Update mengenai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina masih menjadi topik yang sangat dinantikan oleh masyarakat luas pada Sabtu, 30 Mei 2026. Para pengguna kendaraan pribadi hingga pelaku usaha terus memantau perkembangan ini demi mengatur anggaran transportasi harian mereka.
Hingga penghujung Mei 2026, Pertamina dilaporkan belum melakukan perubahan harga terbaru untuk deretan produk BBM nonsubsidi. Tarif yang berlaku saat ini masih mengikuti ketentuan harga yang telah ditetapkan sejak 4 Mei 2026 lalu.
Status Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi
Berbagai jenis bahan bakar seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, hingga Pertamina Dex masih dipasarkan dengan harga tetap di seluruh SPBU. Konsistensi harga ini memberikan kepastian bagi konsumen yang rutin menggunakan produk kelas atas tersebut.
Di sisi lain, jenis BBM yang disubsidi pemerintah seperti Pertalite dan Biosolar juga terpantau stabil tanpa ada kenaikan. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang mengandalkan kedua jenis bahan bakar tersebut untuk operasional harian.
Produk Dexlite tetap menjadi sorotan utama karena harganya masih bertahan di level yang cukup tinggi. Sebelumnya, BBM diesel nonsubsidi ini sempat mengalami lonjakan harga yang signifikan pada awal Mei dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Faktor Penyebab Perbedaan Harga di Daerah
Penting bagi pembaca untuk memahami bahwa harga jual BBM Pertamina tidak seragam di seluruh wilayah Indonesia. Perbedaan ini terjadi karena adanya kebijakan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang besarannya ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah.
Selain faktor pajak daerah, penyesuaian harga secara berkala juga sangat bergantung pada dinamika pasar global. Pertamina dan pemerintah mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah dunia, fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar, serta formula perhitungan dari Kementerian ESDM.
Berikut adalah rangkuman daftar harga BBM Pertamina di berbagai wilayah per tanggal 30 Mei 2026:
| Wilayah Operasional | Pertamax | Pertamax Turbo | Dexlite | Pertamina Dex |
|---|---|---|---|---|
| Aceh, Sumut, Lampung, Sumsel | Rp 12.600 | Rp 20.350 | Rp 26.600 | Rp 28.500 |
| DKI Jakarta, Banten, Jawa, Bali | Rp 12.300 | Rp 19.900 | Rp 26.000 | Rp 27.900 |
| Riau, Kep. Riau, Sumbar | Rp 12.900 | Rp 20.750 | Rp 27.150 | Rp 29.100 |
| FTZ Batam | Rp 11.750 | Rp 18.900 | Rp 24.700 | Rp 26.500 |
| FTZ Sabang | Rp 11.550 | - | Rp 24.400 | - |
Tabel di atas menunjukkan variasi harga per liter yang dipengaruhi oleh lokasi geografis dan kebijakan pajak setempat. Khusus untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, tersedia juga varian Pertamax Green 95 yang dijual seharga Rp 12.900 per liter.
Rincian tambahan untuk wilayah Indonesia Timur dan kepulauan lainnya:
- Wilayah Nusa Tenggara Barat memiliki struktur harga yang serupa dengan Pulau Jawa dan Bali.
- Di Nusa Tenggara Timur, harga Pertamax dipatok Rp 12.600, sementara Pertamina Dex berada di angka Rp 28.500 per liter.
- Wilayah perdagangan bebas (FTZ) seperti Batam dan Sabang mendapatkan skema harga khusus yang cenderung lebih rendah dibanding wilayah lain.
Daftar harga ini merupakan rujukan resmi yang dapat ditemukan di seluruh jaringan pengisian bahan bakar milik Pertamina. Pastikan Anda selalu mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi jika terdapat pengumuman mendadak terkait perubahan harga.