Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola internasional setelah mantan penyerang Liverpool, Divock Origi, resmi mengumumkan gantung sepatu. Keputusan untuk pensiun ini diambil Origi saat usianya masih tergolong produktif bagi seorang pesepak bola profesional.
Melalui unggahan di media sosial pada Senin (8/6/2026) malam WIB, Origi membagikan momen emosional saat dirinya mengangkat trofi Liga Champions. Ia menyatakan bahwa seluruh impian masa kecilnya di dunia sepak bola kini telah tercapai sepenuhnya.
Pemain asal Belgia ini merasa bersyukur karena telah mendapat kesempatan bermain di panggung tertinggi dan memenangkan berbagai gelar bergengsi. Menurutnya, misi sebagai pemain profesional sudah selesai dan kini ia siap menyambut babak baru dalam hidupnya.
Perjalanan Karier dan Prestasi Divock Origi
Divock Origi mengakhiri perjalanan kariernya di usia 31 tahun, sebuah umur yang biasanya masih menjadi masa emas bagi banyak pemain. Karier profesionalnya dimulai di klub Prancis, Lille, pada tahun 2012 sebelum akhirnya dipinang oleh Liverpool dua tahun kemudian.
Selama berseragam The Reds, Origi dikenal sebagai pemain yang kerap mencetak gol krusial di momen-momen penting. Salah satu kontribusi paling ikoniknya adalah gol ke gawang Tottenham Hotspur yang mengunci kemenangan Liverpool di final Liga Champions 2019.
Berikut adalah ringkasan perjalanan karier dan pencapaian Origi selama berkarier di lapangan hijau:
- Memulai karier profesional bersama Lille pada 2012 sebelum pindah ke Premier League.
- Mencatatkan 175 penampilan dan mengoleksi 41 gol selama membela Liverpool.
- Berhasil memenangkan total 6 gelar juara utama, termasuk trofi Premier League dan Liga Champions.
- Menjadi bagian penting dari skuat Timnas Belgia di berbagai kompetisi internasional.
- Sempat menjajal kompetisi Serie A bersama AC Milan dan kembali ke Inggris bersama Nottingham Forest.
Daftar prestasi tersebut menegaskan status Origi sebagai salah satu pemain yang sukses meraih segalanya di level klub. Meski sering turun sebagai pemain pelapis, pengaruhnya dalam pertandingan besar selalu diingat oleh para penggemar.
Masa Sulit di Italia dan Keputusan Gantung Sepatu
Setelah meninggalkan Anfield pada tahun 2022, perjalanan karier Origi mulai mengalami penurunan saat bergabung dengan AC Milan. Penampilannya bersama raksasa Italia tersebut dinilai kurang maksimal hingga ia sempat dipinjamkan ke Nottingham Forest pada 2023.
Kebersamaan Origi dengan AC Milan akhirnya benar-benar berakhir pada tahun 2025 setelah kontraknya resmi diputus. Sejak saat itu, ia kesulitan mendapatkan pelabuhan baru untuk melanjutkan kariernya di sepak bola level atas.
Berikut adalah rangkuman perjalanan klub yang pernah dibela oleh Divock Origi:
| Periode | Klub | Status/Catatan |
|---|---|---|
| 2012–2014 | Lille | Klub Profesional Pertama |
| 2014–2022 | Liverpool | Masa Keemasan (6 Trofi) |
| 2022–2025 | AC Milan | Putus Kontrak pada 2025 |
| 2023–2024 | Nottingham Forest | Pemain Pinjaman |
Data di atas memperlihatkan dinamika karier Origi yang sempat mencapai puncak di Inggris sebelum akhirnya meredup di Italia. Tanpa adanya klub baru hingga pertengahan 2026, ia akhirnya memantapkan hati untuk menyudahi perjalanannya sebagai atlet.
Keputusan pensiun ini menjadi penanda berakhirnya era salah satu sosok "pahlawan tak terduga" bagi publik Anfield. Meski kini tidak lagi merumput, nama Divock Origi akan tetap tercatat dalam sejarah kesuksesan modern Liverpool.