Manajemen Persib Bandung telah mengambil keputusan strategis terkait komposisi tim untuk musim kompetisi 2026/2027 mendatang. Klub berjuluk Maung Bandung ini berencana mempertahankan mayoritas pemain yang berhasil membawa tim meraih gelar juara.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sekaligus manajer tim, Umuh Muchtar, mengungkapkan bahwa sekitar 80 hingga 90 persen pemain lama akan tetap berseragam Persib. Keputusan ini diambil guna menjaga stabilitas tim yang sudah terbentuk dengan sangat baik.
Rencana manajemen Persib dalam menghadapi musim baru antara lain:
- Mempertahankan sebagian besar pemain inti agar kerangka tim tidak banyak berubah.
- Memastikan kesiapan skuad untuk menghadapi jadwal kompetisi yang diprediksi akan jauh lebih padat.
- Mempersiapkan diri untuk mewakili Indonesia dalam babak play-off kompetisi bergengsi ACL 2.
Langkah ini menunjukkan keinginan manajemen untuk menjaga konsistensi performa di level domestik maupun internasional. Stabilitas skuad dianggap menjadi kunci utama kesuksesan Persib dalam beberapa tahun terakhir.
Nasib Bojan Hodak Masih Menjadi Tanda Tanya
Meskipun masa depan para pemain tampak lebih pasti, situasi berbeda dialami oleh sang pelatih kepala, Bojan Hodak. Hingga saat ini, manajemen Persib masih terus melakukan pembahasan mendalam mengenai kelanjutan kerja sama dengan juru taktik asal Kroasia tersebut.
Umuh Muchtar menyebutkan bahwa proses pembicaraan antara Bojan Hodak dengan pemilik klub, Glenn Sugita, sedang berlangsung secara intensif. Keputusan final mengenai posisi kursi pelatih diharapkan bisa segera diumumkan dalam waktu dekat.
Catatan prestasi gemilang Bojan Hodak bersama Persib Bandung:
- Berhasil mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara liga tiga musim berturut-turut (hattrick).
- Membawa Persib bertakhta di kasta tertinggi pada musim 2023/2024, 2024/2025, dan terbaru 2025/2026.
- Menjadi pelatih pertama dalam sejarah klub yang mampu memberikan trofi beruntun selama tiga tahun.
Prestasi luar biasa ini membuat spekulasi mengenai masa depan Bojan Hodak menjadi perhatian besar bagi para pendukung setia, Bobotoh. Kabar mengenai kemungkinan sang pelatih hengkang pun mulai ramai diperbincangkan di berbagai media sosial.
Tantangan Berat Menuju Kompetisi Asia
Persib Bandung resmi mengunci gelar Super League musim 2025/2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA. Meski mengumpulkan poin yang sama dengan Borneo FC yakni 79 poin, Persib tetap unggul berkat keunggulan head-to-head.
Keberhasilan ini tidak hanya menambah koleksi trofi di lemari klub, tetapi juga membawa tanggung jawab baru sebagai wakil Indonesia. Musim depan, Maung Bandung akan berlaga di babak play-off ACL 2 dengan target menembus fase grup.
Ringkasan pencapaian dan status Persib saat ini:
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Status Juara | Pemenang Super League Musim 2025/2026 |
| Poin Akhir | 79 Poin (Unggul Head-to-Head atas Borneo FC) |
| Persentase Skuad Tetap | Sekitar 80 persen hingga 90 persen |
| Kompetisi Asia | Lolos ke babak Play-off ACL 2 |
Data di atas menunjukkan betapa solidnya performa Persib hingga mampu bersaing ketat di papan atas klasemen. Untuk menjaga momentum ini, manajemen memilih libur sejenak sebelum memulai persiapan fisik yang lebih berat.
Sambil menunggu keputusan resmi terkait pelatih, para pemain kini diberikan waktu istirahat setelah menjalani musim yang melelahkan. Kepastian masa depan Bojan Hodak akan menjadi penentu arah kebijakan transfer Persib di bursa mendatang.