Pendaftaran Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026: Cek Jurusan dan Syarat Resminya

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026: Cek Jurusan dan Syarat Resminya
Foto: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026: Cek Jurusan dan Syarat Resminya. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Bagi para siswa yang berencana melanjutkan studi di Yogyakarta, terdapat institusi pendidikan kedinasan yang memfokuskan diri pada bidang agraria. Institusi tersebut adalah Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional atau yang lebih populer dengan sebutan STPN Jogja.

Berdasarkan informasi terbaru dari situs resmi dan media sosialnya, pendaftaran untuk tahun akademik 2026 memang belum secara resmi dibuka. Namun, jika merujuk pada jadwal tahun lalu, proses pendaftaran biasanya dimulai pada pertengahan Mei hingga awal Juni.

Mengenal Status Kelulusan di STPN Jogja

Penting bagi calon pendaftar untuk memahami status ikatan dinas di kampus ini sebelum memutuskan untuk mendaftar. Meskipun berada di bawah naungan Kementerian ATR/BPN, STPN Jogja tidak menerapkan sistem pengangkatan otomatis menjadi CPNS bagi alumninya.

Artinya, sekolah kedinasan pertanahan ini beroperasi tanpa skema ikatan dinas langsung seperti beberapa sekolah kedinasan lainnya. Kendati demikian, lulusan STPN tetap dibekali kompetensi tinggi yang membuka peluang lebar di berbagai sektor profesional pertanahan.

Beberapa jalur karier yang bisa ditempuh oleh para alumni STPN setelah lulus antara lain:

  • Mengikuti seleksi CPNS melalui jalur umum sesuai dengan formasi yang tersedia di pemerintahan.
  • Meniti karier sebagai Surveyor Berlisensi yang memiliki otoritas dalam pengukuran tanah.
  • Bekerja di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau bergabung dengan kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

STPN memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan Indonesia karena telah berdiri sejak tahun 1963 dengan nama awal Akademi Agraria. Kampus yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini terus bertransformasi menjadi pusat unggulan pendidikan pertanahan nasional.

Program Studi dan Jalur Seleksi

Bagi Anda yang tertarik mendaftar di tahun 2026, sangat disarankan untuk mengenali program studi yang ditawarkan terlebih dahulu. Berdasarkan pola penerimaan tahun sebelumnya, terdapat dua pilihan jurusan utama bagi para calon taruna.

Daftar program studi yang tersedia di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional:

  • Diploma IV Pertanahan: Program pendidikan jenjang sarjana terapan yang fokus pada manajemen dan administrasi pertanahan.
  • Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral: Program pendidikan singkat yang mencetak tenaga teknis ahli di bidang pemetaan tanah.

Proses seleksi untuk menjadi taruna baru di STPN dikelola langsung secara nasional oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Penilaian seleksi dilakukan secara ketat untuk menyaring kandidat terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.

Komponen penilaian dalam seleksi penerimaan taruna baru mencakup beberapa poin berikut:

  • Akumulasi nilai rapor dari jenjang pendidikan sebelumnya sebagai dasar penilaian akademik.
  • Prestasi siswa di bidang akademik maupun non-akademik, dengan melampirkan maksimal tiga prestasi terbaik.
  • Dokumen portofolio khusus bagi pendaftar yang memiliki latar belakang atau minat pada bidang desain dan seni rupa.

Seluruh tahapan seleksi ini bertujuan untuk memastikan calon taruna memiliki kualifikasi yang sesuai dengan standar industri pertanahan modern. Persiapan matang sejak dini sangat diperlukan mengingat ketatnya persaingan masuk ke perguruan tinggi kedinasan ini.

Artikel terkait

Rekomendasi