Emas hingga kini masih menjadi instrumen utama yang sangat diandalkan oleh bank sentral di berbagai belahan dunia. Aset ini berfungsi sebagai komponen vital dalam struktur cadangan devisa suatu negara.
Logam mulia ini dipilih karena karakteristiknya yang dianggap jauh lebih aman dan stabil jika dibandingkan dengan instrumen keuangan lainnya. Hal ini menjadi sangat krusial terutama saat menghadapi dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Melansir laporan cadangan emas global dari Star Insider pada Selasa (26/5/2026), emas tetap menjadi pilihan utama bagi banyak negara. Fungsinya adalah sebagai penyimpan nilai yang sangat stabil untuk memperkuat cadangan devisa mereka.
Sejumlah negara diketahui menyimpan cadangan emas dalam jumlah yang sangat masif. Bahkan, bagi beberapa negara, porsi emas tersebut mendominasi persentase total cadangan devisa yang mereka miliki.
Daftar Negara dengan Cadangan Emas Terbanyak
Hingga saat ini, Amerika Serikat masih kokoh berada di puncak klasemen sebagai pemilik cadangan emas paling melimpah di dunia. Negara ini tercatat menyimpan sebanyak 8.133,5 ton logam mulia.
Jumlah tersebut sangatlah signifikan bagi perekonomian Amerika Serikat. Angka ini setara dengan sekitar 74,9 persen dari keseluruhan total cadangan devisa yang dimiliki negara tersebut.
Di urutan kedua, Jerman menyusul dengan kepemilikan cadangan emas yang juga sangat besar, yakni mencapai 3.351,2 ton. Persentase emas terhadap total cadangan devisa Jerman bahkan lebih tinggi dari AS, yaitu menyentuh angka 77,1 persen.
Italia berada di peringkat ketiga dalam daftar bergengsi ini dengan total simpanan emas seberat 2.451,8 ton. Bagi Italia, kepemilikan emas ini mewakili sekitar 74,1 persen dari seluruh cadangan devisa miliknya.
Prancis menempati posisi keempat dengan selisih yang tidak terlalu jauh dari Italia, yakni sebesar 2.437 ton emas. Cadangan logam mulia ini mencakup porsi sebesar 74,7 persen dari total devisa negara mode tersebut.
Sementara itu, posisi kelima dihuni oleh Rusia yang mengantongi cadangan emas sebanyak 2.332,7 ton. Meski jumlah tonasenya besar, porsi emas terhadap total cadangan devisa Rusia relatif lebih kecil, yakni di kisaran 29,5 persen.
Berikut adalah ringkasan daftar negara pemilik cadangan emas terbesar berdasarkan data terbaru:
| Peringkat | Negara | Jumlah Cadangan (Ton) | Porsi dari Devisa (%) |
|---|---|---|---|
| 1 | Amerika Serikat | 8.133,5 | 74,9% |
| 2 | Jerman | 3.351,2 | 77,1% |
| 3 | Italia | 2.451,8 | 74,1% |
| 4 | Prancis | 2.437,0 | 74,7% |
| 5 | Rusia | 2.332,7 | 29,5% |
Data di atas menunjukkan betapa dominannya negara-negara maju dalam mengamankan aset fisik berupa emas sebagai pelindung nilai ekonomi mereka. Tabel ini merangkum lima besar negara dengan kepemilikan emas paling signifikan di skala global.
Kepemilikan emas dalam jumlah besar memberikan rasa aman ekstra bagi bank sentral di tengah fluktuasi mata uang asing. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi aset "safe haven" yang tak tergantikan hingga masa depan.