Mengejutkan! 10 Saham Penekan IHSG Sepekan, BBCA dan BBRI Teratas

Mengejutkan! 10 Saham Penekan IHSG Sepekan, BBCA dan BBRI Teratas
Foto: Mengejutkan! 10 Saham Penekan IHSG Sepekan, BBCA dan BBRI Teratas. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pelemahan saham berkapitalisasi besar telah berdampak pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2–5 Juni 2026. Terdapat 10 saham yang menjadi penekan utama IHSG selama pekan ini, termasuk BBCA, BBRI, dan BRPT.

Berdasarkan data BEI, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penurunan terbesar dengan koreksi 10,96% yang memberikan tekanan sekitar 58,55 poin terhadap IHSG. Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengalami penurunan 7,12%, mengurangi IHSG sebesar 32,93 poin.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang terkoreksi 8,91% juga turut menekan IHSG dengan kontribusi sebesar 28,19 poin. Selanjutnya, saham Barito Pacific Tbk (BRPT) menambah tekanan sebesar 25,88 poin, diikuti oleh saham MORA sebesar 21,52 poin, dan Bank Mandiri (BMRI) sebesar 18,78 poin.

PT Astra International Tbk (ASII) yang mengalami koreksi 8,6% memberikan tekanan sebesar 17,16 poin terhadap IHSG. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menambah tekanan sebesar 15,87 poin, sementara DCII menekan IHSG sebesar 14,62 poin dan saham Grup Bakrie BRMS 12,76 poin.

Secara keseluruhan, IHSG terkoreksi sebesar 8,69% selama pekan ini, yang menyebabkan kapitalisasi pasar BEI menyusut sekitar Rp922 triliun. Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, menyatakan bahwa bursa ditutup dengan kinerja yang bervariasi.

Beliau menjelaskan bahwa IHSG turun hingga 8,69%, ditutup pada level 5.594,765 dari sebelumnya 6.127,381. Kapitalisasi pasar BEI juga turun 8,59% menjadi Rp9.807 triliun dari Rp10.729 triliun di pekan sebelumnya. Dibandingkan awal tahun, penyusutan sudah mencapai Rp6.207 triliun atau 38,8%.

Meskipun demikian, volume perdagangan harian justru meningkat. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 14,11% mencapai 2,41 juta transaksi, sedangkan rata-rata volume transaksi harian naik 8,66% menjadi 33,63 miliar saham.

Daftar 10 saham top laggards IHSG sepekan 2–5 Juni 2026 adalah sebagai berikut:

  • BBCA: penurunan 10,96%, kapitalisasi pasar 212,08 triliun, kontribusi ke IHSG: -58,55 poin
  • BBRI: penurunan 7,12%, kapitalisasi pasar 191,66 triliun, kontribusi ke IHSG: -32,93 poin
  • TLKM: penurunan 8,91%, kapitalisasi pasar 128,53 triliun, kontribusi ke IHSG: -28,19 poin
  • BRPT: penurunan 23,71%, kapitalisasi pasar 37,14 triliun, kontribusi ke IHSG: -25,88 poin
  • MORA: penurunan 17,39%, kapitalisasi pasar 45,60 triliun, kontribusi ke IHSG: -21,52 poin
  • BMRI: penurunan 5,88%, kapitalisasi pasar 134,01 triliun, kontribusi ke IHSG: -18,78 poin
  • ASII: penurunan 8,60%, kapitalisasi pasar 81,33 triliun, kontribusi ke IHSG: -17,16 poin
  • BBNI: penurunan 13,24%, kapitalisasi pasar 46,37 triliun, kontribusi ke IHSG: -15,87 poin
  • DCII: penurunan 7,56%, kapitalisasi pasar 79,70 triliun, kontribusi ke IHSG: -14,62 poin
  • BRMS: penurunan 14,29%, kapitalisasi pasar 34,14 triliun, kontribusi ke IHSG: -12,76 poin

Penting: Artikel ini tidak bermaksud memberikan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Semua keputusan investasi ada pada tanggung jawab pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang diperoleh dari keputusan investasi pembaca.

Artikel terkait

Rekomendasi