Aktivitas perdagangan investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan pasar Jumat (4/6) menunjukkan tren negatif. Setelah sempat mencatatkan beli bersih pada hari sebelumnya, posisi asing kini berbalik arah menjadi penjualan bersih (net sell).
Volume penjualan bersih asing tercatat menyentuh angka 1,32 miliar lembar saham. Kondisi ini berbanding terbalik dengan capaian hari Kamis (5/6) yang masih membukukan beli bersih atau net buy sebesar 1,34 miliar lembar.
Penurunan juga terlihat pada keseluruhan aktivitas transaksi internasional di pasar modal tanah air. Volume pembelian asing menyusut dari 11,71 miliar menjadi 7,08 miliar lembar, sementara volume penjualan turun ke angka 8,40 miliar dari sebelumnya 10,36 miliar lembar.
Daftar Saham yang Paling Banyak Diborong Asing
Di tengah tekanan jual, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tampil menonjol sebagai saham yang paling banyak diminati. Menariknya, investor asing tercatat hanya melakukan aksi beli pada saham GOTO tanpa menjual satu lembar pun.
Berikut adalah rincian saham dengan akumulasi beli bersih tertinggi oleh investor asing:
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Mencatatkan net buy murni sebesar 111,96 juta lembar tanpa adanya aksi jual.
- PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Memperoleh net buy 90,52 juta lembar dari total pembelian 261,79 juta saham.
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Mengantongi net buy 74,62 juta lembar dengan volume beli mencapai 283,25 juta saham.
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR): Mencatat net buy 46,08 juta lembar setelah asing memborong 284,34 juta saham.
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Menutup perdagangan dengan net buy 43,93 juta lembar dari volume beli masif di atas 1 miliar saham.
Data di atas memperlihatkan bahwa sektor infrastruktur dan energi masih menjadi daya tarik bagi pemodal mancanegara. Meski volume beli bersih tidak terlalu besar, konsistensi akumulasi tetap terlihat pada beberapa emiten grup Bakrie.
Emiten dengan Tekanan Jual Asing Terbesar
Sebaliknya, beberapa saham unggulan justru mengalami aksi lepas saham yang cukup signifikan oleh investor internasional. PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA) menduduki posisi teratas sebagai saham yang paling banyak dilepas.
Informasi mengenai saham-saham yang mencatatkan penjualan bersih terbesar adalah sebagai berikut:
| Kode Saham | Nama Emiten | Volume Net Sell (Lembar) |
|---|---|---|
| TPIA | Chandra Asia Pacific Tbk | 838,08 Juta |
| BBCA | Bank Central Asia Tbk | 212,75 Juta |
| DSSA | Dian Swastatika Sentosa Tbk | 84,35 Juta |
| CUAN | Petrindo Jaya Kreasi Tbk | 66,11 Juta |
| ANTM | Aneka Tambang Tbk | 60,85 Juta |
Tabel tersebut menunjukkan besarnya volume distribusi asing pada saham TPIA yang mencapai lebih dari 800 juta lembar. Selain sektor petrokimia, saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBCA juga tidak luput dari aksi ambil untung investor asing.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turut melengkapi daftar jual bersih bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Secara keseluruhan, pergeseran dari net buy ke net sell ini mencerminkan dinamika pasar yang masih fluktuatif di tengah pekan pertama Juni.