Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait penilaian terbaru dari lembaga pemeringkat internasional, Moody's Ratings, terhadap Danantara Investment Management. Menurutnya, status outlook negatif yang diberikan bukanlah sesuatu yang mengejutkan atau merupakan kabar baru.
Purbaya menjelaskan bahwa penilaian tersebut sangat bergantung pada peringkat kredit atau sovereign rating Indonesia. Karena status Indonesia saat ini berada pada posisi outlook negatif di Moody's, maka secara otomatis entitas yang terkait akan mengikuti tren yang sama.
Kaitan Erat Peringkat Danantara dengan Negara
Purbaya menekankan bahwa dalam metodologi pemeringkatan, sebuah lembaga milik pemerintah jarang memiliki peringkat yang melampaui negaranya sendiri. Peringkat Danantara saat ini dinilai sudah sangat solid karena berada di level yang setara dengan pemerintah Indonesia.
Ia menambahkan bahwa posisi yang setara dengan sovereign merupakan pencapaian yang sangat baik bagi lembaga pengelola investasi tersebut. Hal ini mencerminkan kualitas kredit Danantara yang kuat di mata lembaga pemeringkat internasional.
Berikut adalah detail peringkat perdana yang ditetapkan oleh Moody's Ratings untuk Danantara:
| Kategori Penilaian | Status / Peringkat |
|---|---|
| Peringkat Perdana (Issuer Rating) | Baa2 |
| Prospek (Outlook) | Negatif |
| Kaitan dengan Sovereign Rating | Setara dengan Pemerintah RI |
Data di atas menunjukkan bahwa posisi finansial Danantara secara resmi telah diakui berada di level menengah-atas (investment grade). Peringkat Baa2 ini sejajar dengan kemampuan pemerintah Indonesia dalam memenuhi kewajiban finansialnya.
Dampak Terhadap Pasar Keuangan
Mengenai kekhawatiran dampak terhadap Surat Berharga Negara (SBN) dan nilai tukar rupiah, Purbaya meminta masyarakat tidak bereaksi secara berlebihan. Menurutnya, kecemasan yang tidak berdasar justru dapat merusak sentimen pasar keuangan domestik.
Penilaian negatif ini dipandang sebagai konsekuensi logis dari hubungan kelembagaan dan kepemilikan yang sangat erat antara Danantara dengan negara. Moody's sendiri mengonfirmasi bahwa dukungan penuh pemerintah Indonesia menjadi faktor utama dalam pemberian rating tersebut.
Beberapa faktor utama yang mendasari penilaian Moody's terhadap Danantara meliputi:
- Hubungan kelembagaan yang sangat kuat dengan otoritas pusat.
- Struktur kepemilikan saham yang sepenuhnya dikuasai oleh negara.
- Ekspektasi dukungan finansial dari pemerintah jika diperlukan di masa depan.
- Penyelarasan risiko investasi dengan stabilitas ekonomi nasional.
Poin-poin tersebut menegaskan bahwa meski berstatus outlook negatif, kepercayaan lembaga internasional terhadap dukungan negara untuk Danantara tetap tinggi. Kondisi ini diprediksi akan tetap stabil selama kondisi makroekonomi Indonesia terjaga dengan baik.