuh angka Rp1,36 triliun memperkokoh posisi NRCA sebagai salah satu pemain utama di industri.
Pihak manajemen optimis bahwa strategi finansial yang seimbang antara pembagian laba dan investasi kembali akan membuahkan hasil optimal bagi semua pihak.