PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) secara resmi mengumumkan langkah strategis untuk memperluas jangkauan bisnisnya. Perusahaan yang dikenal sebagai produsen material refraktori ini berencana merambah tujuh lini usaha baru sekaligus.
Rencana ekspansi besar-besaran ini telah disampaikan secara resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat struktur pendapatan dan memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan di masa depan.
Daftar Tujuh Lini Usaha Baru BATR
Ekspansi yang dilakukan BATR mencakup sektor yang cukup variatif, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga konstruksi skala besar. Berikut adalah rincian kegiatan usaha yang akan dijalankan oleh perseroan:
Daftar lengkap lini bisnis baru yang diajukan oleh PT Benteng Api Technic Tbk:
- Pengolahan dan pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
- Penyediaan tenaga kerja untuk waktu tertentu atau outsourcing.
- Pembangunan infrastruktur jaringan listrik.
- Industri manufaktur oven, furnace, dan tungku pembakar.
- Konstruksi bangunan untuk sektor industri.
- Konstruksi bangunan sipil khusus untuk area pertambangan.
- Aktivitas perusahaan induk atau holding company.
Ketujuh bidang usaha tersebut dipilih karena dinilai memiliki potensi pasar yang besar. Selain itu, beberapa di antaranya masih memiliki keterkaitan dengan operasional utama yang dijalankan perseroan saat ini.
Strategi Jangka Panjang dan Analisis Kelayakan
Direktur BATR, Aswin Asmantono, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penambahan sektor usaha biasa. Menurutnya, ekspansi ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan dalam mewujudkan misi jangka panjang secara konsisten.
Aswin juga menambahkan bahwa diversifikasi ini bertujuan agar perusahaan tetap relevan dan memiliki sumber pemasukan yang beragam. Dengan demikian, ketergantungan pada satu sektor bisnis saja dapat diminimalisir.
Berdasarkan hasil studi kelayakan dari kantor jasa penilai independen, rencana ekspansi ini dinyatakan sangat layak untuk dijalankan. Penilaian tersebut mencakup aspek teknis, operasional, hukum, pasar, hingga kondisi keuangan perusahaan.
Ringkasan data proyeksi keuangan dan indikator kelayakan investasi BATR:
| Indikator Keuangan | Nilai / Durasi |
|---|---|
| Net Present Value (NPV) | Rp6,84 Miliar (Positif) |
| Internal Rate of Return (IRR) | 20,59% |
| Payback Period (PBP) | 3 Tahun 5 Bulan |
Data di atas menunjukkan bahwa investasi ini diproyeksikan memberikan keuntungan yang stabil bagi perusahaan. Nilai NPV yang positif menandakan bahwa proyek ini secara finansial sangat menjanjikan.
Menariknya, sebagian besar kegiatan usaha baru ini tidak memerlukan investasi aset tetap dalam jumlah yang sangat besar. Hal ini memungkinkan BATR untuk bergerak lebih lincah tanpa membebani neraca keuangan secara berlebihan.
Selama ini, BATR telah dikenal luas sebagai produsen material refraktori yang menyuplai kebutuhan sektor industri vital. Pelanggan utamanya mencakup produsen semen, industri logam, sektor energi, hingga perusahaan pertambangan di Indonesia.