Gubernur BI Tegaskan Rupiah Stabil di Tengah Desakan Mundur dan Kritik Tajam

Gubernur BI Tegaskan Rupiah Stabil di Tengah Desakan Mundur dan Kritik Tajam
Foto: Ilustrasi Gubernur BI Tegaskan Rupiah Stabil di Tengah Desakan Mundur dan Kritik Tajam.
Ukuran teks

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, baru-baru ini menghadapi kritik tajam dari anggota Komisi XI DPR RI. Hal ini dipicu oleh merosotnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang sempat menyentuh angka Rp17.600-an.

Kinerja Perry dalam menjaga stabilitas mata uang Garuda dipersoalkan hingga muncul desakan agar ia menanggalkan jabatannya. Namun, Perry memberikan pembelaan dengan menegaskan bahwa kondisi Rupiah saat ini sebenarnya masih berada dalam kategori stabil.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama bank sentral adalah menjaga stabilitas pergerakan mata uang, bukan berpatokan pada level kurs tertentu. Pengukuran stabilitas ini dilakukan melalui volatilitas atau fluktuasi naik-turunnya nilai tukar dalam periode waktu tertentu.

Pihak Bank Indonesia menggunakan pendekatan rata-rata pergerakan selama 20 hari untuk memantau apakah fluktuasi tersebut masih terkendali. "Fokus kita adalah stabilitas nilai tukar Rupiah, bukan pada level kursnya," ujar Perry dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.

Perry menjabarkan bahwa secara year to date, tingkat volatilitas Rupiah saat ini berada di posisi 5,4 persen. Angka ini diklaim masih relatif aman dan stabil jika disandingkan dengan negara-negara lain yang juga terdampak gejolak global.

Ia menekankan bahwa mandat undang-undang adalah menjaga stabilitas nilai tukar, sehingga ukuran keberhasilannya dilihat dari bagaimana pergerakan tersebut dikelola. Perry mengundang anggota dewan untuk berdiskusi lebih dalam mengenai cara mengukur stabilitas melalui pola fluktuasi, bukan sekadar angka absolut.

Penjelasan tersebut merupakan respons Perry terhadap anggota DPR yang meragukan klaim stabilitas dari Bank Indonesia. Para legislator menilai pelemahan Rupiah telah memicu kekhawatiran besar di pasar dan memperburuk persepsi publik terhadap ekonomi domestik.

Meski mendapatkan tekanan, Perry tetap optimistis bahwa nilai tukar Rupiah akan kembali menguat pada bulan Juli hingga Agustus mendatang. Ia berpendapat bahwa pelemahan yang terjadi antara April hingga Juni merupakan siklus musiman yang lumrah terjadi setiap tahun.

Gubernur BI tersebut yakin pergerakan Rupiah sepanjang tahun 2026 akan tetap selaras dengan asumsi yang telah disepakati pemerintah. Walaupun rata-rata kurs year to date saat ini ada di angka Rp16.900, ia melihat tekanan ini hanya bersifat sementara.

Rincian asumsi nilai tukar dalam APBN yang menjadi acuan Bank Indonesia:

  • Nilai fundamental rata-rata tahunan ditargetkan sebesar Rp16.500 per Dolar AS.
  • Batas bawah pergerakan kurs diproyeksikan berada di level Rp16.200 per Dolar AS.
  • Batas atas pergerakan kurs diproyeksikan berada di level Rp16.800 per Dolar AS.

Tabel berikut merangkum rentang proyeksi nilai tukar Rupiah yang menjadi acuan Bank Indonesia untuk tahun 2026.

Kategori Asumsi Nilai Kurs (Per Dolar AS)
Rata-rata Fundamental (Target) Rp16.500
Kisaran Batas Bawah Rp16.200
Kisaran Batas Atas Rp16.800
Realisasi Rata-rata Saat Ini (YTD) Rp16.900

Data di atas menunjukkan keyakinan BI bahwa nilai tukar akan kembali masuk ke zona target setelah melewati fase tekanan musiman. Perry menegaskan pengalaman historis menunjukkan penguatan biasanya terjadi di pertengahan semester kedua.

Desakan Mundur dari Anggota DPR

Situasi rapat memanas ketika Primus Yustisio, anggota Komisi XI dari Fraksi PAN, menyarankan agar Perry Warjiyo mengundurkan diri. Primus menganggap langkah mundur adalah tindakan yang ksatria dan terhormat bagi seorang pejabat tinggi negara.

Ia memberikan contoh negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan, di mana pejabatnya memilih mundur saat merasa kurang maksimal dalam bertugas. "Mengambil langkah gentleman bukan berarti sebuah penghinaan, Pak Perry," tegas Primus dalam forum tersebut.

Primus menilai ada keganjilan atau anomali dalam kondisi ekonomi Indonesia saat ini yang perlu segera diatasi. Di satu sisi pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen, namun di sisi lain Rupiah justru terpuruk hingga titik terendah.

Ia juga menyoroti bahwa pelemahan Rupiah tidak hanya terjadi terhadap Dolar AS saja, melainkan terhadap hampir semua mata uang utama dunia. Primus merasa kondisi ini sangat serius dan tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa yang akan selesai dengan sendirinya.

Berikut adalah daftar mata uang asing yang nilai tukarnya menguat terhadap Rupiah menurut sorotan DPR:

  • Dolar Singapura dan Dolar Australia.
  • Ringgit Malaysia dan Dolar Hong Kong.
  • Mata uang Euro dan Rial.

Pernyataan ini menegaskan kekhawatiran bahwa Rupiah sedang kehilangan daya saing secara luas di pasar valuta asing global. Primus bahkan membandingkan kurs Euro yang dulu di angka Rp7.000, kini sudah menembus hampir Rp20.000.

Tanggapan Singkat Perry Warjiyo

Setelah dicecar di parlemen, Perry sempat memberikan tanggapan singkat saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta. Ketika ditanya mengenai saran untuk mengundurkan diri, ia hanya menjawab singkat mengenai keyakinannya terhadap ekonomi.

"Yakin stabil," ujar Perry kepada awak media setelah menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia tampak enggan memberikan komentar panjang mengenai desakan mundur yang dilontarkan oleh Primus Yustisio.

Wartawan juga sempat mempertanyakan apakah rapat dengan Presiden dan menteri ekonomi membahas secara khusus tentang anjloknya nilai kurs. Namun, Perry memilih untuk tidak membeberkan isi pertemuan tertutup tersebut secara mendalam kepada publik.

Sambil berjalan menuju kendaraan dinasnya, Perry hanya berulang kali mengucapkan terima kasih kepada para jurnalis yang menunggunya. Ia terus menegaskan keyakinannya bahwa kondisi mata uang tetap terkendali sebelum akhirnya meninggalkan area Istana.

Artikel terkait

Rekomendasi