Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini berbagi pengalamannya mengenai beban kerja sebagai bendahara negara. Ia mengakui bahwa tanggung jawab barunya jauh lebih berat dibandingkan saat ia masih menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dalam acara Jogja Financial Festival 2026, Purbaya melontarkan kelakar mengenai keputusannya menerima posisi tersebut. Ia menyebut intensitas pekerjaan di kementerian membuatnya tidak bisa lagi bersantai seperti di institusi sebelumnya.
“Nyesel kenapa saya jadi Menteri Keuangan, jadi banyak kerjaan. Harusnya kita santai di LPS,” ujar Purbaya dalam kutipan di kanal YouTube resmi LPS pada Jumat (22/5/2026).
Dampak Pekerjaan Terhadap Kondisi Fisik
Tingginya tekanan kerja selama delapan bulan terakhir ternyata berdampak langsung pada kondisi kesehatan fisik Purbaya. Ia mengungkapkan telah mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan sejak mulai menjabat.
Purbaya menyebutkan bahwa berat badannya telah menyusut hingga 10 kilogram karena kesibukan yang luar biasa. Ia bahkan membandingkan selisih gaji dan beban kerja antara jabatan sekarang dengan posisi terdahulu.
“Kalau jadi Menteri Keuangan, gaji turun sedikit, kerja lebih berat Pak. Dalam delapan bulan, berat badan saya sudah turun 10 kilo,” ungkapnya menjelaskan dampak kesibukannya.
Purbaya kembali menegaskan bahwa alasan utama perubahan fisiknya tersebut murni karena banyaknya tugas negara yang harus diselesaikan. Baginya, posisi Ketua LPS memberikan kenyamanan lebih dari sisi pendapatan maupun beban operasional harian.
Perjalanan Karier Purbaya Yudhi Sadewa
Berikut adalah beberapa fakta penting mengenai pelantikan dan latar belakang jabatan Purbaya Yudhi Sadewa:
- Tanggal Pelantikan: Dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 8 September 2025.
- Dasar Hukum: Pengangkatan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025.
- Pendahulu: Menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Sri Mulyani Indrawati.
- Latar Belakang: Menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebelum masuk ke kabinet.
Data di atas menunjukkan transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan yang berlangsung di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Purbaya kini resmi mengemban amanah besar untuk mengelola stabilitas ekonomi nasional hingga tahun 2029.
Dalam prosesi pelantikan di Istana Negara, Purbaya telah mengucapkan sumpah jabatan untuk setia pada UUD 1945. Ia berkomitmen menjalankan peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya demi pengabdian kepada bangsa dan negara.
Meskipun kerap melontarkan candaan mengenai beban kerjanya, Purbaya tetap fokus menjalankan agenda kementerian. Salah satu target yang sempat disinggungnya adalah mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.