Gelaran akbar Piala Dunia 2026 kini tinggal menghitung hari menuju sepak mula perdananya. Menjelang turnamen bergengsi tersebut, pakar taktik ternama Fabio Capello mulai memberikan prediksinya mengenai negara yang berpeluang besar mengangkat trofi.
Mantan pelatih kawakan asal Italia tersebut secara terang-terangan menjagokan Timnas Brasil untuk keluar sebagai juara. Capello percaya bahwa tim berjuluk Selecao itu memiliki modal yang kuat untuk kembali mendominasi panggung sepak bola dunia.
Alasan Capello Menjagokan Timnas Brasil
Keyakinan Capello terhadap Brasil tidak lepas dari sosok juru taktik yang kini menangani tim tersebut, yakni Carlo Ancelotti. Ancelotti sendiri merupakan kolega sesama pelatih asal Italia yang memiliki reputasi mentereng di level klub maupun internasional.
Keputusan Capello mendukung Brasil terbilang menarik, mengingat negara asalnya, Italia, harus absen di tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut. Namun, kehadiran Ancelotti di kursi pelatih Brasil menjadi alasan utama dukungan tersebut diberikan.
Capello memuji Ancelotti sebagai sosok pelatih luar biasa yang memiliki kemampuan adaptasi sangat tinggi di berbagai lingkungan kerja. Menurutnya, menangani tim di Brasil bukanlah perkara mudah, namun Ancelotti dianggap mampu mengatasi tantangan tersebut dengan cepat.
Berikut adalah beberapa poin penting yang menjadi alasan Fabio Capello memberikan dukungannya kepada Brasil:
- Faktor Carlo Ancelotti sebagai pelatih jenius yang piawai dalam menyesuaikan strategi dengan budaya sepak bola lokal.
- Kemampuan Ancelotti dalam mengelola tekanan besar yang selalu menyertai Timnas Brasil di setiap turnamen.
- Kualitas individu pemain Brasil yang dinilai sangat cocok dengan sistem permainan modern yang fleksibel.
- Ambisi besar Tim Samba untuk mengakhiri puasa gelar juara dunia mereka selama lebih dari dua dekade.
Pernyataan Capello tersebut menggarisbawahi bahwa perpaduan talenta alami pemain Brasil dengan disiplin taktik ala pelatih Italia akan menjadi kombinasi yang mematikan.
Prancis dan Spanyol Jadi Pesaing Terberat
Meski menjagokan Brasil, Capello tidak menutup mata terhadap kekuatan tim-tim besar lainnya, terutama dari daratan Eropa. Ia menyebut Timnas Prancis dan Spanyol sebagai kandidat kuat yang bisa menggagalkan ambisi Brasil di edisi kali ini.
Pria yang kini menginjak usia 79 tahun itu berpendapat bahwa Prancis dan Spanyol memiliki kedalaman skuad yang sangat merata. Kualitas individu pemain yang mereka miliki dianggap mampu mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap melalui aksi-aksi brilian.
Capello juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca panas di Amerika Utara akan menjadi tantangan fisik yang sangat berat bagi setiap kontestan. Dalam situasi ekstrem seperti itu, kualitas teknis dan ketenangan pemain akan menjadi faktor pembeda yang sangat krusial.
Piala Dunia 2026 sendiri akan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung di Meksiko pada Jumat dini hari WIB, 12 Juni 2026.
Jadwal Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026
Berikut adalah rangkuman jadwal lengkap pertandingan babak penyisihan grup yang patut Anda nantikan:
| Tanggal | Grup | Pertandingan | Waktu (WIB) |
|---|---|---|---|
| 12 Juni 2026 | Grup A | Meksiko vs Afrika Selatan | 02:00 |
| 12 Juni 2026 | Grup A | Korea Selatan vs Republik Ceko | 09:00 |
| 13 Juni 2026 | Grup B | Kanada vs Bosnia & Herzegovina | 02:00 |
| 13 Juni 2026 | Grup D | Amerika Serikat vs Paraguay | 08:00 |
| 14 Juni 2026 | Grup B | Qatar vs Swiss | 02:00 |
| 14 Juni 2026 | Grup C | Brasil vs Maroko | 05:00 |
| 14 Juni 2026 | Grup C | Haiti vs Skotlandia | 08:00 |
| 14 Juni 2026 | Grup D | Australia vs Turki | 11:00 |
| 15 Juni 2026 | Grup E | Jerman vs Curacao | 00:00 |
| 15 Juni 2026 | Grup F | Belanda vs Jepang | 03:00 |
| 15 Juni 2026 | Grup E | Pantai Gading vs Ekuador | 06:00 |
| 15 Juni 2026 | Grup F | Swedia vs Tunisia | 09:00 |
| 15 Juni 2026 | Grup H | Spanyol vs Tanjung Verde | 23:00 |
| 16 Juni 2026 | Grup G | Belgia vs Mesir | 02:00 |
| 16 Juni 2026 | Grup H | Arab Saudi vs Uruguay | 05:00 |
| 16 Juni 2026 | Grup G | Iran vs Selandia Baru | 08:00 |
| 17 Juni 2026 | Grup I | Prancis vs Senegal | 02:00 |
| 17 Juni 2026 | Grup I | Irak vs Norwegia | 05:00 |
| 17 Juni 2026 | Grup J | Argentina vs Aljazair | 08:00 |
| 17 Juni 2026 | Grup J | Austria vs Yordania | 11:00 |
| 18 Juni 2026 | Grup K | Portugal vs RD Kongo | 00:00 |
| 18 Juni 2026 | Grup L | Inggris vs Kroasia | 03:00 |
| 18 Juni 2026 | Grup L | Ghana vs Panama | 06:00 |
| 18 Juni 2026 | Grup K | Uzbekistan vs Kolombia | 09:00 |
Jadwal di atas menunjukkan padatnya kompetisi sejak hari pertama, di mana tim-tim unggulan seperti Brasil, Argentina, dan Spanyol akan segera memulai perjuangan mereka.
Brasil sendiri akan memulai kampanye mereka melawan Maroko pada 14 Juni, disusul laga melawan Haiti pada 20 Juni, dan mengakhiri fase grup kontra Skotlandia pada 25 Juni. Ketiga pertandingan ini akan menjadi ujian awal bagi skuat asuhan Carlo Ancelotti tersebut.
Peta Kekuatan Grup Utama (Grup A - D)
Berdasarkan data klasemen awal, berikut adalah komposisi tim pada empat grup pertama turnamen:
| Grup | Tim Kontestan |
|---|---|
| Grup A | Meksiko, Republik Ceko, Afrika Selatan, Korea Selatan |
| Grup B | Kanada, Bosnia & Herzegovina, Qatar, Swiss |
| Grup C | Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia |
| Grup D | Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia |
Daftar grup tersebut memperlihatkan persaingan yang cukup kompetitif di setiap lini, di mana tim tuan rumah seperti Meksiko dan Amerika Serikat akan berusaha memanfaatkan dukungan publik sendiri.
Melihat komposisi ini, Brasil difavoritkan untuk melaju mulus dari Grup C, sementara persaingan ketat diprediksi terjadi di Grup A dan Grup D yang dihuni oleh tim-tim dengan kekuatan merata.
Dukungan Fabio Capello kepada Brasil seolah memberikan sinyal bahwa dunia sepak bola sangat menantikan kejutan dari kolaborasi Ancelotti dan Tim Samba. Apakah prediksi sang maestro Italia ini akan menjadi kenyataan di partai final nanti?