Momen Prabowo Disambut Upacara Kehormatan di Prancis, Videonya Banyak Dicari 2026

Momen Prabowo Disambut Upacara Kehormatan di Prancis, Videonya Banyak Dicari 2026
Foto: Momen Prabowo Disambut Upacara Kehormatan di Prancis, Videonya Banyak Dicari 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja resmi ke Paris, Prancis, yang ditandai dengan upacara penyambutan kenegaraan yang sangat khidmat. Kepala Negara tiba di kawasan bersejarah Les Invalides pada Kamis, 28 Mei 2026, sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo tampil berwibawa dengan mengenakan setelan jas berwarna abu-abu yang dipadukan dengan peci hitam sebagai ciri khas nasional. Kedatangan beliau disambut secara langsung oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia Sébastien Lecornu, di halaman utama gedung tersebut.

Prosesi Upacara Kehormatan di Les Invalides

Upacara penyambutan berlangsung dengan penuh penghormatan militer yang megah di tengah cuaca Paris. Presiden Prabowo memberikan penghormatan resmi kepada bendera nasional kedua negara saat lagu kebangsaan berkumandang.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya diputar terlebih dahulu sebagai bentuk penghormatan bagi tamu negara. Setelah itu, lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise, menyusul dimainkan oleh korps musik militer setempat.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo juga menyempatkan diri untuk memperkenalkan para anggota delegasi Indonesia yang mendampinginya dalam lawatan penting ini. Rombongan yang hadir terdiri dari pejabat menteri hingga perwakilan diplomatik senior.

Daftar anggota delegasi Indonesia yang ikut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ke Prancis:

  • Didit Hediprasetyo: Putra dari Presiden Prabowo Subianto.
  • Sugiono: Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.
  • Teddy Indra Wijaya: Sekretaris Kabinet (Seskab).
  • Brian Yuliarto: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
  • Rosan Roeslani: Menteri Investasi yang fokus pada penguatan kerja sama ekonomi.
  • Mohamad Oemar: Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Prancis.

Kehadiran para menteri strategis ini menunjukkan bahwa kunjungan kerja tersebut mencakup berbagai dimensi kerja sama, mulai dari diplomatik hingga investasi teknologi. Setelah perkenalan delegasi selesai, rangkaian upacara berlanjut ke tahap inspeksi pasukan.

Inspeksi Pasukan dan Pertemuan di Istana Élysée

Presiden Prabowo kemudian menaiki kendaraan komando militer khusus yang telah disediakan oleh Pemerintah Prancis untuk meninjau barisan prajurit. Dari atas kendaraan tersebut, beliau memberikan hormat kepada jajaran pasukan kehormatan yang berdiri rapi di area Les Invalides.

Setelah seluruh prosesi di Les Invalides tuntas, rombongan kepresidenan segera bergerak menuju Istana Élysée. Perjalanan ini mendapatkan pengawalan yang sangat mewah dan kental dengan tradisi militer Prancis.

Sebanyak 146 pasukan berkuda serta 27 personel motoris memberikan pengawalan ketat sepanjang jalur menuju istana. Di Istana Élysée inilah, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk bertemu langsung dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Pertemuan tingkat tinggi antara kedua pemimpin negara ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral yang sudah terjalin lama. Sejumlah isu penting diprediksi menjadi topik bahasan utama dalam diskusi mereka.

Rangkuman fokus pembahasan dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron:

Bidang Kerja Sama Fokus Pembahasan
Pertahanan Penguatan sistem keamanan dan modernisasi alat utama sistem persenjataan.
Pendidikan & Sains Kolaborasi riset melalui kementerian teknologi dan pertukaran pelajar.
Ekonomi & Investasi Peluang investasi baru bagi perusahaan Prancis di Indonesia.
Isu Global Diskusi mengenai perdamaian di Timur Tengah dan situasi di Palestina.

Data di atas menunjukkan betapa luasnya cakupan kerja sama yang sedang dibangun oleh kedua negara tersebut. Presiden Macron sendiri sebelumnya sempat melayangkan pujian atas peran aktif Indonesia dalam mengupayakan perdamaian dunia.

Agenda Lanjutan Diplomasi di Eropa

Kunjungan ke Prancis ini bukanlah akhir dari rangkaian perjalanan diplomasi Presiden Prabowo di benua biru. Berdasarkan informasi dari pihak kementerian, Presiden akan terus melanjutkan lawatannya ke beberapa negara tetangga di kawasan tersebut.

Austria dan Hungaria disebut-sebut menjadi destinasi berikutnya dalam agenda diplomasi marathon ini. Langkah ini dilakukan untuk terus memperkuat posisi Indonesia di mata internasional serta mencari peluang kemitraan strategis yang baru.

Sebelumnya, hubungan diplomatik antara Jakarta dan Paris telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Presiden Prabowo tercatat telah melakukan kunjungan ke Prancis sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini untuk mematangkan berbagai kesepakatan.

Melalui pertemuan di Paris ini, kedua negara sepakat untuk mendorong percepatan perjanjian kerja sama ekonomi CEPA. Selain itu, transfer teknologi di bidang militer juga menjadi salah satu poin yang terus ditekankan oleh pihak Indonesia.

Kunjungan resmi ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan dan meningkatkan kesejahteraan nasional melalui jalur diplomasi luar negeri yang aktif. Seluruh rangkaian kegiatan di Prancis dijadwalkan berjalan dengan protokol keamanan dan kenegaraan yang sangat ketat.

Artikel terkait

Rekomendasi