Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait penurunan omzet warung tegal (warteg), serta kemunculan paket hemat dalam usaha kecil tersebut. Purbaya menyatakan akan melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah penurunan ini dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat.
"Nanti saya akan cek lagi, namun harus berhati-hati. Jika asosiasi pedagang menyampaikan sesuatu, kita harus waspada. Sementara data lainnya memperlihatkan pertumbuhan agregat dan belanja yang cukup pesat," ujar Purbaya pada konferensi pers APBN Kita, Jumat (5/6/2026).
Jika hasil investigasi dari Kementerian Keuangan menunjukkan kebenaran penurunan omzet tersebut, Purbaya berjanji untuk menambah stimulus ekonomi. Saat ini, ia menyebut telah mengucurkan stimulus berupa gaji ke-13 sebesar Rp30 triliun. Diharapkan langkah ini dapat meningkatkan daya beli termasuk bagi warteg.
Baca Juga
- Penjelasan Purbaya Soal Mundur dari Menkeu: Saya Sukanya Maju
- Cara Menghapus Akun Google Orang Lain di HP Kita dengan Mudah
- Cara Ganti Nama Facebook dengan Cepat dan Aman
Artikel Terkait
- Penjelasan Purbaya Soal Mundur dari Menkeu: Saya Sukanya Maju
- Belanja Negara Tumbuh 34% YoY, Jadi Rp1.365 Triliun
- Rupiah di Level Rp18.000/US$, Purbaya Belum Revisi Asumsi Makro
- Penerimaan Pajak Mei 2026 Tumbuh 22,1%, Ditopang oleh PPN & PPh
- Purbaya Sebut Arus Modal Asing di SRBI dan Bond Masih Baik
- Defisit APBN 0,7% PDB Mei 2026, Tapi Tak Gali Lubang Tutup Lubang
Lainnya
- OJK: Dampak Depresiasi Rupiah Masih Terkendali
- Ditjen Imigrasi Diminta Serahkan Data Terkait Korupsi ke KPK
- RUU Polri: Polisi yang Cacat Akibat Dinas akan Dipecat?
- Djaka Akhirnya Buka Suara Soal Kasus Dugaan Suap Blueray