Emiten Grup Sinar Mas GEMS Tebar Dividen Rp1,93 Triliun, Cek Jadwal Terbaru!

Emiten Grup Sinar Mas GEMS Tebar Dividen Rp1,93 Triliun, Cek Jadwal Terbaru!
Foto: Emiten Grup Sinar Mas GEMS Tebar Dividen Rp1,93 Triliun, Cek Jadwal Terbaru!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), bagian dari Grup Sinarmas, akan membagikan dividen senilai Rp1,93 triliun kepada para pemegang sahamnya. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 11 Juni 2026.

Dividen yang akan dibagikan ini sebesar US$80 juta, setara dengan Rp1,39 triliun dengan nilai tukar Rp17.496 per dolar AS. Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah pada 29 Mei 2026, sementara tanggal ex dividen adalah 2 Juni 2026 untuk kedua pasar tersebut.

Untuk pasar tunai, tanggal cum dividen adalah 3 Juni 2026, diikuti oleh tanggal ex dividen pada 4 Juni 2026. Pemegang saham yang terdaftar pada 3 Juni 2026 berhak menerima dividen final ini.

Corporate Secretary GEMS, Sudin SH, menjelaskan bahwa dividen final ini berasal dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang memutuskan pembagian US$180 juta dividen untuk tahun buku 2025. Sebesar US$100 juta telah dibagikan sebagai dividen interim pada Juni 2025.

Sudin menambahkan bahwa sisa dividen sebesar US$80 juta akan dibagikan dengan nilai US$0,0136 per saham, atau setara Rp237,95 per saham. Kurs yang digunakan dalam pembagian ini adalah kurs tengah Bank Indonesia tanggal 18 Mei 2026.

Selanjutnya, sesuai dengan persentase kepemilikan, dividen final ini akan diberikan kepada pemegang saham. Laba bersih yang tersisa setelah dikurangi dana cadangan sebesar US$77,23 juta akan dijadikan saldo laba ditahan.

Laporan keuangan GEMS menunjukkan penurunan pendapatan usaha menjadi US$2,41 miliar, turun 10,77% dari tahun sebelumnya yang mencapai US$2,7 miliar pada 2024. Pendapatan ini dihasilkan dari penjualan luar negeri sebesar US$855,2 juta, lebih rendah dari sebelumnya, dan penjualan dalam negeri yang meningkat menjadi US$1,55 miliar dari US$931,13 juta tahun sebelumnya.

Pendapatan dari pihak ketiga mencapai US$2,38 miliar, sedangkan dari pihak berelasi sebesar US$33,9 juta. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan 43,39%, menjadi US$268,23 juta dari sebelumnya US$473,8 juta.

Artikel terkait

Rekomendasi