Jerome Powell Muncul Usai Lengser, Beri Peringatan Mengejutkan Soal Nasib The Fed 2026

Jerome Powell Muncul Usai Lengser, Beri Peringatan Mengejutkan Soal Nasib The Fed 2026
Foto: Jerome Powell Muncul Usai Lengser, Beri Peringatan Mengejutkan Soal Nasib The Fed 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Mantan Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, memberikan peringatan serius mengenai ancaman terhadap independensi lembaga-lembaga negara di Amerika Serikat. Pernyataan ini muncul hanya beberapa pekan setelah dirinya resmi menanggalkan jabatan sebagai pimpinan bank sentral paling berpengaruh di dunia tersebut.

Pesan tersebut disampaikan Powell saat menerima penghargaan bergengsi John F. Kennedy Profile in Courage di Boston pada Minggu (31/5/2026). Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa menjauhkan kebijakan moneter dari kepentingan politik adalah kunci utama menjaga kredibilitas ekonomi.

Independensi Bank Sentral di Tengah Tekanan Politik

Powell menegaskan bahwa perlindungan The Fed dari intervensi politik merupakan keputusan bijak yang telah diambil oleh Kongres. Menurutnya, hal ini sejalan dengan langkah yang dilakukan oleh hampir seluruh negara dengan ekonomi maju di dunia.

Ia memberikan pembelaan yang kuat terkait pentingnya menjaga stabilitas kepemimpinan di bank sentral tanpa adanya ancaman pencopotan jabatan. Powell memperingatkan bahwa mengganti pejabat hanya karena perbedaan visi kebijakan akan menciptakan preseden buruk bagi masa depan institusi tersebut.

Upaya campur tangan politik semacam itu diyakini dapat merusak kepercayaan masyarakat yang telah dibangun selama berpuluh-puluh tahun. Jika kepercayaan ini runtuh, kredibilitas The Fed dalam mengelola ekonomi nasional akan ikut terancam.

Ketegangan dengan Pemerintahan Donald Trump

Selama delapan tahun masa jabatannya, Powell memang dikenal sering berselisih paham dengan Presiden Donald Trump terkait arah kebijakan suku bunga. Hubungan yang dingin ini mencapai puncaknya saat Trump akhirnya menunjuk Kevin Warsh untuk menggantikan posisi Powell pada Mei 2026.

Meski tidak lagi menjabat sebagai ketua, Powell mengambil langkah tidak lazim dengan tetap bertahan sebagai anggota Dewan Gubernur hingga 2028. Keputusan ini secara otomatis menutup celah bagi pemerintah untuk menempatkan orang baru di posisi dewan dalam waktu dekat.

Di sisi lain, situasi internal The Fed juga tengah memanas karena upaya pemerintah mencopot Gubernur Lisa Cook. Saat ini, Cook masih bertahan di posisinya setelah mengajukan gugatan hukum dan mendapatkan izin dari pengadilan untuk tetap bertugas.

Fokus Perlindungan Institusi Negara

Berikut adalah beberapa poin penting terkait dukungan Powell terhadap lembaga-lembaga di Amerika Serikat:

  • Kemandirian Institusi: Menekankan perlunya melindungi universitas, lembaga penelitian, hingga sistem peradilan dari pengaruh politik praktis.
  • Integritas Nasional: Menjaga reputasi Amerika Serikat sebagai negara yang menjunjung tinggi integritas di mata dunia internasional.
  • Kepatuhan Konstitusi: Menegaskan bahwa setiap tindakan lembaga harus berlandaskan pada konstitusi dan prinsip kebebasan yang kuat.

Dukungan ini menunjukkan bahwa perhatian Powell tidak hanya tertuju pada sektor keuangan, tetapi juga pada stabilitas demokrasi secara menyeluruh. Ia percaya bahwa integritas institusi adalah fondasi utama bagi kemajuan sebuah negara besar.

Refleksi dan Pengakuan Atas Kebijakan Masa Lalu

Dalam kesempatan tersebut, Powell juga bersikap rendah hati dengan mengakui bahwa The Fed pernah melakukan kekeliruan dalam mengambil kebijakan. Salah satu yang ia soroti adalah keterlambatan bank sentral dalam merespons lonjakan inflasi setelah pandemi Covid-19.

Ia menyatakan bahwa para pejabat di bank sentral hanyalah manusia biasa yang bisa saja melakukan kesalahan dalam melakukan analisis. Namun, ia menjamin bahwa The Fed selalu siap melakukan koreksi dan mengubah arah kebijakan demi kepentingan publik.

Profil penerima penghargaan John F. Kennedy Profile in Courage dari masa ke masa:

Penerima Penghargaan Latar Belakang / Jabatan
Barack Obama Mantan Presiden Amerika Serikat
Volodymyr Zelenskyy Presiden Ukraina
Mike Pence Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat
Jerome Powell Mantan Ketua Federal Reserve

Penghargaan ini diberikan kepada individu yang menunjukkan keberanian besar dalam memegang teguh prinsip meskipun berada di bawah tekanan. Sejak tahun 1989, penghargaan ini telah menjadi simbol apresiasi bagi tokoh yang mengedepankan nurani di atas kepentingan politik pribadi.

Artikel terkait

Rekomendasi