Hasmoro Borong Lagi 1,03 Juta Saham Hermina (HEAL), Sinyal Investasi Aman 2026

Hasmoro Borong Lagi 1,03 Juta Saham Hermina (HEAL), Sinyal Investasi Aman 2026
Foto: Hasmoro Borong Lagi 1,03 Juta Saham Hermina (HEAL), Sinyal Investasi Aman 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Presiden Komisaris PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), Hasmoro, kembali memperkuat posisinya di perusahaan tersebut melalui aksi borong saham secara bertahap.

Langkah investasi ini dilakukan di tengah kondisi harga saham emiten pengelola rumah sakit tersebut yang sedang mengalami tren penurunan.

Detail Transaksi Pembelian Saham HEAL

Berdasarkan laporan resmi yang dikirimkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasmoro tercatat melakukan pembelian sebanyak 1,03 juta lembar saham HEAL.

Aksi belanja saham ini dilaksanakan dalam tiga sesi transaksi berbeda sepanjang akhir Mei 2026 dengan total nilai mencapai hampir Rp1 miliar.

Berikut adalah rincian transaksi pembelian saham yang dilakukan oleh Hasmoro:

Tanggal Transaksi Jumlah Saham Harga Per Lembar Total Nilai Transaksi
25 Mei 2026 179.700 lembar Rp975 Rp175,21 juta
26 Mei 2026 6.600 lembar Rp975 Rp6,44 juta
29 Mei 2026 852.100 lembar Rp945 Rp805,23 juta

Data di atas menunjukkan bahwa transaksi terbesar terjadi pada tanggal 29 Mei 2026, saat harga saham berada di level Rp945 per lembar.

Peningkatan Porsi Kepemilikan dan Status Pengendali

Melalui rangkaian transaksi tersebut, kepemilikan saham Hasmoro di RS Hermina kini meningkat menjadi 761,83 juta lembar atau setara dengan 4,9579%.

Sebelumnya, ia telah mengantongi kepemilikan sebesar 4,9511% dari total modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan.

Hasmoro menegaskan bahwa tujuan utama dari pembelian saham ini adalah murni untuk kepentingan investasi jangka panjang.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk tetap mempertahankan status sebagai salah satu pemegang saham pengendali di perusahaan pengelola RS Hermina tersebut.

Kondisi Pasar dan Valuasi Saham HEAL

Hingga sesi perdagangan awal Juni 2026 pukul 15.05 WIB, harga saham HEAL terpantau bergerak di kisaran Rp835 per lembar saham.

Secara kumulatif, nilai saham emiten ini telah mengalami koreksi yang cukup signifikan sebesar 39,27% jika dihitung sejak awal tahun ini.

Meski harganya menyusut, rasio harga terhadap laba atau Price to Earnings (P/E) Ratio HEAL saat ini tercatat sebesar 31,68 kali.

Angka ini tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata P/E Ratio emiten di sektor industri kesehatan yang biasanya berada di angka 17 kali.

Artikel terkait

Rekomendasi