Rupiah Tembus Rp14.000 Lawan Dolar Singapura, Ini Biang Kerok Terbaru 2026

Rupiah Tembus Rp14.000 Lawan Dolar Singapura, Ini Biang Kerok Terbaru 2026
Foto: Rupiah Tembus Rp14.000 Lawan Dolar Singapura, Ini Biang Kerok Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kabar kurang menyenangkan kembali menghampiri pasar keuangan domestik pada penghujung pekan ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura (SGD) dilaporkan mengalami tekanan hebat hingga sempat menyentuh angka psikologis baru.

Pada perdagangan Jumat (29/5/2026), mata uang Garuda sempat terkapar dan menembus level Rp14.000 per dolar Singapura. Meski sempat melampaui angka tersebut, data Bloomberg mencatat rupiah akhirnya menutup hari di posisi Rp13.992.

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, fluktuasi dolar Singapura berada di rentang harga Rp13.932 hingga Rp14.001. Jika ditarik garis waktu sejak awal tahun 2026, penguatan mata uang Negeri Singa terhadap rupiah sudah mencapai angka 7,34%.

Rupiah Tertekan di Berbagai Lini

Kondisi rupiah yang melemah tidak hanya terjadi saat berhadapan dengan dolar Singapura. Mata uang Amerika Serikat (USD) juga terpantau semakin perkasa terhadap rupiah dalam waktu yang bersamaan.

Dolar AS tercatat menguat sekitar 0,11% pada pembukaan sesi pagi hingga menyentuh level Rp17.864. Tekanan terus berlanjut hingga penutupan perdagangan sore hari, di mana posisi USD bertengger di angka Rp17.880.

Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura ini tergolong cukup mengejutkan bagi banyak pihak. Hal ini dikarenakan pergerakan mata uang tetangga tersebut biasanya cenderung lebih stabil dibandingkan mata uang global lainnya.

Fenomena jebolnya level pertahanan rupiah ini dikhawatirkan dapat memicu kepanikan di kalangan pelaku pasar. Kondisi tersebut menandakan adanya dinamika ekonomi yang cukup berat di kawasan regional maupun global.

Ramalan Pengamat Mengenai Strategi Singapura

Menariknya, pelemahan nilai tukar rupiah ini ternyata sudah pernah diprediksi sebelumnya oleh Benny Batara. Pendiri Bennix Investor Group tersebut sempat memberikan peringatan mengenai potensi pergeseran arus modal.

Benny memperkirakan bahwa Singapura akan menerapkan strategi finansial yang sangat agresif demi menjaga stabilitas nasional mereka. Strategi ini kemungkinan besar melibatkan penarikan arus modal keluar dari Indonesia masuk ke Singapura.

Beberapa poin penting terkait dinamika pergerakan nilai tukar hari ini antara lain:

  • Dolar Singapura sempat mencapai puncak tertingginya di level Rp14.001 per SGD.
  • Sepanjang tahun 2026, dolar Singapura telah mengalami kenaikan nilai sebesar 7,34% terhadap rupiah.
  • Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga mengalami tekanan hingga mendekati level Rp17.900 per USD.
  • Adanya strategi agresif dari Singapura dalam mengamankan modal di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Ringkasan pergerakan mata uang hari ini memberikan gambaran jelas mengenai kondisi rupiah yang sedang berada dalam tekanan besar. Berikut adalah detail perbandingan nilai tukar pada sesi penutupan perdagangan hari ini.

Mata Uang Nilai Tukar (Penutupan) Level Tertinggi Harian
Dolar Singapura (SGD) Rp13.992 Rp14.001
Dolar Amerika Serikat (USD) Rp17.880 Rp17.880

Data di atas memperlihatkan bagaimana rupiah terus berjuang mempertahankan nilai tukarnya di tengah gempuran mata uang asing. Situasi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari para pemangku kebijakan ekonomi di tanah air.

Artikel terkait

Rekomendasi