Rekomendasi Saham 2 Juni 2026: Intip Potensi Cuan DEWA dan UNVR Usai Libur Panjang

Rekomendasi Saham 2 Juni 2026: Intip Potensi Cuan DEWA dan UNVR Usai Libur Panjang
Foto: Rekomendasi Saham 2 Juni 2026: Intip Potensi Cuan DEWA dan UNVR Usai Libur Panjang. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pasar modal Indonesia bersiap untuk memulai kembali aktivitas perdagangannya pada Selasa, 2 Juni 2026. Momentum ini bertepatan setelah berakhirnya masa libur panjang yang berlangsung sejak tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2026.

Sebelum memasuki masa libur tersebut, tepatnya pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menunjukkan tren pelemahan. Indeks terkoreksi tipis sebesar 0,05 persen atau menyusut sekitar 2,8 poin sehingga terparkir di level 6.127.

Catatan penting pada akhir sesi perdagangan pekan lalu adalah besarnya tekanan jual yang dilakukan oleh investor mancanegara. Nilai jual bersih atau net sell asing tercatat menembus angka Rp8,51 triliun dalam satu hari perdagangan saja.

Jika ditarik lebih jauh, arus modal keluar dari pasar saham domestik sepanjang tahun berjalan memang menunjukkan angka yang cukup signifikan. Secara akumulasi sejak awal tahun, total nilai jual bersih investor asing telah mencapai angka Rp53,97 triliun.

Analisis Pergerakan IHSG dan Proyeksi Analis

Meskipun indeks komposit sedang berada dalam tekanan akibat hengkangnya dana asing, para analis melihat adanya peluang pada beberapa saham tertentu. Saham-saham seperti UNVR hingga DEWA kini mulai masuk ke dalam radar rekomendasi untuk dicermati oleh para pelaku pasar.

Tim riset dari MNC Sekuritas memaparkan bahwa koreksi yang terjadi pada IHSG Jumat lalu sebenarnya diikuti oleh munculnya volume pembelian. Fenomena ini memberikan sinyal teknikal tersendiri di tengah fluktuasi pasar yang dinamis.

Dalam rentang waktu satu pekan terakhir, IHSG tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,56 persen secara keseluruhan. Namun, terlihat adanya tren positif di mana volume penjualan cenderung mulai mengecil dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan tinjauan teknikal, para ahli memperkirakan bahwa pergerakan indeks saat ini masih menjadi bagian dari pola wave [v] dari wave A dari wave (2). Analisis ini didasarkan pada pelabelan hitam yang menjadi acuan dalam strategi perdagangan mereka.

Untuk perdagangan yang akan berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026, IHSG diprediksi akan bergerak pada rentang area yang cukup lebar. Level pendukung atau support diperkirakan berada di angka 5.996 serta level yang lebih rendah di 5.899.

Sementara itu, untuk target penguatan atau level resistance, tim analis memproyeksikan indeks akan menguji kisaran 6.318 hingga 6.459. Proyeksi ini menjadi acuan bagi investor dalam menentukan langkah masuk atau keluar dari pasar.

Analis menambahkan bahwa ada kemungkinan indeks akan kembali menguji area koreksi lebih lanjut dalam waktu dekat. Titik yang diprediksi akan menjadi area pengujian berikutnya berada di level 5.899 yang sekaligus berfungsi sebagai zona support kuat.

Daftar Saham Pilihan untuk Perdagangan 2 Juni 2026

MNC Sekuritas telah menyusun daftar saham unggulan yang dapat dipertimbangkan oleh para investor untuk sesi perdagangan mendatang. Berikut adalah rincian rekomendasi beserta strategi harga yang disarankan:

Rekomendasi saham pilihan untuk dicermati investor:

  • DEWA (Dharma Henwa): Disarankan untuk melakukan strategi buy on weakness pada rentang harga Rp282 hingga Rp330. Target harga ditetapkan pada level Rp384 dan Rp412, dengan batas stop loss di posisi Rp270.
  • UNTR (United Tractors): Strategi yang direkomendasikan adalah trading buy di area Rp22.575 sampai Rp22.925. Target kenaikan harga berada di Rp24.225 dan Rp25.250, sedangkan stop loss perlu diperhatikan pada Rp22.300.
  • UNVR (Unilever Indonesia): Investor dapat mengambil posisi buy on weakness di kisaran Rp1.540 hingga Rp1.670. Target harga yang diharapkan mencapai Rp1.805 dan Rp2.000, dengan pengamanan stop loss di Rp1.485.
  • NCKL (Trimegah Bangun Persada): Untuk saham ini, analis menyarankan aksi sell on strength. Area pelepasan saham yang ideal berada pada rentang harga antara Rp905 sampai Rp945.
  • XBSK: Strategi yang dianjurkan adalah buy on weakness pada kisaran harga Rp393 hingga Rp396. Target harga berada di level Rp406 dan Rp428, dengan batas risiko stop loss di Rp388.

Penyusunan daftar rekomendasi di atas telah mempertimbangkan berbagai aspek teknikal dan kondisi pasar terkini. Strategi tersebut diharapkan dapat membantu investor dalam mengelola portofolio mereka setelah masa libur panjang usai.

Sebagai informasi tambahan bagi pembaca, ringkasan pergerakan pasar ini disusun untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi ekonomi terkini. Informasi ini penting untuk menavigasi keputusan bisnis Anda di tengah ketidakpastian global.

Penting untuk diingat bahwa setiap ulasan dan rekomendasi saham ini bersifat sebagai informasi pendukung semata. Segala keputusan untuk melakukan transaksi jual maupun beli sepenuhnya merupakan tanggung jawab dan wewenang pribadi setiap investor.

Pihak redaksi tidak memiliki tanggung jawab atas segala potensi kerugian maupun keuntungan yang mungkin timbul dari keputusan investasi yang diambil. Investor diharapkan tetap bijak dalam menganalisis profil risiko masing-masing sebelum bertindak di pasar modal.

Pasar saham Indonesia memang terus dipantau secara ketat oleh berbagai kalangan, mengingat pengaruhnya yang besar terhadap stabilitas ekonomi nasional. Dengan adanya data yang mendalam, diharapkan para pelaku pasar dapat mengambil langkah yang tepat.

Beberapa topik hangat lainnya yang juga menjadi perhatian pasar saat ini meliputi kinerja emiten komoditas serta rencana strategis korporasi besar. Hal-hal tersebut turut memberikan sentimen yang mewarnai dinamika pergerakan IHSG di masa depan.

Ringkasan strategi dan target harga saham pilihan:

Kode Saham Rekomendasi Strategi Rentang Harga Masuk Target Harga Batas Stop Loss
DEWA Buy on Weakness Rp282 – Rp330 Rp384, Rp412 Rp270
UNTR Trading Buy Rp22.575 – Rp22.925 Rp24.225, Rp25.250 Rp22.300
UNVR Buy on Weakness Rp1.540 – Rp1.670 Rp1.805, Rp2.000 Rp1.485
NCKL Sell on Strength Rp905 – Rp945 N/A N/A
XBSK Buy on Weakness Rp393 – Rp396 Rp406, Rp428 Rp388

Tabel di atas menyajikan ringkasan cepat bagi investor untuk membandingkan strategi yang tepat pada masing-masing saham pilihan. Pastikan untuk selalu memantau pergerakan harga secara real-time saat pasar kembali dibuka esok hari.

Artikel terkait

Rekomendasi