Perusahaan pemasaran properti Linktown secara resmi memperluas jangkauan bisnisnya dengan membuka kantor cabang baru di Semarang, Jawa Tengah. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat penetrasi pasar di wilayah Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) yang terus berkembang pesat.
Peresmian kantor cabang yang berlokasi di ibu kota Jawa Tengah ini berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026. Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan pusat, termasuk Co-Founder Linktown, Abel Andy Kurniajaya dan Deryan Nataniel.
Hadir pula VP Linktown Solution, Jonathan Wijaya, bersama Head of Region 7 Semarang, Marlina Hadi. Jajaran manajemen ini didampingi oleh Regional Business Manager Linktown Solutions, Mega Siskawangi, saat meresmikan operasional kantor baru tersebut.
Cabang Semarang ini menjadi kantor kedelapan milik Linktown di seluruh Indonesia sekaligus titik pertama mereka di Jawa Tengah. Sebelumnya, perusahaan telah mengoperasikan kantor di lokasi strategis seperti Bekasi, BSD, Kota Wisata, Surabaya, By Walk, Bandung, dan Bali.
Potensi Pasar Properti di Jawa Tengah
Abel Andy Kurniajaya menjelaskan bahwa ekspansi ini dipicu oleh tingginya permintaan hunian di wilayah Semarang, Solo, hingga Yogyakarta. Pertumbuhan minat masyarakat terhadap aset properti di kawasan tersebut dinilai sangat menjanjikan bagi industri.
Selain faktor permintaan, Linktown juga melihat semakin banyak pengembang lokal yang memilih bekerja sama secara eksklusif dengan mereka. Dukungan dari para mitra pengembang inilah yang memberikan kepercayaan diri bagi perusahaan untuk merambah wilayah Jawa Tengah.
Semarang dianggap sebagai kota dengan kemajuan ekonomi yang signifikan dan didukung oleh fasilitas publik yang mumpuni. Kehadiran pelabuhan, bandara internasional, hingga akses jalan tol yang terintegrasi di Pulau Jawa menjadi nilai tambah bagi pertumbuhan bisnis properti.
Faktor utama yang mendorong pembukaan cabang di Semarang antara lain:
- Pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa Tengah yang terus menunjukkan tren positif setiap tahunnya.
- Dukungan infrastruktur transportasi yang lengkap untuk memudahkan mobilitas dan distribusi logistik.
- Meningkatnya kepercayaan para pengembang properti lokal untuk menjalin kemitraan eksklusif.
- Tingginya angka kebutuhan hunian berkualitas di kawasan strategis seperti Jogja, Solo, dan Semarang.
Faktor-faktor pendukung tersebut diyakini akan mempercepat pertumbuhan transaksi properti di wilayah sekitar. Dengan kehadiran fisik kantor di Semarang, perusahaan berharap bisa melayani klien dan mitra pengembang dengan lebih optimal.
Target Penjualan dan Strategi Bisnis
Melalui kehadiran cabang baru ini, Linktown memasang target yang cukup ambisius untuk pasar Jawa Tengah. Perusahaan menargetkan angka penjualan properti mencapai Rp500 miliar setiap tahunnya dari wilayah tersebut.
Target ini sejalan dengan pencapaian gemilang perusahaan di level nasional yang terus mencatatkan performa solid. Sebelumnya, Linktown berhasil mengantongi total penjualan sebesar Rp2,7 triliun serta meraih berbagai penghargaan bergengsi di industri properti.
Berikut adalah ringkasan profil operasional kantor cabang Linktown di Indonesia:
| Kategori Informasi | Detail Operasional |
|---|---|
| Jumlah Cabang Nasional | 8 Kantor Cabang |
| Lokasi Terbaru | Semarang, Jawa Tengah |
| Target Penjualan Jateng | Rp500 Miliar per Tahun |
| Cakupan Wilayah Utama | Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) |
Data tersebut menggambarkan posisi Linktown yang semakin kokoh sebagai salah satu pemain utama dalam jasa pemasaran properti nasional. Ekspansi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan omzet perusahaan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi sektor real estat di Jawa Tengah.
Ke depannya, Linktown berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pemasaran yang efektif bagi para pengembang. Keberadaan kantor cabang Semarang menjadi pintu masuk utama bagi perusahaan untuk menguasai pasar properti di tengah Pulau Jawa.