Kopi Kenangan tengah mempersiapkan langkah besar untuk memperluas jangkauan bisnisnya dengan menyiapkan investasi fantastis sebesar 200 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,54 triliun. Melalui dana tersebut, jaringan kopi ini menargetkan pertumbuhan jumlah kedai hingga lebih dari tiga kali lipat pada tahun 2030 mendatang.
Target ambisius ini bertujuan untuk mengoperasikan total 4.000 kedai dalam beberapa tahun ke depan. CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, menyebutkan bahwa perusahaannya saat ini telah menguasai sepertiga pangsa pasar kopi di tanah air.
Hingga Desember 2025, Kopi Kenangan mencatat kepemilikan 1.136 gerai di Indonesia serta 188 gerai yang tersebar di pasar internasional. Bisnis yang dirintis sejak 2017 ini sebelumnya telah meraih status unicorn pada tahun 2021 setelah sukses dalam pendanaan Seri C.
Edward menegaskan ambisinya untuk menjadikan merek ini sebagai pemain paling dominan di kawasan Asia Tenggara. Fokus utamanya bukan sekadar jumlah fisik gerai, melainkan juga keunggulan dalam hal pendapatan serta tingkat profitabilitas perusahaan.
Potensi Pasar dan Tren Konsumsi Kopi
Pergeseran perilaku konsumen menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan industri ini, sebagaimana diungkapkan oleh Roshan Behera dari Redseer Strategy Consultants. Ia mengamati bahwa penikmat kopi premium kini mulai beralih mencari opsi berkualitas tinggi namun dengan harga yang lebih terjangkau.
Laporan Redseer mengenai proyeksi pasar kopi di Indonesia :
- Pertumbuhan tahunan pasar kopi diprediksi mencapai angka 11 persen hingga tahun 2030.
- Nilai pasar diperkirakan melonjak menjadi 12,6 miliar dollar AS dari posisi 6,7 miliar dollar AS pada 2024.
- Konsumsi kopi di luar rumah diprediksi mendominasi pasar dengan porsi antara 65 persen hingga 70 persen.
- Cakupan pasar meliputi penjualan di kafe, restoran, hotel, hingga berbagai gerai ritel.
Data tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan masyarakat dalam menikmati kopi di tempat umum akan terus meningkat secara signifikan. Hal ini menjadi peluang besar bagi penyedia jasa kopi ritel untuk terus berekspansi di berbagai lokasi strategis.
Pencapaian Keuangan dan Target Masa Depan
Setelah menghadapi tantangan selama masa pandemi, Kopi Kenangan berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak laba bersih yang signifikan. Perusahaan ini sempat mengalami kerugian selama lima tahun berturut-turut sebelum akhirnya meraih hasil positif pada 2025.
Berikut adalah ringkasan performa finansial Kopi Kenangan :
| Kategori Performa | Capaian Tahun 2025 | Pertumbuhan / Target |
|---|---|---|
| Laba Bersih | 17 Juta Dollar AS (Rp 301,54 Miliar) | Berhasil keluar dari tren rugi |
| Pendapatan Tahunan | 184 Juta Dollar AS | Meningkat 45 Persen |
| Penjualan Kuartal I-2026 | 57 Juta Dollar AS | Lonjakan 70 Persen (YoY) |
| Target Pendapatan 2030 | 650 Juta Dollar AS | Target jangka panjang |
Tabel di atas menggambarkan pemulihan finansial yang kuat serta optimisme perusahaan dalam mengejar target pendapatan di masa depan. Sepanjang tahun lalu, perusahaan bahkan melakukan ekspansi masif dengan membuka rata-rata hampir satu gerai setiap harinya.
Keberhasilan mencetak laba bersih sebesar 17 juta dollar AS pada 2025 menjadi bukti efektivitas strategi bisnis mereka pasca pandemi. Dengan tren penjualan yang terus meroket di awal 2026, Kopi Kenangan semakin optimis dapat mencapai target pendapatan 650 juta dollar AS pada akhir dekade ini.