Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya Pastikan Kondisi Aman

Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya Pastikan Kondisi Aman
Foto: Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya Pastikan Kondisi Aman. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
<a href="/tag/defisit-apbn">Defisit APBN</a> Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman

Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Mei 2026 telah mencatat defisit sebesar Rp180,4 triliun. Angka ini disampaikan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, pada 31 Mei 2026 dan menunjukkan defisit setara 0,70% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Purbaya menjelaskan bahwa kinerja keuangan negara dalam lima bulan pertama tahun ini tetap menunjukkan tren positif. Ia meyakinkan bahwa kondisi ini masih berada dalam koridor yang sangat aman.

Baca Juga: Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun

Purbaya menyatakan, "Penting untuk melihat surplus yang ada. Sampai dengan Mei, defisitnya 0,7 persen. Dengan memakai metode sederhana, yaitu mengalikan 12 per 7 kali 0,7, kita dapat estimasi defisit akhir tahun sekitar 1,8%. Dari situ, APBN kita masih sangat aman."

Menkeu juga menambahkan bahwa jika defisit selama lima bulan ini disetahunkan dengan kalkulasi linier kasar, maka diperkirakan total defisit hingga akhir tahun hanya akan mencapai sekitar 1,8% terhadap PDB. Angka ini jauh di bawah batas aman yang ditentukan undang-undang.

Kondisi positif lainnya muncul dari Keseimbangan Primer yang mencatatkan surplus Rp58,6 triliun. Surplus ini berlawanan dengan proyeksi defisit Rp89,7 triliun dari target awal APBN.

Situasi ini menggambarkan bahwa arah fiskal Indonesia semakin kuat jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Purbaya menyatakan, "Yang paling penting adalah surplus keseimbangan primer sebesar Rp58,6 triliun yang sudah positif lagi. ini menunjukkan bahwa anggaran kita lebih berkesinambungan dibanding bulan-bulan sebelumnya."

Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data

Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi

Artikel terkait

Rekomendasi