Holding BUMN industri pertahanan, DEFEND ID, melaporkan lonjakan performa finansial yang sangat impresif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih konsolidasian mencapai Rp913,05 miliar.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan luar biasa sebesar 430,1 persen jika dibandingkan dengan perolehan laba bersih tahun 2024 yang tercatat senilai Rp172,24 miliar. Kenaikan drastis ini menjadi bukti efektivitas strategi perusahaan dalam mengelola operasionalnya.
Faktor Pendorong Lonjakan Laba DEFEND ID
Pencapaian laba yang signifikan tersebut ditopang oleh pendapatan usaha yang menyentuh angka Rp20,71 triliun. Keberhasilan ini didorong oleh peningkatan efisiensi di berbagai lini operasional serta penguatan kinerja bisnis inti perusahaan.
Selain itu, optimalisasi dalam pengelolaan berbagai proyek strategis di seluruh entitas usaha turut memberikan kontribusi besar. Sepanjang tahun 2025, DEFEND ID juga mencatatkan total nilai kontrak yang fantastis, yakni sebesar Rp113,85 triliun.
Rincian kontrak yang dikelola perusahaan sepanjang tahun 2025 meliputi:
- Kontrak Carry Over: Nilai kontrak lanjutan dari periode sebelumnya mencapai Rp94,78 triliun.
- Kontrak Baru: Perolehan kontrak yang baru didapatkan sepanjang tahun berjalan sebesar Rp19,07 triliun.
Data tersebut menunjukkan bahwa DEFEND ID memiliki basis proyek yang sangat kuat untuk menjamin keberlangsungan operasional di masa depan. Manajemen terus fokus pada penyelesaian proyek tepat waktu guna menjaga kepercayaan pemangku kepentingan.
Transformasi Bisnis dan Kemandirian Teknologi
Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Holding DEFEND ID, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., mengungkapkan bahwa hasil ini merupakan fondasi vital bagi perusahaan. Menurutnya, capaian ini memperkokoh posisi Len sebagai pemain utama teknologi strategis nasional.
Ia menegaskan bahwa kesuksesan tahun 2025 adalah buah dari transformasi bisnis yang konsisten dan sinergi ekosistem industri pertahanan. Seluruh elemen perusahaan berkomitmen penuh dalam mendorong kemandirian teknologi dalam negeri.
Kesehatan finansial perusahaan juga terlihat dari struktur aset dan ekuitas yang terus menguat. Berikut adalah ringkasan pertumbuhan fundamental keuangan DEFEND ID :
| Indikator Keuangan | Nilai Tahun 2025 | Pertumbuhan vs 2024 |
|---|---|---|
| Total Aset | Rp66,05 Triliun | Meningkat 18,3% |
| Total Ekuitas | Rp15,23 Triliun | Meningkat 8,2% |
| Peringkat Kesehatan | Kategori BBB+ | Kondisi Sehat & Stabil |
Peningkatan aset dan ekuitas tersebut menunjukkan penguatan kapasitas usaha holding dalam membiayai ekspansi dan operasionalnya. Peringkat BBB+ juga menandakan bahwa perusahaan memiliki prospek bisnis yang cerah serta berkelanjutan.
Kekuatan Sumber Daya Manusia
Keberhasilan DEFEND ID tidak lepas dari peran 11.022 karyawan yang mendukung operasional perusahaan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 60 persen personel fokus pada bidang produksi dan teknik (engineering).
Komposisi SDM yang didominasi tenaga ahli ini mencerminkan kapabilitas manufaktur yang tangguh. Hal ini menjadi modal utama dalam penguasaan teknologi yang menjadi dasar pengembangan industri pertahanan di Indonesia.