Profil Prof Jhanghiz Syahrivar, Alumni President University yang Jadi Guru Besar Termuda

Profil Prof Jhanghiz Syahrivar, Alumni President University yang Jadi Guru Besar Termuda
Foto: Ilustrasi Profil Prof Jhanghiz Syahrivar, Alumni President University yang Jadi Guru Besar Termuda.
Ukuran teks

Dunia akademik Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui pengukuhan Prof. Dr. Jhanghiz Syahrivar, S.E., M.M., Ph.D. sebagai Guru Besar di President University.

Prosesi pengukuhan yang berlangsung pada 21 April 2026 ini menjadi momen bersejarah karena sosoknya merupakan alumni angkatan 2005 dari kampus tersebut.

Profil singkat dan rekam jejak akademik Prof. Jhanghiz Syahrivar:

  • Gelar Akademik: Profesor, Doktor, Magister Manajemen, Sarjana Ekonomi.
  • Status Alumni: Lulusan angkatan 2005 President University.
  • Pencapaian Wilayah: Guru Besar termuda di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV (Jawa Barat dan Banten).
  • Predikat Kelulusan S1: Lulus dengan predikat Cum Laude dari President University.
  • Pendidikan Lanjutan: Meraih predikat Magna Cum Laude untuk gelar Magister di Universitas Tarumanagara.
  • Gelar Doktor: Lulus Summa Cum Laude dari Corvinus University of Budapest, Hungaria.

Data di atas menunjukkan konsistensi Prof. Jhanghiz dalam mengejar keunggulan akademik di setiap jenjang pendidikannya.

Prestasi Gemilang di Kancah Internasional

Prof. Jhanghiz tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga menorehkan tinta emas saat menempuh studi doktoral di luar negeri.

Ia tercatat sebagai mahasiswa asal Indonesia pertama yang berhasil menuntaskan program doktor di Corvinus University of Budapest dalam waktu kurang dari empat tahun.

Keberhasilan ini diraihnya melalui dukungan beasiswa bergengsi Stipendium Hungaricum yang merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah Hungaria.

Pencapaian ini sekaligus membuktikan bahwa ekosistem pendidikan di President University mampu mencetak lulusan yang kompetitif di tingkat global.

Kelangkaan Jabatan Guru Besar di Indonesia

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Prof. Jhanghiz.

Beliau menekankan bahwa menjadi seorang Guru Besar merupakan tantangan besar yang tidak bisa diraih oleh sembarang akademisi.

Berikut adalah rincian data mengenai populasi dosen dan Guru Besar di Indonesia menurut LLDIKTI:

Kategori Tenaga Pendidik Jumlah Estimasi Presentase
Total Dosen di Indonesia 333.000 orang 100%
Dosen Bergelar Guru Besar 12.000 orang 3%

Tabel tersebut menggambarkan betapa eksklusifnya jabatan akademik tertinggi ini di tengah ratusan ribu tenaga pendidik di tanah air.

Kehadiran Prof. Jhanghiz sebagai Guru Besar termuda diharapkan dapat memperkuat barisan intelektual dan kualitas riset di lingkungan kampus.

Kini, President University terus berkomitmen untuk mendorong para akademisinya agar terus berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi