Kondisi cuaca di kota suci Makkah, Arab Saudi, pada hari Minggu (31/5/2026) diperkirakan akan sangat menyengat dengan suhu mencapai 40 derajat Celsius. Fenomena suhu tinggi ini terjadi bertepatan dengan momen para jemaah haji yang telah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji.
Saat ini, sebagian besar jemaah sedang melaksanakan tawaf ifadah dan mulai bersiap untuk proses pemulangan ke tanah air. Di tengah aktivitas fisik yang cukup berat tersebut, suhu ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi kesehatan para tamu Allah.
Berdasarkan laporan Early Warning System (EWS) dari Kementerian Haji dan Umrah yang merujuk pada data AccuWeather, suhu udara di Makkah pada pagi hari waktu setempat tercatat di angka 28°C. Namun, suhu udara ini akan terus merangkak naik secara signifikan hingga menyentuh angka 40°C pada siang hari.
Memasuki waktu sore, cuaca panas mulai sedikit mereda ke kisaran 37°C dan akan terus turun hingga sekitar 33°C pada malam hari. Meskipun suhu menurun saat malam, jemaah tetap diminta waspada karena perubahan suhu yang cukup kontras antara siang dan malam.
Selain faktor suhu yang tinggi, tingkat kelembaban udara rata-rata di Makkah terpantau rendah, yakni berada di sekitar 29 persen. Hal ini menandakan bahwa kondisi udara di wilayah tersebut cenderung sangat kering dan bisa berdampak buruk jika tidak diantisipasi.
Kelembaban yang rendah semacam ini diketahui dapat meningkatkan risiko dehidrasi bagi jemaah haji yang sedang beraktivitas. Oleh karena itu, para jemaah sangat disarankan untuk selalu mempersiapkan diri dengan menjaga asupan cairan tubuh secara konsisten.
Kecepatan angin di kota Makkah saat ini dilaporkan relatif ringan, yakni berada pada angka rata-rata 14 kilometer per jam. Sayangnya, embusan angin yang tenang ini tidak terlalu membantu dalam menurunkan suhu panas yang terasa di permukaan tanah.
Data lain dari National Center for Meteorology (NCM) Arab Saudi bahkan menunjukkan prakiraan yang sedikit lebih tinggi. Lembaga meteorologi setempat menyebutkan bahwa suhu di Makkah hari ini berpotensi menembus 41°C dengan titik terendah tetap di angka 29°C.
Rincian Prakiraan Cuaca Makkah Hari Ini
Berikut adalah estimasi suhu udara di kota Makkah sepanjang hari ini untuk menjadi panduan bagi para jemaah:
- Pagi hari: Suhu berkisar di angka 28°C.
- Siang hari: Suhu melonjak tajam hingga mencapai 40°C.
- Sore hari: Suhu mulai menurun ke level 37°C.
- Malam hari: Suhu udara berada di sekitar 33°C.
- Kelembaban: Rata-rata berada di level 29%.
- Kecepatan Angin: Bergerak ringan sekitar 14 kilometer per jam.
Informasi cuaca di atas menunjukkan betapa pentingnya bagi jemaah untuk mengatur waktu aktivitas luar ruangan guna menghindari paparan panas ekstrem secara langsung.
Untuk prakiraan cuaca besok, Senin (1/6/2026), suhu udara di Makkah diprediksi masih akan bertahan di rentang yang hampir sama, yaitu antara 29°C hingga 40°C. Meski demikian, tren suhu di Makkah sebenarnya menunjukkan sedikit penurunan jika dibandingkan saat puncak haji beberapa waktu lalu.
Pada periode puncak haji sebelumnya, suhu udara di Makkah sempat melonjak ekstrem hingga mencapai angka 43°C. Meskipun ada sedikit penurunan, kondisi panas kering ini diperkirakan tetap bertahan selama beberapa hari ke depan, sehingga jemaah tidak boleh lengah.
Panduan Keselamatan bagi Jemaah Haji Indonesia
Pemerintah melalui Kementerian Haji terus memberikan peringatan kepada jemaah haji Indonesia agar tetap waspada menghadapi cuaca yang tidak bersahabat ini. Prioritas utama ditujukan bagi keselamatan fisik jemaah agar tetap bugar hingga waktu kepulangan tiba.
Untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas, para jemaah diimbau mengikuti panduan keselamatan berikut ini:
- Jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah dengan kondisi penyakit penyerta (komorbid) disarankan untuk melaksanakan ibadah salat di hotel saja.
- Hindari aktivitas yang tidak mendesak di luar gedung untuk menjaga stamina dan menghindari paparan matahari langsung.
- Selalu kenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti masker, kacamata hitam, topi, hingga payung saat harus keluar rumah atau tenda.
- Pastikan selalu menggunakan alas kaki yang nyaman agar telapak kaki tidak mengalami luka akibat panasnya aspal atau lantai.
- Lakukan hidrasi tubuh secara rutin dengan meminum air putih, air zamzam, atau air yang dicampur oralit untuk menjaga keseimbangan elektrolit.
- Targetkan minum minimal 200 mililiter air setiap jam tanpa perlu menunggu rasa haus datang terlebih dahulu.
- Semprotkan air secara berkala ke area wajah dan bagian tubuh lainnya yang terpapar sinar matahari guna menurunkan suhu kulit secara instan.
Langkah-langkah preventif ini sangat krusial mengingat kondisi fisik yang lelah setelah melalui rangkaian Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Jemaah diminta untuk tidak memaksakan diri melakukan kegiatan tambahan seperti city tour jika merasa kondisi kesehatan tidak memungkinkan.
Bagi jemaah yang memerlukan bantuan medis atau informasi lebih lanjut terkait kondisi cuaca, mereka dapat menghubungi petugas kesehatan yang siaga di tiap sektor. Menjaga kesehatan diri sendiri adalah bagian dari ikhtiar untuk meraih haji mabrur yang sempurna.
Sebagai informasi tambahan, suhu panas yang kering ini memang menjadi ciri khas iklim di wilayah Arab Saudi pada musim haji tahun ini. Dengan persiapan yang matang dan disiplin dalam mematuhi imbauan petugas, diharapkan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga menyatakan akan terus mengevaluasi layanan haji, termasuk dalam hal mitigasi risiko cuaca panas untuk pelaksanaan haji tahun-tahun mendatang. Evaluasi ini dilakukan demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah dari seluruh penjuru dunia.
Ringkasan Perbandingan Suhu Makkah:
| Waktu Pengamatan | Suhu Rata-Rata (°C) | Kondisi Udara |
|---|---|---|
| Puncak Haji (Lalu) | 43°C | Sangat Panas Ekstrem |
| Minggu (31/5) | 40°C | Panas Kering |
| Senin (1/6) | 40°C | Panas Kering |
Data tabel di atas memperlihatkan bahwa meskipun suhu telah mengalami sedikit penurunan dari angka 43 derajat, posisi 40 derajat tetap termasuk dalam kategori cuaca yang perlu diwaspadai oleh jemaah asal Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis lembab.