Kompetisi Piala AFF U-19 2026 kini telah memasuki fase krusial di mana sejumlah tim terpaksa mengakhiri perjalanannya lebih awal. Berdasarkan hasil pertandingan terbaru, daftar negara yang harus angkat kaki dari turnamen ini terus bertambah.
Timnas Malaysia U-19 menjadi nama terbaru yang dipastikan tersingkir dari persaingan memperebutkan gelar juara. Skuad Harimau Muda gagal melangkah ke babak semifinal setelah menelan kekalahan tipis dalam laga penentuan mereka.
Kegagalan Malaysia di Fase Grup
Kepastian tersingkirnya Malaysia muncul setelah mereka takluk 2-3 saat menghadapi Thailand pada pertandingan terakhir babak penyisihan. Hasil ini membuat Malaysia hanya mampu mengakhiri persaingan sebagai runner-up Grup B di bawah Thailand.
Posisi tersebut sebenarnya masih memberi harapan melalui jalur runner-up terbaik, namun koleksi poin Malaysia tidak cukup bersaing. Malaysia menempati posisi terbawah dalam klasemen khusus runner-up jika dibandingkan dengan Vietnam dan Kamboja.
Ketiga negara tersebut memang mengoleksi poin yang sama, yaitu tiga angka, namun Malaysia kalah dalam urusan produktivitas selisih gol. Vietnam memimpin klasemen runner-up dengan selisih gol plus empat, diikuti Kamboja dengan selisih gol plus tiga.
Sementara itu, Malaysia harus puas di posisi juru kunci klasemen runner-up karena hanya memiliki selisih gol plus dua. Meski mencetak lima gol, gawang mereka telah kebobolan sebanyak tiga kali sepanjang fase grup.
Daftar Tim yang Mengakhiri Perjalanan
Sebelum Malaysia dipastikan pulang, sudah ada lima tim nasional lainnya yang lebih dulu dinyatakan gugur dari turnamen. Tim-tim tersebut gagal menembus posisi dua besar di klasemen akhir grup masing-masing.
Berikut adalah rincian daftar tim yang tersingkir dari Piala AFF U-19 2026:
- Myanmar: Gagal bersaing di Grup A dan menempati peringkat ketiga.
- Timor Leste: Harus puas berada di posisi juru kunci atau peringkat keempat Grup A.
- Singapura: Menempati peringkat ketiga di Grup B setelah rentetan hasil kurang memuaskan.
- Brunei Darussalam: Terbenam di posisi dasar klasemen Grup B.
- Filipina: Menjadi juru kunci di Grup C yang hanya dihuni oleh tiga kontestan.
- Malaysia: Tersingkir karena kalah bersaing di klasemen runner-up terbaik.
Kekalahan tim-tim di atas memastikan mereka tidak memiliki peluang lagi untuk memperebutkan trofi pada edisi tahun ini. Konsentrasi peserta kini beralih pada perebutan tiket terakhir yang masih tersisa.
Menanti Satu Slot Terakhir
Secara total, akan ada tujuh negara yang tersingkir dari total 11 kontestan yang berpartisipasi pada ajang ini. Saat ini, hanya tersisa satu slot tim yang akan tersingkir untuk melengkapi kuota empat tim di semifinal.
Nasib satu negara terakhir tersebut akan ditentukan melalui pertandingan antara Australia melawan Kamboja. Laga penentuan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (9/6) ini akan menjadi akhir dari fase penyisihan grup.
Sistem kompetisi yang ketat ini hanya menyisakan ruang bagi juara grup dan satu runner-up terbaik untuk melaju ke fase gugur. Dengan tersingkirnya enam tim tersebut, persaingan menuju tangga juara kini menjadi semakin mengerucut dan kompetitif.