Seorang pria baru-baru ini di-blacklist oleh KAI Commuter Indonesia (KCI) setelah diduga melakukan pelecehan seksual di kereta rel listrik (KRL). Pria tersebut ditangkap oleh penumpang dan petugas keamanan saat kereta tiba di Stasiun Manggarai, setelah tertangkap basah merekam video seorang penumpang wanita secara diam-diam.
Insiden di dalam KRL:
Menurut Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter Indonesia, insiden ini terjadi di dalam Commuter Line No. 1505B rute Nambo-Jakarta Kota pada Kamis pagi (4/6). Pada pukul 08.22 WIB, seorang petugas keamanan di atas kereta menerima laporan dari seorang wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan.
Wanita tersebut melaporkan bahwa seorang pria diam-diam merekamnya dengan ponsel. Petugas pam walka segera bertindak cepat menyusuri kereta untuk menemukan pelaku sesuai dengan deskripsi yang diberikan oleh korban.
Penangkapan di Stasiun Manggarai:
Setibanya di jalur 10 Stasiun Manggarai, petugas berhasil mendeteksi pelaku dan langsung menyerahkannya kepada petugas keamanan. Petugas gabungan yang terdiri dari PKD, BKO Marinir, dan BKO Polri segera membawa pelaku dan korban ke pos keamanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam investigasi tersebut, pelaku akhirnya mengakui bahwa dia telah melakukan perekaman video secara tidak sah dan diam-diam. Meskipun terbukti bersalah, korban memutuskan untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum pidana, tetapi menyerahkan penjatuhan sanksi kepada pihak stasiun.
Sanksi dari KAI Commuter:
KCI kemudian menjatuhkan sanksi berupa pemblokiran atau blacklist terhadap pelaku sebagai tindakan tegas. Pelaku tidak diperbolehkan lagi menggunakan jasa Commuter Line.
KAI Commuter menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap setiap tindakan kekerasan seksual di dalam Commuter Line. Mereka mendorong setiap pengguna yang menyaksikan atau mengalami pelecehan untuk segera melapor kepada petugas.
Imbauan kepada Pengguna:
"Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku pelecehan seksual di dalam Commuter Line," ujar Karina. "Respons cepat yang dilakukan petugas walka dan tim keamanan di Stasiun Manggarai menunjukkan komitmen kami untuk menjaga keamanan ruang publik ini. Kami mengimbau pengguna agar selalu waspada, peduli satu sama lain, dan jangan ragu melaporkan tindakan mencurigakan kepada petugas kami yang siap sedia di lapangan."