Dolar AS Tembus Rp17.500, Prabowo Minta Publik Tenang Selama Purbaya Masih Senyum

Dolar AS Tembus Rp17.500, Prabowo Minta Publik Tenang Selama Purbaya Masih Senyum
Foto: Ilustrasi Dolar AS Tembus Rp17.500, Prabowo Minta Publik Tenang Selama Purbaya Masih Senyum.
Ukuran teks

Presiden Prabowo Subianto menanggapi dengan santai tren pelemahan nilai tukar rupiah yang kini telah melampaui angka Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Beliau meyakini bahwa kondisi ekonomi nasional masih dalam kategori aman selama indikator internal menunjukkan stabilitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.062 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Nganjuk. Dalam kesempatan itu, ia memberikan pesan menenangkan kepada masyarakat agar tidak terlalu mencemaskan fluktuasi mata uang asing tersebut.

Indikator Ketenangan Presiden

Prabowo menjadikan ekspresi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai tolok ukur kondisi ekonomi saat ini. Menurutnya, selama sang bendahara negara masih menunjukkan sikap tenang, maka situasi dipastikan masih terkendali.

"Selama Purbaya bisa senyum, tenang saja, tidak usah khawatir. Mau dolar berapa pun nilainya, masyarakat di desa-desa kan tidak menggunakan dolar dalam keseharian," ujar Prabowo sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden berpendapat bahwa dampak dari lonjakan nilai tukar dolar AS lebih banyak dirasakan oleh kelompok masyarakat tertentu. Terutama mereka yang sering melakukan transaksi internasional atau memiliki mobilitas tinggi ke luar negeri.

Beberapa tokoh dan pejabat yang turut menjadi sorotan Presiden terkait fenomena ini antara lain:

Daftar tokoh yang sempat disinggung Presiden Prabowo dalam sambutannya:

  • Titiek Soeharto: Disebut sebagai salah satu pihak yang mungkin merasa pusing dengan kenaikan kurs karena faktor mobilitas internasional.
  • Sakti Wahyu Trenggono: Menteri Kelautan dan Perikanan yang sempat ditanya mengenai frekuensi perjalanan luar negerinya.
  • Rosan Roeslani: Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara yang juga memiliki latar belakang pengusaha besar.
  • Anindya Bakrie: Ketua Umum Kadin Indonesia yang dinilai sebagai representasi pengusaha yang terdampak langsung oleh kurs dolar.

Penyebutan nama-nama tersebut dilakukan dengan gaya santai khas Prabowo untuk menunjukkan bahwa sektor usaha memang lebih terdampak dibandingkan masyarakat pedesaan. Meski begitu, ia tetap menekankan pentingnya kewaspadaan bagi para pemangku kebijakan.

Keyakinan pada Kekuatan Ekonomi Domestik

Prabowo menegaskan bahwa struktur ekonomi Indonesia saat ini memiliki daya tahan yang cukup kuat untuk menghadapi ketidakpastian global. Ia mengimbau agar seluruh pihak tetap percaya pada kemampuan bangsa sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi.

"Orang mau bicara apa saja, Indonesia tetap kuat. Kita harus percaya pada kekuatan rakyat dan pemimpin harus bekerja sepenuh hati untuk kepentingan rakyat," tegasnya di hadapan para hadirin.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran menteri dan birokrat, tanpa memandang latar belakang partai, untuk bersinergi menjaga stabilitas ekonomi. Bagi Presiden, profesionalisme dan jiwa patriotisme adalah kunci utama dalam mengelola negara saat situasi sulit.

Sebagai informasi tambahan mengenai kondisi nilai tukar saat ini, berikut adalah ringkasan perbandingan data kurs terkini dengan target pemerintah:

Ringkasan pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS:

Indikator Kurs Nilai Nominal
Posisi Kurs Saat Ini Rp17.596 per Dolar AS
Target Asumsi Makro APBN 2026 Rp16.500 per Dolar AS
Selisih dari Target Rp1.096

Data di atas memperlihatkan bahwa posisi rupiah saat ini sudah cukup jauh menyimpang dari proyeksi awal dalam APBN 2026. Pelemahan ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah dalam menjaga keseimbangan fiskal dan daya beli masyarakat dalam jangka panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi