Strategi BRI Perluas Inklusi Keuangan di Kepulauan Lewat Teras Kapal 2026

Strategi BRI Perluas Inklusi Keuangan di Kepulauan Lewat Teras Kapal 2026
Foto: Strategi BRI Perluas Inklusi Keuangan di Kepulauan Lewat Teras Kapal 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mempertegas dedikasinya dalam memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke pelosok nusantara, termasuk wilayah terluar. Inovasi unggulan yang terus dioptimalkan adalah Teras Kapal BRI, sebuah layanan perbankan terapung yang dirancang khusus untuk menyapa warga di pulau-pulau kecil.

Layanan ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi kendala geografis untuk mengakses layanan keuangan formal. Strategi ini menjadi langkah nyata BRI dalam memberikan pelayanan yang dekat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat kepulauan.

Perseroan menyadari bahwa transformasi digital saja tidak cukup untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang tersebar di ribuan pulau. Kehadiran fisik perbankan di wilayah yang sulit dijangkau tetap menjadi prioritas guna memastikan inklusi keuangan yang merata dan berkeadilan.

Langkah inovatif ini sejalan dengan program CX100 yang digagas oleh Danantara Indonesia untuk meningkatkan pengalaman nasabah melalui kualitas layanan. Program tersebut fokus pada kemudahan akses, sehingga masyarakat di wilayah terpencil bisa merasakan keamanan dan kenyamanan bertransaksi layaknya di kota besar.

Komitmen Operasional di Wilayah Halmahera Selatan

Direktur Operations BRI, Hakim Putratama, menegaskan kembali komitmen tersebut saat mengunjungi Teras Kapal Bahtera Seva II di Kabupaten Halmahera Selatan. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya meninjau langsung efektivitas layanan perbankan terapung dalam membantu ekonomi lokal di Maluku Utara.

Dalam agenda tersebut, hadir pula Chief Marketing Officer Danantara Indonesia, Dendi T. Danianto, bersama jajaran eksekutif lainnya seperti Danang Widiasurya. Turut mendampingi pula pakar dari Expert Committee Danantara yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Fitri Ismiyanti.

BRI juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui program BRI Peduli. Bantuan ini ditujukan kepada UMKM Putri Bajo dalam bentuk alat produksi guna mendorong produktivitas usaha mikro di wilayah pesisir.

Saat ini, Teras Kapal BRI telah beroperasi secara aktif di berbagai titik strategis kepulauan Indonesia untuk melayani kebutuhan finansial warga. Berikut adalah daftar armada Teras Kapal BRI yang telah beroperasi melayani masyarakat di berbagai wilayah:

  • Bahtera Seva I: Melayani masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta.
  • Bahtera Seva II: Beroperasi menyusuri wilayah perairan Halmahera Selatan, Maluku Utara.
  • Bahtera Seva III: Menjangkau kebutuhan perbankan masyarakat di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.
  • Nera Seva: Memberikan layanan perbankan terapung di kawasan pariwisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Seluruh armada tersebut dirancang untuk menerobos keterbatasan akses kantor perbankan konvensional yang sulit dibangun di pulau-pulau kecil. Hal ini membuktikan bahwa batas geografis bukan lagi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan hak layanan keuangan yang sama.

Direktur Operations BRI, Hakim Putratama, menjelaskan bahwa layanan unik ini telah menjadi pilar penting dalam mendekatkan akses finansial selama satu dekade. BRI bangga menjadi pelopor layanan perbankan laut yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2015 silam.

“Kehadiran Teras Kapal ini memberikan kemudahan transaksi serta konsultasi keuangan yang sebelumnya sangat sulit didapatkan oleh warga pesisir,” jelas Hakim. Menurutnya, kapal ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat secara langsung dan tatap muka.

Layanan Perbankan Lengkap di Atas Kapal

Meskipun beroperasi di atas air, layanan yang tersedia di Teras Kapal BRI tergolong sangat lengkap dan menyerupai kantor cabang darat. Masyarakat dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan mulai dari urusan administrasi hingga permodalan usaha tanpa harus menyeberang ke pulau utama.

Beberapa layanan perbankan utama yang dapat diakses oleh nasabah di atas Teras Kapal BRI antara lain adalah:

  • Pembukaan Rekening: Layanan administrasi pembuatan tabungan baru bagi masyarakat.
  • Pengajuan Pinjaman: Fasilitas kredit untuk mendukung modal usaha pelaku UMKM di wilayah pesisir.
  • Transaksi Pembayaran: Layanan setor tunai, pembayaran tagihan, hingga pengiriman uang.
  • Dukungan Agen BRILink: Layanan tambahan ketersediaan uang kas bagi para mitra agen di pulau-pulau.
  • Mesin ATM: Tersedia fasilitas tarik tunai mandiri yang beroperasi secara real-time di atas kapal.

Seluruh operasional kapal didukung oleh infrastruktur teknologi informasi yang canggih serta tenaga profesional yang kompeten di bidangnya. Tim di atas kapal terdiri dari teller, petugas customer service, hingga mantri atau petugas kredit mikro yang berpengalaman.

Khusus di wilayah Halmahera Selatan, operasional Bahtera Seva II didukung penuh oleh jaringan kuat dari Branch Office Ternate. Sinergi ini memastikan bahwa layanan perbankan di laut tetap terkoneksi dengan ekosistem perbankan yang lebih luas di daratan.

Berikut adalah data rincian kekuatan jaringan kantor dan fasilitas pendukung perbankan BRI di wilayah cakupan terkait:

Jenis Layanan/Fasilitas Jumlah/Kapasitas Jaringan
Kantor Cabang (Branch Office) 1 Kantor Utama
Kantor Cabang Pembantu (KCP) 3 Unit Kerja
BRI Unit 8 Kantor Pelayanan Mikro
Kantor Kas 1 Unit Layanan
Mesin ATM dan CRM 35 Unit Perangkat
Agen BRILink Aktif 705 Mitra Terdaftar
Mesin EDC & Merchant QRIS 249 EDC & 11.000+ Merchant

Data di atas menunjukkan betapa masifnya komitmen BRI dalam menyediakan ekosistem keuangan yang komprehensif di Maluku Utara. Dengan dukungan infrastruktur ini, Teras Kapal Bahtera Seva II mampu menjalankan jadwal rutinnya dengan efektif setiap pekannya.

Dalam satu siklus operasional selama lima hari, kapal ini menempuh rute yang mencakup delapan titik pelabuhan di lima pulau berbeda. Lokasi yang disinggahi meliputi Kupal, Bajo, Lele, Madopolo, Gane Dalam, Pasipalele, Saketa, hingga wilayah Kayoa.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Suku Bajo

Wilayah Halmahera Selatan dipilih karena potensi ekonominya yang besar, dengan lebih dari 16 ribu pelaku UMKM yang butuh akses modal. Sektor perikanan dan perdagangan di daerah ini mempekerjakan sekitar 139 ribu tenaga kerja yang sangat bergantung pada kelancaran transaksi keuangan.

Komunitas Suku Bajo di wilayah tersebut menjadi salah satu kelompok yang paling merasakan dampak positif dari kehadiran layanan perbankan terapung ini. Sebagai masyarakat yang hidupnya lekat dengan laut, mereka kini memiliki akses tabungan dan pembiayaan yang lebih mudah dijangkau.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 216 warga Suku Bajo telah aktif menjadi nasabah dan memanfaatkan fasilitas perbankan di Teras Kapal. Kepercayaan masyarakat ini menjadi modal penting bagi BRI untuk terus meningkatkan kualitas layanan di daerah-daerah terpencil lainnya.

BRI juga telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp2,5 miliar khusus bagi masyarakat di wilayah operasional Bahtera Seva II. Dana tersebut dialokasikan untuk pengadaan kapal baru, alat tangkap ikan, serta pengembangan industri rumah tangga seperti kerupuk kamplang.

Selain layanan langsung, kehadiran tiga Agen BRILink di wilayah tersebut juga sangat membantu dengan rata-rata 400 transaksi per bulan. “Teras Kapal BRI adalah bukti nyata bahwa kami hadir untuk memajukan ekonomi kerakyatan hingga ke pinggiran,” tegas Hakim Putratama.

Program inklusi ini mendapat dukungan penuh dari Danantara Indonesia melalui inisiatif CX100 yang mengedepankan aspek kemanusiaan dalam pelayanan publik. Danantara menilai bahwa transformasi kualitas layanan di BUMN harus mampu menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat banyak.

Chief Marketing Officer Danantara Indonesia, Dendi T. Danianto, menekankan bahwa indeks CX100 dirancang untuk memastikan BUMN melayani dengan sepenuh hati. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan dampak domino bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih stabil dan inklusif.

Melalui operasional Teras Kapal, BRI membuktikan bahwa inovasi layanan fisik tetap krusial di tengah tren digitalisasi perbankan saat ini. Hal ini menegaskan peran penting wilayah pesisir sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang tidak boleh ditinggalkan dalam kemajuan teknologi.

Artikel terkait

Rekomendasi