Ratu Sofya Ribut dengan Produser soal Honor Film 2026, Keluarga Ikut Campur?

Ratu Sofya Ribut dengan Produser soal Honor Film 2026, Keluarga Ikut Campur?
Foto: Ratu Sofya Ribut dengan Produser soal Honor Film 2026, Keluarga Ikut Campur?. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Aktris muda Ratu Sofya tengah terlibat konflik panas dengan rumah produksi HAS Production terkait keterlibatannya dalam film terbaru berjudul Dosa. Pemeran utama film tersebut mengaku belum mendapatkan bayaran sepeser pun meski seluruh proses syuting telah rampung dilakukan.

Persoalan honor ini menjadi pemicu utama keengganan Ratu Sofya untuk terlibat dalam agenda promosi film tersebut. Menurutnya, sangat wajar jika dirinya menuntut hak finansial terlebih dahulu sebelum menjalankan kewajiban pemasaran ke publik.

Dugaan Honor Belum Dibayarkan

Toguh Hutapea selaku kuasa hukum Ratu Sofya menegaskan bahwa kliennya benar-benar belum mengantongi pendapatan dari proyek film Dosa: Penebusan atau Pengampunan. Pernyataan ini disampaikan saat mereka mendatangi Polda Metro Jaya pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Ratu Sofya sendiri meluruskan bahwa dirinya bukan menolak mentah-mentah untuk melakukan promosi. Ia hanya ingin pihak produser memenuhi kewajiban pembayaran yang seharusnya sudah ia terima sejak lama.

Beberapa poin utama terkait sengketa antara Ratu Sofya dan pihak produksi meliputi:

  • Status pembayaran honor pemeran utama yang diklaim masih nol rupiah oleh pihak aktris.
  • Keengganan promosi film yang dipicu oleh masalah finansial, bukan sekadar isu adegan panas atau sex scene.
  • Adanya somasi yang dilayangkan oleh produser Reza Aditya kepada Ratu Sofya terkait komitmen promosi.
  • Pelaporan balik yang dilakukan Ratu Sofya terhadap pihak produser atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

Hingga saat ini, pihak Ratu Sofya enggan membeberkan secara detail siapa yang sebenarnya menerima aliran dana honor tersebut jika sudah dicairkan. Pengacaranya justru menyarankan agar awak media mengonfirmasi hal tersebut langsung kepada HAS Production.

Konflik yang Berujung pada Laporan Polisi

Muncul dugaan bahwa honor tersebut mungkin telah diterima oleh orang tua Ratu Sofya, mengingat hubungan mereka yang dikabarkan merenggang belakangan ini. Perlu diketahui bahwa kontrak kerja tersebut memang ditandatangani oleh orang tua Ratu.

Masalah semakin pelik ketika surat somasi dari produser Reza Aditya yang diteruskan Ratu kepada orang tuanya justru disalahpahami. Ibu Ratu merasa seolah-olah sedang disomasi oleh anaknya sendiri, sebuah narasi yang juga diperkuat oleh pernyataan Reza.

Berikut adalah ringkasan kronologi perselisihan yang terjadi:

Pihak Terlibat Tindakan / Klaim
Ratu Sofya Menuntut hak honor dan melaporkan produser atas dugaan fitnah.
Reza Aditya (Produser) Melayangkan somasi karena Ratu tidak mau mempromosikan film.
Orang Tua Ratu Pihak yang menandatangani kontrak kerja awal dengan HAS Production.

Tabel di atas menggambarkan posisi masing-masing pihak dalam perseteruan yang kini telah masuk ke ranah hukum. Langkah laporan polisi diambil Ratu Sofya sebagai bentuk pembelaan diri atas tuduhan yang dianggap menyudutkan namanya.

Kasus ini mencuri perhatian publik karena menyangkut hak dasar pekerja seni serta hubungan internal keluarga yang terekspos di tengah konflik profesional. Saat ini, publik masih menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak HAS Production mengenai kejelasan status honor sang aktris.

Artikel terkait

Rekomendasi