IHSG Sepekan Ambruk 8,35%, Kapitalisasi Pasar Terkuras Jadi Rp10.635 Triliun di 2026

IHSG Sepekan Ambruk 8,35%, Kapitalisasi Pasar Terkuras Jadi Rp10.635 Triliun di 2026
Foto: IHSG Sepekan Ambruk 8,35%, Kapitalisasi Pasar Terkuras Jadi Rp10.635 Triliun di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rapor merah dalam kurun waktu sepekan terakhir pada periode 18 hingga 22 Mei 2026. Pergerakan indeks bursa domestik tersebut tercatat ambruk sebesar 8,35 persen.

Kondisi ini membuat IHSG harus parkir di level 6.162,045 pada penutupan pekan ini. Padahal, pada penutupan pekan sebelumnya, indeks masih berada di posisi yang cukup kuat yakni 6.723,320.

Penurunan Signifikan Kapitalisasi Pasar

Laju pelemahan ini tidak hanya menghantam indeks utama, tetapi juga menggerus nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tercatat terjadi penurunan tajam hingga 10,07 persen dalam satu pekan perdagangan.

Nilai kapitalisasi pasar BEI merosot menjadi Rp10.635 triliun dari angka sebelumnya yang mencapai Rp11.825 triliun. Penurunan ini setara dengan hilangnya nilai pasar sekitar Rp1,19 triliun jika dibandingkan dengan pekan lalu.

Rangkuman data pergerakan pasar saham selama sepekan terakhir:

  • IHSG Pekan Sebelumnya: Berada di level 6.723,320.
  • IHSG Pekan Ini: Ditutup melemah ke level 6.162,045.
  • Level Tertinggi Sepekan: Indeks sempat menyentuh angka 6.635.
  • Level Terendah Sepekan: Indeks sempat tertekan hingga posisi 5.966.
  • Volume Saham: Sebanyak 183 miliar lembar saham berpindah tangan.
  • Nilai Transaksi: Total perputaran dana mencapai Rp108,85 triliun.

Aksi jual oleh investor asing juga turut mewarnai sentimen negatif di pasar modal dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan hari terakhir saja, investor asing membukukan nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp309,52 miliar.

Secara kumulatif di sepanjang tahun 2026, tekanan jual dari investor mancanegara sudah sangat terasa. Hingga saat ini, total nilai jual bersih investor asing telah menembus angka Rp41,63 triliun.

Aktivitas Transaksi Harian Justru Meningkat

Menariknya, di tengah tren penurunan indeks, aktivitas perdagangan harian justru terpantau mengalami kenaikan tipis. Volume transaksi harian naik 2,53 persen menjadi 36,6 miliar lembar saham dari sebelumnya 35,76 miliar lembar.

Kenaikan ini juga dibarengi dengan lonjakan nilai transaksi harian yang mencapai Rp21,77 triliun. Angka tersebut tumbuh sekitar 15,68 persen dibandingkan rata-rata transaksi pekan lalu yang hanya sebesar Rp18,82 triliun.

Detail perbandingan aktivitas pasar antara pekan ini dan pekan sebelumnya:

Indikator Pasar Pekan Sebelumnya Pekan Ini Perubahan (%)
Kapitalisasi Pasar Rp11.825 Triliun Rp10.635 Triliun -10,07%
Rata-rata Volume Harian 35,76 Miliar Lembar 36,6 Miliar Lembar +2,53%
Rata-rata Nilai Transaksi Rp18,82 Triliun Rp21,77 Triliun +15,68%

Tabel di atas menunjukkan bahwa meskipun IHSG sedang dalam tren menurun, intensitas perdagangan di bursa justru semakin dinamis. Hal ini terlihat dari peningkatan volume serta nilai transaksi harian yang dilakukan oleh para pelaku pasar.

Meskipun ditutup pada level 6.162, IHSG sempat menunjukkan sedikit penguatan menjelang akhir pekan. Namun, upaya rebound tersebut belum cukup kuat untuk menutup kerugian besar yang terjadi sejak awal pekan.

Artikel terkait

Rekomendasi