Mengintip Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri LCC MPR RI, Tak Ada Kendaraan di LHKPN

Mengintip Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri LCC MPR RI, Tak Ada Kendaraan di LHKPN
Foto: Ilustrasi Mengintip Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri LCC MPR RI, Tak Ada Kendaraan di LHKPN.
Ukuran teks

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung pada 9 Mei 2026 mendadak jadi sorotan publik. Kompetisi ini memicu perdebatan sengit di media sosial setelah munculnya dugaan ketidakkonsistenan penilaian oleh tim juri.

Kericuhan bermula saat video potongan lomba tersebut viral dan memperlihatkan perbedaan skor untuk jawaban yang secara substansi dianggap serupa. Hal ini memancing reaksi negatif dari netizen serta protes keras dari pihak peserta yang merasa dirugikan.

Kronologi Kontroversi Penilaian Juri

Dalam babak final, Regu C dari SMAN 1 Pontianak mendapatkan pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Mereka menjawab dengan menyebutkan keterlibatan lembaga DPR, DPD, dan Presiden dalam proses tersebut.

Sayangnya, juri justru memberikan poin minus lima kepada Regu C. Salah satu juri, Dyastasita Widya Budi, beralasan bahwa penyebutan kata "DPD" tidak terdengar jelas dan mempermasalahkan artikulasi peserta.

Situasi semakin memanas ketika Regu B dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban dengan inti yang hampir sama persis. Ironisnya, untuk jawaban tersebut, juri yang sama justru memberikan nilai penuh sebesar 10 poin.

Meski Regu C telah mengajukan keberatan secara langsung, protes tersebut ditolak mentah-mentah. Tim juri menegaskan bahwa keputusan mereka bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Sosok Dyastasita Widya Budi di Balik Sorotan

Nama Dyastasita Widya Budi kini menjadi pusat perhatian netizen akibat keputusannya yang dinilai tidak adil. Ia merupakan pejabat penting di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.

Dyastasita saat ini mengemban amanah sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi. Jabatan ini berada di bawah Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi.

Dalam kesehariannya, ia memiliki tanggung jawab besar dalam mensosialisasikan nilai-nilai Empat Pilar kepada masyarakat luas. Nilai-nilai tersebut mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Informasi Harta Kekayaan Dyastasita Widya Budi

Seiring dengan viralnya kasus ini, publik mulai mencari tahu latar belakang finansial sang pejabat. Hal ini lazim terjadi ketika seorang figur publik terseret dalam kontroversi yang memicu sentimen negatif.

Berikut adalah rincian data harta kekayaan yang dilaporkan oleh Dyastasita Widya Budi:

  • Total Kekayaan: Berdasarkan data LHKPN periode 2025 yang dilaporkan pada Maret 2026, total hartanya mencapai Rp581,22 juta.
  • Aset Properti: Ia tercatat memiliki aset berupa tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp697,12 juta.
  • Status Laporan: Laporan ini merupakan kewajiban rutin sebagai penyelenggara negara guna transparansi kepada masyarakat.

Data tersebut menunjukkan profil finansial Dyastasita selama menjabat di lingkungan parlemen. Meskipun total aset bangunannya cukup tinggi, angka tersebut merupakan nilai kotor sebelum disesuaikan dengan variabel lainnya dalam laporan resmi.

Ringkasan profil dan data kekayaan Dyastasita Widya Budi:

Kategori Informasi Detail Keterangan
Nama Lengkap Dyastasita Widya Budi
Jabatan Kepala Biro Pengkajian Konstitusi MPR RI
Total Kekayaan (LHKPN 2025) Rp581.220.940
Nilai Tanah dan Bangunan Rp697.120.000

Tabel di atas merangkum informasi utama mengenai sosok juri yang sedang menjadi bahan pembicaraan hangat tersebut. Hingga saat ini, publik masih terus menantikan klarifikasi lebih lanjut dari pihak penyelenggara terkait sistem penilaian lomba.

Artikel terkait

Rekomendasi